Daftar Isi > Al-Ma'un > Al-Ma’un 5

Surat Al-Ma’un Ayat 5

ٱلَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ

Arab-Latin: Allażīna hum 'an ṣalātihim sāhụn

Artinya: (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,

« Al-Ma'un 4Al-Ma'un 6 »

GRATIS! Dapatkan pahala jariyah dan buku Jalan Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Pelajaran Menarik Tentang Surat Al-Ma’un Ayat 5

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Ma’un Ayat 5 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada berbagai pelajaran menarik dari ayat ini. Didapati beraneka penjelasan dari beragam ahli ilmu mengenai kandungan surat Al-Ma’un ayat 5, misalnya seperti tertera:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

4-5. Maka azab berat bagi orang orang yang shalat yang lalai dari shalat mereka, Yakni tidak menegakkannya sebagaimana mestinya dan tidak menunaikannya pada waktunya.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

5. Yaitu orang-orang yang lalai melaksanakan salatnya, tidak peduli dengannya hingga habis waktunya.


📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

4-5
1 ). Allah menyebut mereka sebagai orang-orang yang shalat, tetapi justru mereka yang merusak sebutan itu dengan kelalaian mereka dalam mendirikan shalat, lalai dengan keepatan waktunya, atau dengan rukun dan syarat-syarat shalat yang tidak disempurnakan, atau shalat yang didirikan tanpa kekhusyu'an didalamya, ayat ini mencakup semua sifat tersebut, maka barangsiapa yang pada dirinya terdapat semua sifat-sifat itu, sungguh dia telah menjatuhkan diri kedalam kebinasaan dengan kemunafikan yang sempurna.

2 ). Ketahuilah wahai hamba semoga Allah membimbingmu kepada ketaatan, sesungguhnya tujuan utama dari perintah shalat adalah keridhoan hati seorang hamba kepada Allah dalam shalatnya, maka jika seseorang mendidikan shalat tanpa menghadirkan hatinya bagaikan tubuh tanpa ruh, hal ini di isyaratkan oleh firman Allah dalam surah ini : { فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ , الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ } .


GRATIS! Dapatkan pahala jariyah dan buku Jalan Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

5. Mereka adalah orang-orang yang lupa melaksanakan shalat pada waktunya dengan khusyu’ dan fokus. Mereka tidak mengharapkan pahala shalat dan tidak takut dengan hukuman karena meninggalkannya


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Orang-orang yang terhadap shalatnya lalai} orang-orang yang lalai, mereka melalaikan dan mengabaikan shalat


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

4-5. “Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,” yaitu orang-orang yang konsisten menegakkan shalat, tapi mereka adalah “orang –orang yang lalai dari shalatnya,” yaitu menyia-nyiakannya, tidak shalat hingga waktunya berlalu dan tidak memenuhi rukun-rukunnya. Hal itu disebabkan mereka tidak mengindahkan titah Allah, karena mereka menyiakan-nyiakan shalat yang merupakan ketaatan paling utama. Melalaikan shalat membuat pelakunya berhak mendapatkan celaan dan hinaan. Lain halnya dengan lupa pada pada saat shalat, karena siapa saja bisa lupa, termasuk Nabi sendiri.


GRATIS! Dapatkan pahala jariyah dan buku Jalan Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

📚 Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan, anggota Lajnah Daaimah (Komite Fatwa Majelis Ulama KSA)

Dia masuk kedalam jamaah shalat akan tetapi tidak mengetahui apa yang ia baca, dan tidak juga sadar apa yang sedang ia lakukan, karena dia tengah sibuk dengan dunianya sehingga tidak menghadirkan hatinya dalam shalat.

Dan juga hatinya tidak khusyuk dalam melaksanakan shalat, Allah berfirman : { قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ , الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ } ( Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman , (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya ) [ Al-Mukminun : 1-2 ] , dan ruhnya shalat adalah kekhusyukan dan ketenangan dalam melaksanakannya, maka orang-orang yang tidak menghadirkan kekhusyukan dalam shalatnya mereka adalah orang yang lalai .

Diantara mereka juga tidak menyempurnakan rukun-rukun shalat yang ia lakukan, dan syarat-syarat serta kewajiban yang ada dalam pelaksanaan shalt itu sendiri, maka lalai dalam melaksanakan shalah banyak macamnya semua yang disebutkan masuk dalam kategori lalai dalam shalat,



- عز وجل -
- تعالى -
- عليه السلام -
- رضي الله عنه -


📚 Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, ulama besar abad 14 H

4-5. Kemudian Allah 'Azza Wa Jalla berfirman: فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ " Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat," Wail: Ini adalah kata untuk mengancam, kata ini sering terulang dalam al-Quran. Makna ayat ini adalah, ancaman berat atas mereka الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ "(yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya," Mereka melakukan shalat bersama orang-orang atau sendiri-sendiri akan tetapi mereka الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ "(yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya," Maknanya: Mereka terlalaikan darinya, tidak melaksanakannya sebagaimana mestinya, mereka menunda-nundanya dari waktu terbaiknya, tidak menyempurnakan ruku'nya, sujudnya, berdirinya, dan duduknya, mereka tidak membaca apa-apa yang wajib dibaca baik itu bacaan dzikir atau pun al-Quran. Apabila dia memasuki shalatnya ia lalai. Hatinya berjalan-jalan ke kanan dan ke kiri, ia lalai dari shalatnya, ini tercela, yang lalai dari shalatnya dan meremehkannya tidak diragukan bahwa ini tercela, sedangkan yang luput dalam shalat maka tidak dicela.

Perbedaan antara melalaikan dan luput adalah bahwa yang luput adalah orang lupa sebagian shalat, lupa jumlah raka'at, lupa terhadap sebagian kewajiban-kewajiban shalat atau yang sebagainya. Oleh karena pernah terjadi keluputan pada Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, padahal beliau adalah orang yang paling sergap dalam shalatnya, bahkan Beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلَاةِ " Dan telah dijadikan penyejuk pandangan mataku (ada) di dalam shalat"(1) walau demikian beliau lupa dalam shalatnya, karena luput dalam sesuatu artinya adalah lupa sesuatu yang tidak dicela. Sedangkan yang lalai dari shalatnya maka dia adalah yang menyengaja meremehkan dalam shalatnya, dan termasuk kelalaian dalam sholat adalah orang-orang yang meninggalka sholat jama'ah, mereka ini tidak diragukan lagi adalah orang-orang yang lalai, mereka masuk dalam ancaman ini.

(1) Dikeluarkan An-Nasaaiy (3939) dari hadits Anas Bin Malik radhiyallaahu 'anhu dan dinyatakan shahih oleh al-Albaniy dalam shahih al-Jaami' (3214)


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Al-Ma’un ayat 5: 4-7. Kemudian Allah mengabarkan celakanya dan adzab bagi orang yang shalat, yang mengabaikan waktunya, dan yang tidak mengerjakannya untuk mencari wajah Allah, dan yang secara dzahir mereka beramal dengan amalan shalih karena ingin dipuji manusia, dan mereka yang menghalangi apa yang tidak menjadi kebiasaan untuk dilarang, seperti melarang menggunakan bejana-bejana dan selainnya dari apa yang tidak membahayakan ketika digunakan. Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin pada pelajaran yang sama (di masjidil Haram) : Kita bersyukur Allah tidak mengatakan : Celaka bagi orang yang shalat, yaitu mereka yang في (di dalam( shalatnya lalai; Sebab tidak akan selamat seorangpun dari kelalaian dalam shalatnya, bahkan Nabi juga telah lalai dalam shalatnya lebih dari empat kali. Kemudian Allah berfirman : Pertama, فَوَيْلٌۭ لِّلْمُصَلِّينَ. Kedua ٱلَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ, karena para ulama berselisih akan hal itu, yang aku (Syaikh Ibnu Utsaimin) maksud adalah dalam memisah dan berhentinya (bacaan), dan jika yang mendengarkan, mendengar berhenti setelah ayat فَوَيْلٌۭ لِّلْمُصَلِّينَ, akan terkejut (keheranan) dan bertanya kenapa demikian ? Dan didatangkan jawaban pada ayat yang setelahnya. Adapun barangsiapa yang tidak shalat, maka tidak ada kecelakaan baginya; Akan tetapi kafir dan kekal dalam neraka.


GRATIS! Dapatkan pahala jariyah dan buku Jalan Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Yaitu orang-orang yang menunda shalat hingga lewat waktunya atau menyia-nyiakannya. Atau orang-orang yang tidak mengerjakan rukun-rukun shalat dalam shalatnya. Hal ini tidak lain karena kurang perhatiannnya mereka terhadap perkara shalat sehingga sampai meremehkannya dan menyia-nyiakanya, padahal shalat merupakan ketaatan yang paling agung dan ibadah yang paling utama. Oleh karena itu, Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyifati mereka dengan sifat riya’, kerasnya hati dan tidak punya rasa kasihan.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Ma’un Ayat 5

4-5. Maka binasa dan celakalah orang yang salat yang memiliki sifat-sifat tercela berikut. Yaitu orang-orang yang lalai terhadap salatnya, di antaranya dengan tidak memenuhi ketentuannya, mengerjakannya di luar waktunya, bermalas-malasan, dan lalai akan tujuan pelaksanaanya. 6. Tidak hanya itu, mereka jugalah orang-orang yang berbuat ria, baik dalam salatnya maupun semua perbuatan baiknya. Dia beramal tanpa rasa ikhlas, melainkan demi mendapat pujian dan penilaian baik dari orang lain.


GRATIS! Dapatkan pahala jariyah dan buku Jalan Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Demikianlah bermacam penjabaran dari kalangan ulama tafsir terhadap kandungan dan arti surat Al-Ma’un ayat 5 (arab-latin dan artinya), moga-moga memberi kebaikan bagi ummat. Sokong dakwah kami dengan mencantumkan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Sedang Populer

  1. Surat Yasin
  2. Surat al-Waqiah
  3. Surat al-Kahfi
  4. Surat al-Mulk
  5. Surat ar-Rahman
  6. Surat al-Fatihah

Dapatkan pahala jariyah dengan mengajak membaca al-Qur'an dan tafsirnya. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis

Rahasia Rezeki Berlimpah

Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Alhamdulillaah, kini semakin mudah membaca Al-Quran dengan tafsirnya. Tinggal klik link yang berwarna biru, pilih surat dan ayat yg mau dibaca, maka akan keluar tafsir lengkapnya.
 
*Klik » tafsirweb.com/start*
 
Dapatkan pahala jariyah dengan share info berharga ini

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah: