Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Hud Ayat 100

ذَٰلِكَ مِنْ أَنْبَاءِ الْقُرَىٰ نَقُصُّهُ عَلَيْكَ ۖ مِنْهَا قَائِمٌ وَحَصِيدٌ

Arab-Latin: żālika min ambā`il-qurā naquṣṣuhụ 'alaika min-hā qā`imuw wa ḥaṣīd

Terjemah Arti: Itu adalah sebahagian dan berita-berita negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada (pula) yang telah musnah.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Berita yang kami sebutkan kepadamu wahai rasul, yaitu peristiwa-peristiwa negeri-negeri yang telah kami hancurkan penghuninya, kami memberitahukannya kepadamu, diantara ngeri-negeri itu masih ada peniggalan-peningggalannya yang tersisa, dan diantaranya ada negeri yang telah sirna sama sekali bekas-bekasnya, tidak ada sedikitpun yang tersisa darinya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

100. Berita-berita tentang negeri-negeri yang telah Kami ceritakan kepadamu -wahai Rasul- di dalam surah ini ada sebagian negeri yang tanda-tandanya masih tegak berdiri dan ada yang tanda-tandanya sudah musnah dan tidak berbekas sama sekali.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

100. ذٰلِكَ مِنْ أَنۢبَآءِ الْقُرَىٰ نَقُصُّهُۥ عَلَيْكَ (Itu adalah sebahagian dan berita-berita negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu)
Yakni kisah umat-umat terdahulu yang diceritakan Allah dalam surat ini.

مِنْهَا(di antaranya)
Yakni diantara negeri-negeri itu.

قَآئِمٌ (ada yang masih berdiri)
Dengan bangunan-bangunannya.

وَحَصِيدٌ (dan ada (pula) yang telah musnah)
Telah hancur dan roboh bangunannya sama sekali.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

100. Itulah kisah-kisah yang diceritakan Allah kepadamu dalam surah ini, wahai Nabi berupa kabar tentang umat-umat sebelumnya yang Kami hancurkan karena kufur dan berdusta. Di antara negeri-negeri itu ada yang masih tersisa jejaknya, ada yang hancur lebur hingga tiada jejak yang tersisa, seperti tanaman yang berdiri di atas tangkainya dan tanaman yang lenyap.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Makna kata :
(ذَٰلِكَ) dzalik : isyarat kepada kisah-kisah para Nabi yang telah disebutkan pada ayat-ayat sebelumnya.
(مِنۡ أَنۢبَآءِ ٱلۡقُرَىٰ) min ambaa’il quraa : kisah-kisah tentang para penduduk negeri: kaum Nuh, ‘Ad, Tsamud, kaum Luth, penduduk Madyan, dan Firaun.
(مِنۡهَا قَآئِمٞ وَحَصِيدٞ) minhaa qaa’imuw wa hashiid : di antara negeri tersebut ada yang masih tersisa seperti Madain Shalih, dan ada pula yang tidak tersisa sama sekali seperti negeri ‘Ad.

Makna ayat :
Ketika Allah mengkisahkan untuk Rasul-Nya dengan surat ini tentang kisah-kisah para umat terdahulu, berfirman : (ذَٰلِكَ) yang telah dikisahkan (مِنۡ أَنۢبَآءِ ٱلۡقُرَىٰ) tentang para penduduknya, Kami ceritakan kepada mu sebagai bentuk penetapan kenabianmu dan kerasulanmu, serta untuk memperkuat hatimu dan menghiburmu. Dan firman-Nya : (مِنۡهَا قَآئِمٞ وَحَصِيدٞ) dari negeri-negeri yang telah punah, ada yang masih tersisa dinding dan reruntuhannya, dan ada pula negeri seakan-akan sudah dipanen, hilang tidak tersisa sama sekali.

Pelajaran dari ayat :
• Penetapan nubuwah Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi wa sallam, serta penyampaian risalahnya, dan hiburan untuknya dengan kisah yang Allah sampaikan tentang orang-orang terdahulu.

Aisarut Tafasir / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, pengajar tafsir di Masjid Nabawi

Agar engkau memperingatkan manusia dengannya, menjadi bukti kerasulanmu dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Setelah diuraikan beberapa kisah para nabi beserta kaumnya yang ingkar terhadap risalah yang dibawa para nabi dan akibat pengingkaran mereka, ayat berikut ini menegaskan tujuan dipaparkannya kisah-kisah tersebut. Itulah beberapa berita tentang negeri-negeri yang telah kami binasakan penduduknya akibat kekufuran mereka yang kami ceritakan kepadamu wahai nabi Muhammad, agar engkau sampaikan kepada umatmu sebagai pelajaran bagi mereka. Di antara negeri-negeri itu sebagian masih ada bekas-bekas peninggalannya yang tersisa dan ada pula yang telah musnah hingga tidak ada bekasnya sama sekali. Dan terhadap kisah-kisah tersebut hendaknya semua orang tahu bahwa kami tidak menzalimi mereka sedikit pun dengan menimpakan azab kepada orang yang tidak berbuat zalim, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri dengan kekufuran dan kedurhakaan, karena itu tidak bermanfaat sedikit pun bagi mereka sembahan, yaitu berhalaberhala yang mereka sembah selain Allah, lantaran berhala itu tidak bisa menolong atau menghalangi sedikit pun ketika siksaan tuhanmu datang. Sembahan itu hanya menambah kebinasaan dan kehinaan serta kerugian bagi mereka karena tidak mampu mendatangkan manfaat dan menolak mudarat.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Hud Ayat 101 Arab-Latin, Surat Hud Ayat 102 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Hud Ayat 103, Terjemahan Tafsir Surat Hud Ayat 104, Isi Kandungan Surat Hud Ayat 105, Makna Surat Hud Ayat 106

Category: Surat Hud

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!