Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Bayyinah Ayat 3

فِيهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ

Arab-Latin: Fīhā kutubung qayyimah

Terjemah Arti: Di dalamnya terdapat (isi) Kitab-kitab yang lurus.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Pada shuhuf-shuhuf tersebut ada berita-berita yang benar dan perintah-perintah yang adil, yang membimbing kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

3. Di dalam lembaran-lembaran itu terdapat berita-berita yang benar dan hukum-hukum yang adil, menunjuki manusia kepada kebaikan dan kedewasaan mereka.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

3. فِيهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ (di dalamnya terdapat (isi) Kitab-kitab yang lurus)
Maksudnya adalah ayat-ayat dan hukum-hukum yang tertulis di dalamnya.
Makna (القيمة) yakni lurus dan sama sekali tidak berbelok dari kebenaran; bahkan seluruh isinya adalah kebaikan, petunjuk, dan hikmah, sebagaimana firman Allah:
الحمد لله الذي أنزل على عبده الكتاب ولم يجعل له عوجا قيما لينذر....
“Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al-Quran) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya; sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan…” (al-Kahfi: 1-2)
Dan barangsiapa yang mengikutinya maka ia telah berada di jalan Allah yang lurus.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

3. Dalam shuhuf-shuhuf itu terdapat ayat-ayat tertulis dan hukum-hukum syari’at yang lurus dan penuh hikmah yang tidak ada penyimpangan di dalamnya, melainkan kebaikan dan bimbingan

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Allah menjelaskan bahwa Al Qur’an mengandung ayat-ayat dan hukum-hukum, yang memberi pengajaran berharga, teruji dan jelas, yang tidak ada kesesatan di dalamnya. Dan yang memberi petunjuk kepada yang haq dan jalan yang selamat.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

2-3. Kemudian Allah menjelaskan bukti nyata tersebut seraya berfirman, “(yaitu) seorang Rasul dari Allah,” yakni yang diutus oleh Allah untuk menyeru manusia kepada kebenaran dan menurunkan padanya kitab yang ia baca agar mengajarkan hikmah kepada manusia, menyucikan mereka, dan mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya. Karena itu Allah berfirman, “Yang membacakan lembaran yang disucikan (al-Quran),” yakni yang terjaga dari pendekatan setan. Hanya mereka yang suci yang menyentuhnya, karena al-Quran adalah kalam (Firman) yang paling tinggi. Karena itu Allah berfirman tentang lembaran-lembaran itu, “Di dalamnya,” yakni di dalam lembaran-lembaran tersebut, “terdapat (isi) Kitab-kitab yang lurus,” yakni berita-berita benar, perintah-perintah adil yang menunjukkan kepada kebenaran dan menuju jalan yang lurus. Bila bukti nyata ini datang pada mereka, maka ketika itu jelaslah antara orang yang mencari kebenaran dan orang yang tidak memiliki kehendak untuk mencarinya. Setelah itu orang yang binasa akan binasa setelah adanya bukti nyata dan orang yang hidup juga akan hidup setelah ada bukti nyata.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Diantara lembaran-lembaran itu ada kitab-kitab suci yang diturunkan kepada Rasul-rasul sebelum Muhammad dan Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya yang tertulis didalamnya kebenaran dan hukum-hukum yang adil, yang membimbing manusia kepada kebaikkan, dan suci dari gangguan syaithon, Allah berfirman : { لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ } ( Tidak menyentuhnya kecuali siapa yang disucikan ) [ Al-Waqi’ah : 79 ] , “Al-Muthohharun” yaitu para Malaikat.

Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Yang dimaksud dengan isi kitab-kitab yang lurus ialah isi kitab-kitab yang diturunkan kepada nabi-nabi seperti Zabur, Taurat, dan Injil yang murni. Ada pula yang menafsirkan, bahwa di dalam Al Qur’an terdapat berita-berita yang benar, perintah yang adil yang menunjukkan kepada kebenaran dan jalan yang lurus. Ketika bukti yang nyata ini (Al Qur’an) telah datang, maka saat itu jelaslah orang yang bermaksud mencari kebenaran dengan yang tidak bermaksud mencarinya, sehingga menjadi binasa seseorang karena bukti yang jelas dan menjadi hidup orang yang hidup karena bukti yang jelas.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Lembaran-lembaran suci itu di dalamnya terdapat kitab-kitab, yakni hukum-hukum tertulis, yang lurus. Al-qur'an berisi akidah, hukum, kisah, dan aturan yang menuntun umat manusia ke jalan yang benar dan lurus. 4. Wahai nabi, ketahuilah bahwa ahli kitab dahulu sepakat mengimani dirimu sebagai rasul terakhir sebagaimana informasi yang mereka dapati dalam kitab-kitab mereka. Dan tidaklah terpecah-belah orang-orang ahli kitab itu melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata, yaitu kedatangan'mu atau Al-Qur'an yang kaubawa. Sebagian beriman kepadamu dan sebagian yang lain mengingkarimu.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Bayyinah Ayat 4 Arab-Latin, Surat Al-Bayyinah Ayat 5 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Bayyinah Ayat 6, Terjemahan Tafsir Surat Al-Bayyinah Ayat 7, Isi Kandungan Surat Al-Bayyinah Ayat 8, Makna Surat Az-Zalzalah Ayat 1

Category: Surat Al-Bayyinah

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!