Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Balad Ayat 11

فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ

Arab-Latin: Fa laqtaḥamal-'aqabah

Terjemah Arti: Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Mengapa dia tidak meringankan kesulitan akhirat dengan hartanya agar dia aman?

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

11. Dan dia diminta untuk melewati rintangan yang memisahkannya dengan Surga, agar dia melalui dan melewatinya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh di bawah asuhan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

11. Kemudian dia tidak menyeberangi atau melewati jalan yang sulit, yaitu memikul beban syariat dengan menjalankan kebaikan dan meninggalkan keburukan

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Setelah Allah menyempurnakan kekuatan dan akal pada manusia pendosa dan keras kepala ini, ia tidak juga bersungguh-sungguh (memperbaiki) dirinya, menjauhi setan dan berinfak dengan harta serta beramal dengan amalan yang baik agar terhindar dari adzab, dan adzab itu (datang) pada kondisi hari kiamat.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

11. Tapi orang itu tidak melakukannya, “tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar,” yaitu menempuh dan menyebranginya, karena ia mengikuti hawa nafsunya, dan jalan tersebut amat sukar baginya.

Tafsir as-Sa'di / Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Setelah Allah menganugerahkan kepadanya berbagai kenikmatan didunia, Allah merngankan bebannya dengan harta itu didunia, dan menjelaskan kepadanya jalan yang benar dan jalan yang sesat, mengapa ia tidak bersusah payah dengan hartanya untuk meraih kebaikan yang lebih banyak di akhirat, karena sesungguhnya untuk meraih surga hatus dengan bersusah payah, yakni berjuangan dalam kebaikan wlaupun jalan yang ditempuh sangat menanjak tinggi.

Sedangkan untuk meraih keburukan neraka, tidak memerlukan perjuangan dan susah payah, Rasulullah bersabda : (( حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ )) “Surga itu diliputi perkara-perkara yang dibenci (oleh jiwa) dan neraka itu diliputi perkara-perkara yang disukai syahwat.”(HR. Muslim) untuk meraih kenikmatan surga membutuhkan kesabaran yang ekstra, dan perjuangan yang besar dengan amalan shalih.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ

Tafsir Juz 'Amma / Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Karena ia lebih mengutamakan hawa nafsunya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Kami telah menganugerahkan itu semua kepada manusia, tetapi mengapa dia tidak mau menempuh jalan yang mendaki dan sukar, padahal itu baik baginya' melakukan kebaikan tidak jarang memerlukan perjuangan dan kesabaran. Begitulah kehidupan dunia, semuanya terasa berat. 12. Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu, sehingga manusia merasa berat untuk menempuhnya'.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Balad Ayat 12 Arab-Latin, Surat Al-Balad Ayat 13 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Balad Ayat 14, Terjemahan Tafsir Surat Al-Balad Ayat 15, Isi Kandungan Surat Al-Balad Ayat 16, Makna Surat Al-Balad Ayat 17

Category: Surat Al-Balad

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!