Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Maryam Ayat 55

وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُ بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ وَكَانَ عِنْدَ رَبِّهِ مَرْضِيًّا

Arab-Latin: Wa kāna ya`muru ahlahụ biṣ-ṣalāti waz-zakāti wa kāna 'inda rabbihī marḍiyyā

Terjemah Arti: Dan ia menyuruh ahlinya untuk bersembahyang dan menunaikan zakat, dan ia adalah seorang yang diridhai di sisi Tuhannya.

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan dia menyuruh keluarganya untuk mendirikan shalat dan menunaikan zakat. Dan dia di sisi tuhannya adalah seorang yang diraidhai.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

55. Dan dia memerintahkan keluarganya untuk mendirikan salat, dan menunaikan zakat. Dan dia adalah orang yang diridai di sisi Tuhannya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

55. وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُۥ بِالصَّلَوٰةِ وَالزَّكَوٰةِ (Dan ia menyuruh ahlinya untuk mendirikan shalat dan menunaikan zakat)
Terdapat pendapat mengatakan bahwa yang dimaksud dengan ahlinya di sini adalah umatnya. Pendapat lain mengatakan yang dimaksud adalah kerabat, istri, dan anak-anaknya.
Sedangkan yang dimaksud dengan shalat dan zakat di sini adalah ibadah yang disyariatkan kepadanya.

وَكَانَ عِندَ رَبِّهِۦ مَرْضِيًّا (dan ia adalah seorang yang diridhai di sisi Tuhannya)
Yakni diridhai, suci, dan shalih.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

55. Ia memerintahkan keluarganya untuk mendirikan shalat dan menunaikan zakat kepada yang berhak, dan ia adalah seorang yang diridhai di sisi Tuhannya. Sebab keistiqamahan perkataan dan perbuatannya. Adapun orang yang diridhoi Allah adalah orang yang beruntung dalam setiap ketaatan dengan derajat yang tinggi

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Sebagian ahli tafsir berpendapat bahwa yang dimaksud dengan “ahl” di ayat tersebut adalah umatnya, wallahu a’lam. Beliau menyuruh keluarga atau umatnya untuk senantiasa mendirikan shalat yang di sana terdapat ikhlas kepada Allah, dan memerintahkan berzakat, yang di sana terdapat sikap ihsan kepada makhluk. Beliau menyempurnakan diri dan orang lain, terutama sekali keluarganya yang lebih berhak disempurnakan sebelum yang lain.

Yang demikian disebabkan karena ia melakukan perbuatan-perbuatan yang diridhai Allah dan berusaha mencari keridhaan-Nya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Dengan kerasulan itu nabi ismail mengajak kaumnya mematuhi Allah dan dia selalu menyuruh keluarganya untuk melaksanakan salat sebagai ibadah dan ungkapan syukur kepada-Nya dan menunaikan zakat kepada mereka yang berhak mendapatkannya. Dengan ketulusan dan keteguhannya memegang janji, dia menjadi salah seorang yang diridai di sisi tuhannya. 56. Kisah nabi ismail disusul dengan kisah nabi idris. Wahai nabi Muhammad, dan ceritakanlah kepada umatmu kisah idris seperti yang diwahyukan kepadamu di dalam kitab Al-Qur'an. Jelaskanlah bahwa sesungguhnya dia seorang yang sangat mencintai dan melaksanakan kebenaran dalam kehidupannya. Kami memberinya anugerah dan menetapkannya sebagai seorang nabi yang memiliki kedudukan tinggi, .

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Maryam Ayat 56 Arab-Latin, Surat Maryam Ayat 57 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Maryam Ayat 58, Terjemahan Tafsir Surat Maryam Ayat 59, Isi Kandungan Surat Maryam Ayat 60, Makna Surat Maryam Ayat 61

Category: Surat Maryam

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!