Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Hud Ayat 115

وَاصْبِرْ فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ

Arab-Latin: Waṣbir fa innallāha lā yuḍī'u ajral-muḥsinīn

Terjemah Arti: Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan bersabarlah kamu (Wahai Nabi), dalam mendirikan shalat dan dalam menghadapi ganguan dari kaum musyrikin dari kaummu. Sebab sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang melakukan cara terbaik dalam perbuatan-perbuatan mereka.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

115. Dan bersabarlah dalam menjalankan apa yang diperintahkan kepadamu, seperti istikamah dan lain-lain. Dan juga bersabarlah dalam menjauhi apa yang dilarang bagimu, seperti melampaui batas dan berteman dengan orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah tidak akan membatalkan pahala orang-orang yang berbuat baik. Dia akan menerima sebaik-baik amal yang mereka kerjakan dan akan memberikan balasan yang lebih baik dari apa yang telah mereka perbuat.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

115. وَاصْبِرْ (Dan bersabarlah)
Bersabarlah atas apa yang Aku perintahkan, berupa keistiqamahan, tidak melakukan perbuatan yang melampaui batas, tidak condong kepada orang-orang zalim, dan menegakkan shalat.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

115. Bersabarlah dalam melakukan shalat, beristiqamah, meninggalkan kezaliman dan condong kepada orang-orang zalim. Sesungguhnya Allah membalas orang-orang baik dengan pahala. Ayat ini mencakup kesabaran atas segala ketaatan dan meninggalkan kemaksiatan.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Makna kata : (ٱلۡمُحۡسِنِينَ) al-muhsinin : orang-orang yang niat, perkataan, dan amal mereka baik, di karenakan amal-amal tersebut ikhlas karena Allah, serta melakukannya seseuai dengan syariat Allah dan penjelasan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.

Makna ayat :
Firman-Nya : (وَٱصۡبِرۡ) bersabarlah dalam melakukan ketaatan dan meninggalkan keburukan, serta kepada gangguan para musyrikin, dan janganlah merasa sulit (فَإِنَّ ٱللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجۡرَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ) karena Allah tidak akan menyia-nyiakan balasan orang-orang yang berbuat kebajikan, balasan bagi mereka pada hari kiamat. Al-Muhsinun yaitu orang-orang yang mengikhlaskan amal mereka kepada Allah, serta menlaksanakannya dengan sesempurna mungkin, sehingga lahirlah kebaikan yang Allah hapus dengannya dosa-dosa.

Pelajaran dari ayat :
• Wajibnya bersabar dan berbuat kebajikan, keduanya termasuk amal-amalan yang utama.

Aisarut Tafasir / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, pengajar tafsir di Masjid Nabawi

Yakni terhadap gangguan kaummu atau bersabarlah dalam mendirikan shalat atau secara umum bersabar di atas ketaatan dan bersabar dalam menjauhi kemaksiatan.

Yaitu mereka yang bersabar di atas ketaatan dan bersabar dalam menjauhi kemaksiatan.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Dan selain mengerjakan salat, juga bersabarlah dalam menghadapi cobaan dan kesulitan ketika melaksanakan perintah Allah, karena tanpa kesabaran, amal ibadah terasa berat, terutama dalam hal beristikamah. Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan sedikit pun pahala yang diberikan kepada orang yang berbuat kebaikan. Perintah bersabar pada ayat ini mencakup bersabar dalam melaksanakan perintah Allah, dan bersabar dalam menghindari perbuatan maksiat maupun bersabar dalam menghadapi ujian atau cobaan. Setelah diuraikan tentang perintah menghindari perbuatan dosa, kemudian bimbingan cara menghapus kesalahan serta perintah bersabar, kemudian dijelaskan tentang gambaran kehancuran umat terdahulu. Maka sungguh disayangkan mengapa dari dahulu tidak ada di antara umat-umat sebelum kamu yang telah kami binasakan, terdapat sekelompok orang yang mempunyai keutamaan karena memiliki akal sehat dan cerdas yang melarang berbuat kerusakan di bumi, serta mencegah kemungkaran, kecuali sebagian kecil di antara orang yang telah kami selamatkan, yaitu orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti ajaran yang dibawa rasul-Nya. Dan adapun orang-orang yang zalim terhadap karunia Allah, hanya mementingkan kenikmatan dan kemewahan hidup duniawi, melupakan kehidupan akhirat, dan mereka mengikuti hawa nafsunya, mereka adalah orang-orang yang berdosa lagi durhaka, dan dosa yang mereka perbuat sudah terlalu berat sehingga Allah mengazab mereka (lihat: surah al-isra'/17:16).

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Hud Ayat 116 Arab-Latin, Surat Hud Ayat 117 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Hud Ayat 118, Terjemahan Tafsir Surat Hud Ayat 119, Isi Kandungan Surat Hud Ayat 120, Makna Surat Hud Ayat 121

Category: Surat Hud

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!