Surat Maryam Ayat 88

وَقَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱلرَّحْمَٰنُ وَلَدًا

Arab-Latin: Wa qāluttakhażar-raḥmānu waladā

Artinya: Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak".

« Maryam 87Maryam 89 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Hikmah Mendalam Tentang Surat Maryam Ayat 88

Paragraf di atas merupakan Surat Maryam Ayat 88 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada berbagai hikmah mendalam dari ayat ini. Didapatkan berbagai penafsiran dari berbagai ulama tafsir berkaitan isi surat Maryam ayat 88, sebagiannya sebagaimana tertera:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan orang-orang kafir berkata, ”ar-rahman telah mengambil anak. ”


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

88-92. Orang-orang kafir dari kalangan Ahli kitab dan musyrikin berkata dengan penuh penentangan: “Allah mengangkat seorang anak”.

Sungguh kalian telah mengucapkan perkataan yang sangat mungkar, hampir saja tujuh langit terpecah dan goncang akibat perkataan itu, dan hampir-hampir tujuh bumi terbelah dan gunung-gunung runtuh berjatuhan karena begitu besarnya kemungkaran yang menganggap Allah memiliki anak. Sungguh tidak layak bagi Allah Yang Maha Pengasih memiliki seorang anak.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

88. Dan orang-orang Yahudi, Nasrani, dan sebagian kaum musyrikin berkata, "Allah Yang Maha Pengasih memiliki seorang anak laki-laki."


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

88. وَقَالُوا۟ اتَّخَذَ الرَّحْمٰنُ وَلَدًا (Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak”)
Yakni orang-orang Yahudi, Nasrani, dan sebagian orang arab yang mengatakan para malaikat adalah anak-anak perempuan Allah.


📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

88-90
1 ). Di dalam ayat disebutkan : { لَّقَدْ جِئْتُمْ } merupakan konteks kalimat kepada lawan bicara setelah ayat sebelumnya disebutkan : { وَقَالُوا } yang digunakan untuk orang ketiga; dari penjelasan di atas memunculkan satu faidah yang penting yaitu agar menambah jumlah mereka dalam kalimat atas kelancangan mereka dihadapan Allah dan sebagaimana mereka juga berpaling dan menyombongkan diri dihadapan-Nya, faidah lainnya adalah sebagai peringatan bahwa mereka seakan-akan mencela suatu kaum yang hadir dhadapannya secara langsung.

2 ). { لَّقَدْ جِئْتُمْ شَيْـًٔا إِدًّا , تَكَادُ السَّمَاوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنْشَقُّ الْأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا } "Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar , Hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh" dua ayat ini menunjukkan bahwa ucapan bathil dapat menjadi sebab terjadinya musibah di bumi.

2 ). Jika gunung-gunung saja tunduk karena mengakui keesaan dan keimana kepada Allah, maka bagaimana dengan hati seorang mukmin yang takut kepada Allah dan selalu mengharap rahmat-Nya, sesungguhnya itu lebih utama.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

88. Mereka para musyrikin berkata: "Malaikat adalah anak perempuan Allah, adapun orang Yahudi dan Nasrani mengatakan bahwa Tuhan Yang Maha Pemurah itu mempunyai anak"


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Mereka berkata,“Dzat Yang Maha Pengasih telah mengangkat anak”


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

88. Ini merupakan celaan dan penghinaan terhadap perkataan orang-orang yang selalu menentang lagi ingkar yang mempunyai persangkaan bahwa ar-Rahman memiliki anak; seperti perkataan orang-orang Nasrani, “Isa itu anak Allah” dan pernyataan orang-orang Yahudi, “Uzair itu anak Allah” dan pernyataan orang-orang musyrik, “Para malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah.” Mahatinggi Allah dari perkataan mereka.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 88-95
Setelah Allah SWT menetapkan dalam surah ini tentang kehambaan nabi Isa dan menyebutkan bahwa penciptaannya dari Maryam tanpa ayah. Allah membantah dugaan orang-orang yang mengatakan bahwa Dia mempunyai anak, Maha Tinggi dan Maha Suci Allah dari hal itu dengan ketinggian yang Maha Besar. Maka Allah SWT berfirman: (Dan mereka berkata, "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak” (88) Sesungguhnya kalian telah mendatangkan) dalam ucapan kalian ini (sesuatu perkara yang sangat mungkar) Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, dan Malik mengatakan berkata bahwa maknanya adalah sesuatu yang sangat besar.
Dikatakan yaituyaitu “iddan” dengan dikasrah dan difathah huruf hamzahnya, dan yang terkenal adalah bacaan yang pertama.
Firman Allah: (hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh (90) karena mereka mendakwakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak (91)) yaitu hampir akan terjadi hal itu karena ucapan yang dikeluarkan oleh orang-orang durhaka dari anak cucu nabi Adam, karena kebesaran dan keagungan Allah. Karena mereka adalah makhluk Allah dan diciptakan untuk mengesakanNya bahwa tidak ada Tuhan selain Dia, tidak ada sekutu, tandingan, anak, istri, dan sesuatu yang sama bagiNya; melainkan Dia adalah Dzat Yang Maha Esa, yang merupakan tempat bergantung segala sesuatu.
“Pada tiap-tiap sesuatu terdapat tanda yang menunjukkan bahwa Dia Yang Maha Esa”
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh (90) karena mereka mendakwakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak (91)) dia berkata bahwa kemusyrikan itu membuat terkejut langit, bumi, gunung-gunung, dan semua makhluk kecuali yang diberi beban, dan hampir-hampir semuanya lenyap karena itu karena keagungan Allah.
Abdurrahman bin Zaid bin Aslam berkata tentang firmanNya: (dan bumi belah) karena murka Allah (dan gunung-gunung runtuh)
Ibnu Abbas berkat bahwa maknannya adalah runtuh.
Firman Allah: (Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak (92)) yaitu tidaklah pantas dan layak bagi keagungan dan kebesaran­Nya hal itu, karena tidak ada seorang pun dari makhlukNya yang menyamaiNya, karena semua makhluk adalah hambaNya. Oleh karena itu Allah berfirman: (Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba (93) Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti (94)) yaitu sungguh Allah mengetahui jumlah mereka sejak Dia menciptakan mereka sampai hari kiamat, baik yang laki-laki maupun perempuan, dan baik yang kecil maupun yang sudah tua (Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri (95)) yaitu, tidak ada yang menolongnya dan menyelamatkannya kecuali hanya Allah; tidak ada sekutu bagiNya. Dia memutuskan nasib makhlukNya sesuai dengan apa yang Dia kehendaki, dan Dialah Dzat Yang Maha Adil yang tidak akan menganiaya bahkan sekecil dzarrah dan Dia tidak akan menganiaya seorang pun.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Maryam ayat 88: Yaitu orang-orang Yahudi yang mengatakan ‘Uzair putra Allah, Nasrani yang mengatakan Al Masih putra Allah, dan orang-orang musyrik yang mengatakan bahwa malaikat adalah putri-putri Allah, Mahasuci dan Mahatinggi Allah dari apa yang mereka ucapkan dengan ketinggian yang besar. Maka di ayat ini dan selanjutnya Allah membantah mereka.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Maryam Ayat 88

Selain menampik kepercayaan kaum musyrik bahwa berhala dapat memberi syafaat, Allah juga menegasikan keyakinan mereka bahwa Allah memiliki anak. Dan mereka, kaum yahudi, nasrani, dan sebagian masyarakat arab, berkata, 'tuhan yang maha pengasih mempunyai anak, ' yaitu 'uzair dalam kepercayaan yahudi, isa dalam anggapan umat nasrani, dan malaikat dalam keyakinan sebagian masyarakat arab. 89. Wahai orang kafir yang berkeyakinan demikian, sadarlah bahwa sesungguhnya kamu telah membawa sesuatu yang sangat mungkar dan bertentangan dengan akal sehat dan hati nurani.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian aneka ragam penjelasan dari kalangan pakar tafsir terhadap isi dan arti surat Maryam ayat 88 (arab-latin dan artinya), moga-moga memberi kebaikan bagi kita bersama. Bantu usaha kami dengan mencantumkan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Artikel Cukup Sering Dibaca

Kami memiliki ratusan materi yang cukup sering dibaca, seperti surat/ayat: Al-Qashash 77, Al-Baqarah 177, Ayat 15 (Lima Belas), Fatir 37, Ar-Rahman 13, Ibrahim 7. Ada juga Al-Isra, Ar-Rum 21, Yasin 82, Al-Buruj, An-Nisa 36, Innallaha Ma’ash Shabiriin.

  1. Al-Qashash 77
  2. Al-Baqarah 177
  3. Ayat 15 (Lima Belas)
  4. Fatir 37
  5. Ar-Rahman 13
  6. Ibrahim 7
  7. Al-Isra
  8. Ar-Rum 21
  9. Yasin 82
  10. Al-Buruj
  11. An-Nisa 36
  12. Innallaha Ma’ash Shabiriin

Pencarian: surat yusuf litequran, surat al-baqarah ayat 283, surah ibrahim ayat 22, al hadid 18, hadits tentang anak sholeh dan terjemahannya

Bantu Kami

Setiap bulan TafsirWeb melayani 1.000.000+ kaum muslimin yang ingin membaca al-Quran dan tafsirnya secara gratis. Tentu semuanya membutuhkan biaya tersendiri.

Tolong bantu kami meneruskan layanan ini dengan membeli buku digital Jalan Rezeki Berlimpah yang ditulis oleh team TafsirWeb (format PDF, 100 halaman).

Dapatkan panduan dari al-Qur'an dan as-sunnah untuk meraih rezeki berkah berlimpah, dapatkan pahala membantu keberlangsungan kami, Insya Allah.