Surat Al-Qari’ah Ayat 11

نَارٌ حَامِيَةٌ

Arab Latin: Nārun ḥāmiyah

Terjemahan Arti: (Yaitu) api yang sangat panas.

TERJEMAH TAFSIR

Ia adalah api yang menyala yang menghancurkan orang yang masuk kedalamnya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

10-11. Apakah kamu mengetahui wahai manusia tentang neraka Hawiyah yang dapat menghancurkan(mu) ini? Dinamakan sebagai neraka Hawiyah karena dia jatuh sampai ke dasarnya. Dasar neraka Hawiyah adalah tempat yang sangat rendah (curam). Istifham itu digunakan untuk menakut-nakuti. Dan Ha’ pada {Hiyah} adalah Ha’ Sakat, yang dibubuhkan di akhir kata untuk tanda berhenti, lalu dia menunjukkan hubungan (dengan kata setelahnya). Sesungguhnya Hawiyah adalah neraka jahanam yang sangat panas.

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

8-11. Allah mengabarkan bahwa barangsiapa yang timbangan amal keburukannya lebih dominan daripada kebaikannya, maka Allah tidak jadikan dirinya mendapat kebaikan, dan tempat kembalinya adalah dijebloskan (dilempar) ke dalam jahannam. Kemudian Allah bertanya dengan maksud tegas : Apakah engkau tahu wahai Nabi Allah apat itu Hawiyyah ? Maka Allah menjawab bahwa itu adalah neraka yang apinya telah dinyalakan, kemudian sampailah (orang yang masuk neraka) ini pada tujuan akhirnya (neraka). Ya Allah, kami meminta pada-Mu keselamatan atas diri kami dan saudara-saudara se-islam.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

11. Yaitu neraka yang sangat panas.

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

Neraka "Hawiyah" adalah neraka yang sangat panas, neraka yang apinya jauh lebih panas dibandingkan dengan api yang ada didunia seperti yang diketahui manusia, bahkan derajat panasnya api didunia adalah satu derajat dari 70 derajat panasnya api neraka, satu dari 70 derajat, lalu apakah manusia mampu menahan panasnya api didunia ?! tidak satupun mampu menahan panasnya api didunia terlebih lagi dengan panas api di akhirat, yakni api neraka.

Surah yang agung ini tekandung didalamnya ayat-ayat penjelas, juga sebagai pemberi peringatan, ayat-ayat itu menjelaskan bagaimana dunia akan berlalu, ayat-ayat itu juga menjelaskan keaadaan hari akhir yang menakutkan dan apa yang terjadi pada hari itu, dijelaskan didalamnya bagaimana tempat kembali manusia setelah kehidupannya didunai, dan mereka sekali-kali tidak akan menghindar darinya, entah mereka akan kembali dengan timbangan amal yang berat, atau justru termasuk dalam golongan orang-orang yang akan meninggalkan dunia dengan timbangan amal yang sangat ringan, lalu dengan apa timbangan itu akan naik, dan dengan apa dia akan berat ? tentunya dengan amal, dan amal itu hanya dapat dilakukan didunia ini, maka seharusnya setiap jiwa menyadari akan keberadaannya saat ini, Allah masih memberikan kesempatan untuk bertaubat dan memperbanyak amalan shalih, dunia adalah tempat untuk mempersiapkan diri menuju kehidupan akhirat, dunia adalah ladang untuk menanam berbagai kebaikan untuk nantinya akan diambil hasilnya diakhirat, selagi ruh masih berada dalam tubuh maka perbanyaklah bertaubat kepada Allah dan memperbanyak amalan shalih sebanyak-banyaknya, dan kalian tidak memiliki alasan apapun untuk menghindar dari hari pembalasan karena Allah telah menjelaskan agama ini dengan sangat jelas.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Panasnya diberi kekuatan 69 kali api dunia. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

نَارُكُمْ هَذِهِ الَّتِى يُوقِدُ ابْنُ آدَمَ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ حَرِّ جَهَنَّمَ . قَالُوا وَاللَّهِ إِنْ كَانَتْ لَكَافِيَةً يَا رَسُولَ اللَّهِ . قَالَ فَإِنَّهَا فُضِّلَتْ عَلَيْهَا بِتِسْعَةٍ وَسِتِّينَ جُزْءًا كُلُّهَا مِثْلُ حَرِّهَا

“Apimu ini, yakni yang dinyalakan anak Adam adalah salah satu dari tujuh puluh bagian dari panas neraka Jahannam.” Para sahabat bertanya, “Demi Allah, satu bagian saja (dari api) itu sudah cukup wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Sesungguhnya neraka Jahannam ditambahkan panasnya dengan 69 kali (panas api di dunia), dimana masing-masing bagian sama panasnya.” (HR. Muslim)

Semoga Allah Subhaanahu wa Ta'aala melindungi kita daripadanya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Neraka hawiyah itu adalah api yang sangat panas dan menjadikan apa saja yang masuk ke dalamnya hancur lebur dan leleh. 1. Wahai manusia, bermegah-megahan dalam hal harta, keturunan, dan pengikut telah melalaikan kamu dari ketaatan kepada Allah dan mempersiapkan diri untuk menghadapi hari akhir.

Tafsir Ringkas Kemenag