Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Hud Ayat 32

قَالُوا يَا نُوحُ قَدْ جَادَلْتَنَا فَأَكْثَرْتَ جِدَالَنَا فَأْتِنَا بِمَا تَعِدُنَا إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ

Arab-Latin: Qālụ yā nụḥu qad jādaltana fa akṡarta jidālana fa`tinā bimā ta'idunā ing kunta minaṣ-ṣādiqīn

Terjemah Arti: Mereka berkata "Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar".

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Mereka berkata, ”wahai Nuh, kamu telah membantah kami dan sudah terlalu banyak melancarkan bantahan kepada kami, maka datangkanlah kepada kami apa yang kamu ancamkan kepada kami dari siksaan, jika kamu termasuk orang-orang yang benar dalam klaimmu.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

32. Mereka berkata dengan nada sombong dan angkuh, "Wahai Nuh! Sungguh kamu telah berdebat dan beradu argumen dengan kami. Bahkan kamu sudah terlalu banyak berdebat dan beradu argumen dengan kami. Maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu janjikan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar dalam pengakuanmu itu!"

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

32. قَالُوا۟ يٰنُوحُ قَدْ جٰدَلْتَنَا فَأَكْثَرْتَ جِدٰلَنَا (Mereka berkata “Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami)
Melawan kami dengan berbagai hujjah.

فَأْتِنَا بِمَا تَعِدُنَآ (maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami)
Azab yang kamu takut-takuti kami dengannya dan kamu khawatirkan akan menimpa kami.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

32. Mereka berkata “Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka dari itu datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami itu, jika kamu termasuk orang-orang yang benar”.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Makna ayat :
(جادلنا) Jaadalnaa : engkau mendebat ingin menjatuhkan kami, dan tidak menganggap agama kami.
(بما تعدنا) Bimaa ta’idunaa : Janji berupa azab, seandainya kami tidak beriman kepada yang engkau seru.
(إن كنت من الصادقين) Inkunta minsh shaadiqiin : engkau benar dalam klaim kenabianmu dan pengkabaran berita dari sisi Allah.

Makna ayat :
Ayat-ayat ini masih menceritakan kisah Nabi Nuh beserta kaumnya, Allah berfirman tentang perkataan kaum Nuh kepadanya (قالوا يا نوح قد جادلتنا) “Engkau sudah banyak mendebat kami, maka datangkan lah apa yang engkau ancamkan kepada kami (إن كنت من الصادقين) percepatlah azab itu dan turunkan lah kepada kami, jika engkau memang termasuk orang-orang yang benar.

Pelajaran dari ayat :
• Bolehnya berdebat untuk menegakkan kebenaran dan menghancurkan kebatilan, dengan tata cara yang baik.

Aisarut Tafasir / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, pengajar tafsir di Masjid Nabawi

Ketika mereka melihat ternyata Nabi Nuh ‘alaihis salam tidak juga berhenti dari dakwahnya dan tidak mau mengikuti tuntutan mereka, mereka berkata seperti yang disebutkan dalam ayat di atas.

Alangkah jahil dan sesat mereka, karena berkata seperti ini kepada nabi mereka yang begitu tulusnya kepada mereka! Tidakkah mereka mengatakan, “Wahai Nuh! Engkau telah menasehati kami, merasa kasihan kepada kami dan telah mengajak kami kepada suatu perkara yang belum begitu jelas bagi kami, kami ingin engkau lebih menjelaskan lagi kepada kami agar kami dapat mengikutimu. Kalau pun tidak, maka nasehatmu patut disyukuri.” Inilah jawaban yang baik. Akan tetapi mereka berdusta dalam kata-katanya dan bersikap berani terhadap nabi mereka. Mereka juga tidak membantahnya dengan syubhat yang kecil, apalagi dengan hujjah karena kebenaran telah jelas bagi mereka dan mereka tidak mempunyai alasan lagi untuk menolaknya seain sikap keras, sehingga mereka beralih meminta disegerakan azab.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Setelah nabi nuh memberikan jawaban-jawaban atas tuduhan dan dakwaan kaumnya, sehingga mereka tidak mampu lagi memberikan sanggahan walau mereka telah berpikir panjang, lalu mereka berkata, wahai nuh! sungguh, engkau telah banyak berbantah dengan kami, karena semua alasan telah kamu bantah dan engkau telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami dan kami pun merasa jemu dan bosan maka dari itu lebih baik hentikan saja perdebatan ini, tapi datangkanlah kepada kami azab yang engkau ancamkan, jika kamu termasuk orang yang benar dalam ucapan yang engkau sampaikan itu. Mendengar jawaban kaumnya, dia (nabi nuh) menjawab, hanya Allah yang berwenang dan kuasa akan mendatangkan azab itu kepadamu jika dia menghendaki, dan kamu tidak akan dapat melepaskan diri dari azab Allah, ketika azab itu datang.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Hud Ayat 33 Arab-Latin, Surat Hud Ayat 34 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Hud Ayat 35, Terjemahan Tafsir Surat Hud Ayat 36, Isi Kandungan Surat Hud Ayat 37, Makna Surat Hud Ayat 38

Category: Surat Hud

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!