Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Balad Ayat 10

وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ

Arab-Latin: Wa hadaināhun-najdaīn

Terjemah Arti: Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan,

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

8-10. Bukankah kami telah memberinya sepasang mata untuk melihat, Lidah dan dua bibir untuk berkata, Kami jelaskan baginya dua jalan: kebaikan dan keburukan?

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

10. Dan kami tunjukkan kepadanya jalan kebaikan dan jalan kebatilan.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh di bawah asuhan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

10. Kami jelaskan kepadanya dua jalan yaitu kebaikan dan keburukan, dan kami perkenalkan kepadanya akibat dari masing-masing jalan itu agar bisa memilihnya?

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

8-10. Kemudian Allah menjelaskan dengan menyebutkan sebagaian nikmat yang telah ia berikan kepada manusia sesat dan tertipu, Allah berkata : Apakah ia tidak mengetahui bahwa Kami yang menciptakan kedua matanya sehingga ia dapat melihat denganya ? Dan lisannya yang memiliki dua bibir (atas dan bawah) yang ia berbicara dengannya ? Dan Kami telah beri petunjuk kepadanya menuju jalan kebaikan dan keburukan.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Penggunaan kata { النجدين } dalam surah ini adalah penyesuaian dengan keadaan surah yang awalannya menggunakan kata { كبد } yang masing-masing saling berkaitan dengan makna kesusah payahan atau usaha yang keras, adapun kata " النجدين " berarti dataran tinggi atau tanah yang tinggi, dan jika sesorang ingin mencapai puncaknya harus dengan usaha yang keras, sedangkan makna " الكبد " adalah keras atau susah yang dengan cara itu manusia diciptakan.

Li Yaddabbaru Ayatih / Lajnah Ilmiah Markaz Tadabbur

8-10. Kemudian Allah menegaskannya dengan berbagai nikmat seraya berfirman, “BUkankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata, lidah, dan dua buah bibir,” untuk keindahan, penglihatan, untuk berbicara, dan manfaat-manfaat penting lainnya. Semua ini adalah kenikmatan dunia.
Selanjutnya Allah berfirman tentang kenikmatan agama, “Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan,” yaitu jalan kebaikan dan keburukan. Kami menjelaskan antara petunjuk dan kesesatan padanya. Kenikmatan-kenikmatan besar ini mengharuskan manusia untuk menunaikan hak-hak Allah serta bersukur atas segala nikmatNya, serta tidak digunakan untuk mendurhakai Allah.

Tafsir as-Sa'di / Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

{ وَهَدَيْنَاهُ } Dan kami tunjukkan kepadanya { النَّجْدَيْنِ } dua jalan yang berbeda, yaitu jalan yang benar agar ia berjalan diatasnya, dan jalan yang sesat agar dia menjauh darinya, dikatakan dalam riwayat lain : yakni kami bimbing anak bayi yang baru lahir untuk meraih kedua susu ibunya, siapakah yang membimbingnya, dialah Allah yang maha pengasih lagi maha pemurah.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ

Tafsir Juz 'Amma / Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Yakni kebaikan dan kejahatan serta mana petunjuk dan mana kesesatan. Hal ini merupakan nikmat yang sangat besar yang seharusnya seorang hamba mau memenuhi hak-hak Allah Subhaanahu wa Ta'aala, bersyukur kepada-Nya atas nikmat-nikmat-Nya dan tidak menggunakan nikmat tersebut untuk bermaksiat kepada-Nya. Namun sayang, sebagaimana diterangkan pada ayat selanjutnya, ia tidak mau melakukannya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


8-10. Allah-lah yang berkuasa atasnya dan melihat setiap perbuatannya. Bukankah kami telah menjadikan untuknya sepasang mata untuk membantunya melihat sekeliling, dan lidah dan sepasang bibir untuk memungkinkannya mencecap, berbicara, dan memberi penjelasan kepada orang lain, dan bukankah kami juga telah menunjukkan kepadanya dua jalan, yaitu kebaikan dan keburukan, kebenaran dan kebatilan, melalui fitrah, akal, dan petunjuk lain' kami sudah memberinya petunjuk, lalu manusia itu sendiri yang akan memutuskan jalan hidupnya; apakah memilih jalan kesesatan atau kebenaran. 11. Kami telah menganugerahkan itu semua kepada manusia, tetapi mengapa dia tidak mau menempuh jalan yang mendaki dan sukar, padahal itu baik baginya' melakukan kebaikan tidak jarang memerlukan perjuangan dan kesabaran. Begitulah kehidupan dunia, semuanya terasa berat.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Balad Ayat 11 Arab-Latin, Surat Al-Balad Ayat 12 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Balad Ayat 13, Terjemahan Tafsir Surat Al-Balad Ayat 14, Isi Kandungan Surat Al-Balad Ayat 15, Makna Surat Al-Balad Ayat 16

Category: Surat Al-Balad

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!

Kandungan Surat Al Balad Ayat 10 Al Balad 10 Qs Al Balad Ayat 10 Surat Al Balad Ayat 10