Surat Al-Hajj Ayat 19

۞ هَٰذَانِ خَصْمَانِ ٱخْتَصَمُوا۟ فِى رَبِّهِمْ ۖ فَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِّن نَّارٍ يُصَبُّ مِن فَوْقِ رُءُوسِهِمُ ٱلْحَمِيمُ

Arab-Latin: Hāżāni khaṣmānikhtaṣamụ fī rabbihim fallażīna kafarụ quṭṭi'at lahum ṡiyābum min nār, yuṣabbu min fauqi ru`ụsihimul-ḥamīm

Artinya: Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.

« Al-Hajj 18Al-Hajj 20 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Pelajaran Penting Mengenai Surat Al-Hajj Ayat 19

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Hajj Ayat 19 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada variasi pelajaran penting dari ayat ini. Didapatkan variasi penafsiran dari berbagai mufassirun berkaitan kandungan surat Al-Hajj ayat 19, antara lain sebagaimana di bawah ini:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

19-22. Inilah dua golongan yang berselisih tentang Tuhan mereka, yaitu golongan yang beriman dan golongan kafir. Masing-masing mengaku sebagai pihak yang benar. Orang-orang yang kafir dikelilingi oleh siksaan dalam bentuk pakaian yang dibuatkan bagi mereka dari neraka yang mereka kenakan, lalu membakar tubuh-tubuh mereka. Dan dituangkan pada kepala-kepala mereka air yang sudah mencapai derajat tertinggi dalam panasnya, Yang kemudian mengalir turun kedalam rongga tubuh mereka, sehingga melelehkan semua yang ada di dalamnya, sampai menembus kulit-kulit mereka, lalu membakarnya, dan kulit-kulit mereka pun berjatuhan. Dan malaikat memukul mereka pada kepala mereka dengan palu-palu besi. Tiap kali mereka akan keluar dari neraka, (lantaran beratnya kesulitan dan kesengsaraan mereka di sana), mereka dikembalikan lagi ke siksaan di dalamnya, dan dikatakan kepada mereka, “Rasakanlah oleh kalian siksaan neraka yang membakar.”


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

19-22. Inilah dua golongan yang saling berselisih, yaitu antara orang-orang beriman dan orang-orang kafir; setiap golongan mengaku berada di atas kebenaran. Orang-orang beriman ingin membela agama Allah, sedangkan orang-orang kafir ingin memadamkan cahaya keimanan. Dan perselisihan mereka akan mendapat keputusan hukumnya; orang-orang kafir akan ditetapkan bagi mereka pakaian dari api yang sesuai dengan badan mereka, kepala mereka akan disiram air yang mendidih oleh api neraka Jahannam sehingga usus dan lambung yang ada dalam perut mereka meleleh, dan kulit mereka terkelupas, dan disiapkan bagi mereka palu dari besi untuk memukul mereka, dan setiap kali mereka ingin lari dari kengerian neraka maka mereka akan dikembalikan kepadanya dan mendapat olokan: “Rasakanlah azab neraka Jahannam”.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

19. "Inilah dua golongan yang berselisih mengenai Tuhan mereka, siapakah di antara keduanya yang benar; golongan yang beriman ataukah golongan yang kafir? Maka bagi golongan yang kafir niscaya kelak akan diselimuti api Neraka seperti pakaian yang menyelimuti orang yang memakainya, dan dari atas kepala mereka akan disiramkan air mendidih yang sangat panas.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

19. هٰذَانِ خَصْمَانِ (Inilah dua golongan yang bertengkar)
Golongan pertama adalah orang-orang Yahudi, Nasrani, Shabi’in, Majusi, dan Musyrik; dan golongan kedua adalah orang-orang Islam. Kedua golongan ini adalah dua golongan yang saling berselisih.
Pendapat lain mengatakan dua golongan ini adalah orang-orang yang saling bertarung di perang Badar pada awal perang. Dari golongan orang-orang beriman adalah Hamzah, Ali, dan Ubaidah; sedangkan dari golongan orang-orang kafir adalah Utbah, Syaibah bin Rabi’ah, dan Walid bin Utbah.

اخْتَصَمُوا۟ فِى رَبِّهِمْ ۖ (mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka)
Yakni tentang agama-Nya, Dzat-Nya, sifat-sifat-Nya, atau syariat-Nya bagi hamba-hamba-Nya.

فَالَّذِينَ كَفَرُوا۟ قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِّن نَّارٍ(Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka)
Yakni api itu dibentuk kemudian dijadikan pakaian bagi mereka.

يُصَبُّ مِن فَوْقِ رُءُوسِهِمُ الْحَمِيمُ(Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka)
Makna (الحميم) adalah air panas yang mendidih karena api neraka.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

19. Inilah dua golongan yaitu golongan mukmin dan golongan kafir yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka atau tentang agama. Mana yang disebut kebenaran dan mana yang disebut kebatilan, serta hal yang berkaitan dengan sekutu Tuhan dan anak Tuhan. Serta dianggap memiliki anak dan juru selamat. Maka orang kafir yang mengingkari Allah dan rasul-Nya akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Ayat ini turun untuk dua kelompok yang sedang berperang di perang Badr yaitu Hamzah, Ubaidah, dan Ali dengan Utbah, Syaibah, dan Walid bin Utbah.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Inilah dua golongan yang bertengkar} dua golongan yang bertentangan, golongan orang-orang mukmin dan golongan orang-orang kafir {Mereka bertengkar} bereka berselisih {tentang Tuhan mereka} tentang masalah Tuhan mereka {Bagi orang-orang yang ingkar dibuatkan} dijahitkan dan dicirikan {pakaian dari api. Disiramkan dari atas kepala mereka air yang mendidih} air yang sangat panas


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

19-22. Setelah itu Allah menjelaskan penetapan keputusan ini dengan berfirman, “Inilah dua golongan (golongan Mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Rabb mereka.” Setiap pihak mengklaim berada di atas jalan kebenaran. “Maka orang kafir.”lafazh ini meliputi setiap orang kafir dari bangsa Yahudi, Nasrani, Majusi, Shabi’in dan kaum musyrikin “akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka,” maksudnya dibuatkan baju bagi mereka yang terbuat dari cairan ter, dinyalakan api padanya, supaya siksaan mengenai mereka secara merata dari semua sisi. “Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka,” yaitu air yang sangat panas sekali. “Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka),” seperti daging, lemak serta usus-usus, karena dahsyatnya panas dan kengerian peristiwanya. “Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi,” yang berada di tangan para malaikat yang kasar lagi keras. Para malaikat memukuli dan menghantam mereka dengannya. Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. Sehingga siksaan tidak diredakan dari mereka, dan mereka tidak mendapatkan tempo. Dikatakan kepada mereka sebagai pencelaan “Rasakanlah azab yang membakar ini,” yakni siksaan yang akan membakar hati dan tubuh-tubuh mereka.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 19-22
Diriwayatkan dari Abu Dzar, bahwa dia pernah bersumpah tentang ayat ini: (Inilah dua golongan yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka) ayat ini diturunkan tentang Hamzah dan kedua temannya, serta Atabah dan kedua temannya saat mereka perang dalam Perang Badar. Pendapat Imam Bukhari dalam tafsir ayat ini,
Ibnu Abu Najih meriwayatkan dari Mujahid tentang ayat ini, bahwa ayat ini merupakan perumpamaan pertengkaran orang kafir dan orang mukmin tentang hari kebangkitan.
Pendapat Mujahid dan ‘Atha’ bahwa maknanya adalah kedua golongan yang bertengkar itu adalah orang-orang kafir dan orang-orang mukmin. Pendapat itu mencakup semuanya. Termasuk di dalamnya kisah dengan Perang Badar dan perang lainnya, karena sesungguh­nya orang-orang mukmin bermaksud menolong agama Allah SWT, sedangkan orang-orang kafir bermaksud memadamkan cahaya keimanan, mengalahkan kebenaran, dan memenangkan kebathilan.
Pendapat ini dipilih Ibnu Jarir, dan ini merupakan pendapat yang baik. Oleh karena itu Allah berfirman: (Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka)
yaitu, dibuatkan bagi mereka pakaian yang terdiri atas lembaran-lembaran api neraka.
(Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka (19) Dengan air itu dihancurkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka) (20)) yaitu ketika disiramkan air yang sangat panas ke atas kepala mereka yaitu air yang sangat panas sekali.
(Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi) yaitu mereka dipukul dengan itu
Firman Allah: (Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya) Diriwayatkan dari Salman, dia berkata,”Neraka itu hitam dan gelap, tidak bersinar nyalanya, dan tidak pula baranya. Kemudian dia membaca firmanNya: (Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya)
Firman Allah: (Rasakanlah azab yang membakar ini) sebagaimana firmanNya: (Dan dikatakan kepada mereka, "Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kalian mendustakannya") (Surah As-Sajdah: 20) Makna yang dimaksud adalah mereka dihinakan dengan azab dalam ucapan dan tindakan.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Al-Hajj ayat 19: Imam Bukhari meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Dzar ia berkata, “Turun ayat, “Inilah dua golongan (golongan mukmin dan kafir) yang bertengkar, mereka bertengkar mengenai Tuhan mereka…dst.” tentang enam orang Quraisy, yaitu Ali, Hamzah, dan Ubaidah bin Harits dengan Syaibah bin Rabi’ah, Utbah bin Rabii’ah dan Al Walid bin ‘Utbah.” Imam Muslim meriwayatkan dengan sanadnya yang sampai kepada Qais bin ‘Ubaad, ia berkata, “Aku mendengar Abu Dzar bersumpah sebuah sumpah, “Sesungguhnya ayat, “Dua golongan (golongan mukmin dan kafir) yang bertengkar, mereka bertengkar mengenai Tuhan mereka…dst.” Turun berkenaan orang-orang yang melakukan perang tanding pada peperangan Badar, yaitu Hamzah, Ali dan Ubaidah bin Harits dengan Utbah dan Syaibah yang keduanya adalah putera Rabi’ah, dan Al Walid bin ‘Utbah.”

Masing-masing menyangka bahwa agamanya yang benar, padahal hanya Islam saja yang benar.

Mencakup semua orang kafir, baik Yahudi, Nasrani, Majusi, Shaabi’in dan orang-orang musyrik.

Yakni pakaian dari ter, lalu dinyalakan dengan api, agar azab rata mengena mereka dari semua sisi. Sehingga mereka terkepung api.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Hajj Ayat 19

Pada ayat 17 surah al-'ajj disebutkan enam golongan manusia, orang beriman, yahudi, nasrani, sabiin, majusi, dan orang-orang musyrik. Mereka sebenarnya terbagi dua. Inilah dua golongan, mukmin dan kafir, yang bertengkar tentang keyakinan. Mereka bertengkar mengenai tuhan mereka. Maka bagi orang kafir yang menolak prinsip tauhid dari lima golongan di atas, akan dibuatkan untuk mereka di akhirat pa-kaian-pakaian dari api neraka yang membalut tubuh mereka. Selain itu, ke atas kepala mereka di dalam neraka itu akan disiramkan air yang mendidih hingga tubuh mereka terkelupas. 20-21. Dengan air mendidih yang disiramkan ke atas kepala orang-orang kafir itu akan dihancurluluhkan apa yang ada dalam perut dan kulit mereka; kemudian setiap kulit mereka hancur, maka Allah memperbaruinya agar mereka terus merasakan azab Allah. Dan juga azab untuk mereka adalah cambuk-cambuk dari besi untuk memukuli mereka hingga hancur luluh.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Demikianlah bermacam penjabaran dari berbagai mufassirun terhadap makna dan arti surat Al-Hajj ayat 19 (arab-latin dan artinya), moga-moga menambah kebaikan untuk kita. Bantulah perjuangan kami dengan memberikan link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Halaman Terbanyak Dikaji

Kami memiliki ratusan topik yang terbanyak dikaji, seperti surat/ayat: Ayat 15 (Lima Belas), Ibrahim 7, Yasin 82, Ar-Rum 21, Fatir 37, Al-Qashash 77. Ada pula Al-Isra, Innallaha Ma’ash Shabiriin, Al-Baqarah 177, Ar-Rahman 13, An-Nisa 36, Al-Buruj.

  1. Ayat 15 (Lima Belas)
  2. Ibrahim 7
  3. Yasin 82
  4. Ar-Rum 21
  5. Fatir 37
  6. Al-Qashash 77
  7. Al-Isra
  8. Innallaha Ma’ash Shabiriin
  9. Al-Baqarah 177
  10. Ar-Rahman 13
  11. An-Nisa 36
  12. Al-Buruj

Pencarian: al maun artinya barang-barang yang, surat ad dhuha latin pdf, qs an nisa 29, surat al baqarah ayat 278 279, surat kautsar latin

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: