Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat At-Takatsur Ayat 1

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ

Arab-Latin: Al-hākumut-takāṡur

Terjemah Arti: Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Saling berbangga dengan banyaknya harta dan anak anak telah melenakan kalian dari ketaatan kepada Allah.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

1. Bersombong-sombong dengan harta dan anak telah melalaikan kalian -wahai manusia- dari ketaatan terhadap Allah.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh di bawah asuhan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

1. Kesibukanmu wahai manusia, hanya berlomba-lomba untuk mengumpulkan harta dan merasa bangga dengan harta dan anak yang banyak. Imam Ahmad, Imam Muslim, Tirmidzi dan An-Nasa’I dari Abdullah bin Syikhir berkata: “Aku berhenti saat bertemu Rasulallah SAW yang sedang bersabda “{Alhaakumut takaatsur}, dan anak Adam menyebut-nyebut: “hartaku hartaku”, (beliau bertanya) “Tidaklah kamu memiliki hartamu kecuali kamu memakannya lalu menghancurkannya atau kamu memakainya lalu membuatnya lusuh atau kamu menyedekahkannya, maka kamu membuatnya tetap abadi”

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

1-2. Allah mengabarkan bahwa manusia telah disibukkan dari ketaatan kepada Allah dengan berbangga diri dan pamer atas banykanya harta dan anak; Sampai-sampai umurnya berakhir dan mereka binasa (hingga) menuju ke kuburan, dikuburkannya mereka di dalamnya sebelum dirinya (mampu) mendahulukan amalan yang baik (ketika di dunia). Dan ini adalah kondisi kebanyakan manusia. Kami meminta keselamatan kepada Allah.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

1-2
1 ). Hamzah al-Kannany berkata : "Aku telah mengeluarkan sebuah hadits yang diriwayatkan melalui 200 jalan yang berbeda, akhirnya rasa senang yang berlebihan menguasaiku, dan aku juga ditakjubkan olehnya, kemudian aku melihat Yahya bin Ma'in dalam mimpi, lalu aku berkata kepadanya : "wahai abu Zakaria, aku telah mengeluarkan sebuah hadits melalui 200 jalan yang berbeda ! kemudian ia terdiam beberapa saat, lalu berkata : aku hawatir hal itu termasuk dalam ayat yang berbunyi : { أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ }

2 ). Maimun bin mahran berkata : suatu ketika aku duduk disisi Umar bin Abdul Aziz kemudian ia membaca : { أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ , حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ }, tiba-tiba ia menangsis, kemudian berkata : "wahai ma'mun !" aku tidak pernah melihat kuburan kecuali aku mengunjunginya, dan setiap orang yang mengunjunginya pasti akan kembali kerumahnya di surga atau di neraka !

3 ). { حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ } Jika seandainya keberadaan sesorang didalam kuburnya hanya sekedar ziaroh padahal masa keberadaan mereka ada yang sampai seribu tahun, lalu bagaimana kita menggambarkan dan menjelasakan keberadaan kita didunia yang tidak terikat waktu ? perhatikanlah ayat ini : { قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ فَاسْأَلِ الْعَادِّينَ } " Mereka menjawab: “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung”. [ al-Mu'minun : 113 ], sungguh merugilah orang-orang yang menyia-nyiakan hidupnya !

Li Yaddabbaru Ayatih / Lajnah Ilmiah Markaz Tadabbur

2. Kelalaian, bermain-main, dan mempersibuk dirimu terus berlangsung, “sampai kamu masuk ke dalam kubur.” Pada saat itu terbukalah penutup bagimu, hanya saja setelah kalian tidak bisa memulainya. Firman Allah, “Sampai kamu masuk ke dalam kubur,” menunjukkan bahwa alam barzakh sebagai para pengunjung, tidak menyebut mereka sebagai para penghuni. Hal itu menunjukkan bahwa kebangkitan dan pembalasan amal perbuatan di akhirat yang kekal, bukan di tempat fana.

Tafsir as-Sa'di / Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

{ أَلْهَاكُمُ } Telah melalaikanmu { التَّكَاثُرُ } sikap berbanyak-banyak, yakni berbanyak-banyak dalam kemegahan harta dunia, Allah - عز وجل - berfirman : { اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ } ( Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak ) [ Al-Hadid : 20 ] , berapa banyak manusia didunia ini sedang mneyibukkan dirinya untuk mencari dan terus memperbanyak harta kekayaan, dan mereka membanggakan itu semua, sehingga dengan kebanggaannya itu mereka lala dari mengerjakan amal shalih, bagi mereka amal shalih tidak begitu penting dibandikan dengan kekayaan yang mereka anggap akan menyenangkan kehidupan dunia mereka, dan kepada hari akhir mereka lalai.

{ أَلْهَاكُمُ } Telah melalaikanmu, dari perkara apa ? dari hari akhir, dunia telah melalaikanmu dari mengingat hari akhir dan sibuk bersiap diri untuk menghadapinya, dunia ini akan punah, sedangkan akhirat akan tiba dan kehidupannya kekal selamanya, lalu mengapa kamu meninggalkan perkara yang kamu akan kekal hidup didalamnya dan sibuk dengan perkara yang pasti akan berakhir ? .. maka berfikirlah kalian.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman menegur hamba-hamba-Nya yang dibuat lalai oleh bermegah-megahan dari mengerjakan tujuan mereka diciptakan, yaitu beribadah kepada Allah Subhaanahu wa Ta'aala, mengenal-Nya, kembali kepada-Nya dan mengutamakan kecintaan kepada-Nya di atas segala sesuatu.

Maksudnya, bermegah-megahan dalam hal banyak harta, anak, pengikut, kemuliaan, kedudukan dan semisalnya yang tujuannya bukan untuk mencari keridhaan Allah Subhaanahu wa Ta'aala.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Wahai manusia, bermegah-megahan dalam hal harta, keturunan, dan pengikut telah melalaikan kamu dari ketaatan kepada Allah dan mempersiapkan diri untuk menghadapi hari akhir. 2. Kamu tidak akan berhenti bermegah-megahan seperti itu sampai kamu mati dan masuk ke dalam kubur.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat At-Takatsur Ayat 2 Arab-Latin, Surat At-Takatsur Ayat 3 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat At-Takatsur Ayat 4, Terjemahan Tafsir Surat At-Takatsur Ayat 5, Isi Kandungan Surat At-Takatsur Ayat 6, Makna Surat At-Takatsur Ayat 7

Category: Surat At-Takatsur

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!

Takatsur Ayat Tentang Pamer Harta Attakasur