Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Hud Ayat 82

فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ

Arab-Latin: Fa lammā jā`a amrunā ja'alnā 'āliyahā sāfilahā wa amṭarnā 'alaihā ḥijāratam min sijjīlim manḍụd

Terjemah Arti: Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi,

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Maka ketika datang kepada mereka ketetapan kami untuk turunnya siksaan pada mereka, kami menjadikan bagian atas negeri mereka yang mereka menjalani kehidupan padanya kebagian bawah; kami membalikannya. Dan kami hujani mereka dengan bebatuan dari tanah padat lagi keras, sebagiannya telah disatukan dengan yang lain secara bertubi-tubi.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

82. Kemudian tatkala perintah Kami untuk membinasakan kaum Lūṭ datang, Kami buat bagian atas kota-kota mereka berada di bawah dengan cara mengangkatnya ke atas dan membaliknya bersama mereka. Dan Kami hujani mereka dengan batu yang berasal dari tanah liat yang mengeras secara bertubi-tubi hingga tersusun rapi dalam posisi saling tindih.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

82. فَلَمَّا جَآءَ أَمْرُنَا (Maka tatkala datang ketetapan Kami)
Dengan turunnya azab.

جَعَلْنَا عٰلِيَهَا سَافِلَهَا (ami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan))
Yakni menjadikan bagian atas negeri kaum Luth dibalik menjadi di bagian bawah.
Terdapat pendapat mengatakan bahwa Allah memerintahkan malaikat Jibril untuk mengangkat negeri itu dengan satu sayapnya kemudian ia membalik negeri itu.

وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِّن سِجِّيلٍ (dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar)
Makna (السجيل) yakni tanah yang membatu karena terbakar atau karena sebab lain.

مَّنضُودٍ (dengan bertubi-tubi)
Dengan silih berganti.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

82. Tatkala telah tiba perintah Kami untuk menurunkan azab, Kami jadikan negeri kaum yang berkedudukan di atas menjadi di bawah ketika Kami melempari mereka dengan tanah, Kami menurunkan atas mereka bebatuan yang banyak yang terbuat dari tanah yang mengaras secara terus menerus sampai saling bertumpukkan satu sama lain.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Makna kata :
(جَعَلۡنَا عَٰلِيَهَا سَافِلَهَا) ja’alnaa ‘aaliyahaa : permukaan negeri tersebut, (سَافِلَهَا) saafilahaa : menjadi di bawah.
(مِّن سِجِّيلٖ) min sijjiil : dari tanah yang keras.
(مَّنضُودٖ) mandhuud : tersusun rapi satu bagian di atas bagian lainnya.

Makna ayat :
Allah berfirman : (فَلَمَّا جَآءَ أَمۡرُنَا جَعَلۡنَا عَٰلِيَهَا سَافِلَهَا) maka ketika telah tiba turunnya perintah Allah untuk mengazab mereka, memerintahkan Jibril untuk menjungkir-balikkan negeri tersebut beserta isinya, dan Allah hujani mereka dengan batu-batu keras, siapa pun yang berada di luar negeri tersebut, pasti akan terkena batu tersebut dan binasa.

Pelajaran dari ayat :
• Bukti kekuasaan Allah, menjungkir-balikkan 4 kota dalam satu waktu.

Aisarut Tafasir / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, pengajar tafsir di Masjid Nabawi

Malaikat Jibril mengangkat negeri itu ke atas, lalu dibalikkan ke bawah.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Maka ketika keputusan kami datang untuk menurunkan azab kepada kaum nabi lut yang durhaka, kami menjungkirbalikkannya negeri kaum lut sehingga bagian atas bangunan berada di bawah dan bagian bawah bumi ada di atas, sebagai akibat perbuatan mereka memutarbalikkan fitrah, dan kami hujani mereka bertubi-tubi tiada henti dari tempat tinggi dengan batu dari tanah yang terbakar (lihat: surah al-'ankabut/29: 34 dan adh-dhariyat/51: 32-33). Azab yang ditimpakan kepada kaum nabi lut yang diberi tanda oleh tuhanmu mengandung pesan, bahwa apa yang menimpa kaum nabi lut bisa jadi menimpa siapa saja. Dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang yang zalim kapan dan di mana saja berada pada setiap kurun waktu sepanjang zaman. Apabila perbuatan keji merajalela di tengah-tengah masyarakat, dan perbuatan itu mereka lakukan secara terang-terangan.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Hud Ayat 83 Arab-Latin, Surat Hud Ayat 84 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Hud Ayat 85, Terjemahan Tafsir Surat Hud Ayat 86, Isi Kandungan Surat Hud Ayat 87, Makna Surat Hud Ayat 88

Category: Surat Hud

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!