Quran Surat Ali ‘Imran Ayat 87


Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

أُولَٰئِكَ جَزَاؤُهُمْ أَنَّ عَلَيْهِمْ لَعْنَةَ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

Arab-Latin: Ulā`ika jazā`uhum anna 'alaihim la'natallāhi wal-malā`ikati wan-nāsi ajma'īn

Terjemah Arti: Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya laknat Allah ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya,

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Mereka orang-orang yang zolim itu, balasan bagi mereka sesungguhnya laknat Allah dan para malaikat dan manusia semuanya akan ditimpakan kepada mereka,maka mereka terusir dari rahmat Allah.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia


Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

87. Sesungguhnya balasan bagi orang-orang zalim yang memilih kebatilan itu ialah mereka akan dilaknat oleh Allah, para Malaikat dan seluruh manusia. Maka mereka semua dijauhkan dari rahmat Allah dan terusir darinya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

87-89. Mereka adalah orang-orang yang jauh dari kebenaran. Balasan bagi orang-orang yang murtad adalah dijauhkan dari rahmat Allah, dilaknat oleh para malaikat dan manusia, kekal di dalam neraka selamanya; kecuali orang-orang yang bertaubat dari kemurtadan mereka dengan sebenar-benarnya dan memperbaiki amalan mereka, niscaya Allah akan menerima taubat mereka, Allah Maha Mengampuni dosa-dosa dan Maha Pengasih kepada hamba-hamba-Nya.


Syeikh Ibnu Taimiyah berkata: “Allah mengabarkan bahwa orang yang bertambah kekafirannya setelah beriman maka tidak akan diterima taubatnya. Di sini Allah membedakan antara orang yang kafir dan bertambah kekafirannya dengan orang yang hanya kafir saja dalam penerimaan taubat, yang pertama taubatnya tidak diterima sedangkan yang kedua taubatnya diterima. Maka barangsiapa yang menganggap semua kekafiran setelah beriman, akan diterima taubatnya maka ia telah menyelisihi apa yang ada dalam al-Qur’an.” (as-Sharim al-Maslul 374).

Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah

87. أُو۟لٰٓئِكَ ( Mereka itu)
Yakni orang-orang yang murtad tadi.

عَلَيْهِمْ لَعْنَةَ اللهِ ( laknat Allah ditimpakan kepada mereka)
Yakni pengusiran dari kasih sayang Allah.

وَالْمَلٰٓئِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ ( (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya)
Yakni orang-orang murtad tersebut berhak mendapatkan itu selama mereka tidak bertaubat.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

87 Mereka itu yang kufur setelah beriman, balasannya ialah: dijauhkan dari rahmat Allah, dan laknat malaikat dan manusia seluruhnya. Inilah azab bagi orang yang murtad.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

Mereka itu balasannya ialah laknat Allah atas mereka dan (laknat) malaikat dan manusia semuanya.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

86-88. Maksudnya, bahwa sangatlah tidak mungkin Allah memberikan petunjukNya kepada suatu kaum yang telah mengenal keimanan, lalu masuk ke dalamnya dan bersaksi bahwasanya Rasul itu adalah haq kemudian mereka keluar kembali kepada kondisi mereka dahulu, berbalik dan berkhianat; karena mereka telah mengetahui kebenaran lalu mereka menolaknya. Dan karena kondisi seperti itulah yang menyebabkan Allah menghukum mereka dengan terjerembab kembali dan terbaliknya hati mereka sebagai suatu balasan buat mereka, di mana mereka telah mengetahui kebenaran namun meninggalkannya, dan kebatilan namun lebih memilihnya, hingga Allah memalingkannya kepada apa yang dia sendiri memalingkan dirinya kepadanya.
Mereka itulah yang mana, “laknat Allah ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya.” Mereka kekal dalam laknat dan azab tersebut. “Tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka ditangguhkan,” karena telah datang ketentuan Allah, karena Allah telah memanjangkan usia mereka di mana mereka mengingat apa yang harus diingat dan telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

Jika mereka tetap kafir dan tidak mau bertobat, maka mereka itu, balasannya ialah ditimpa laknat Allah, yakni dijauhkan dari rahmat-Nya. Selama mereka mendapat laknat Allah, maka para malaikat akan berulang-ulang melaknatnya, dan bahkan manusia seluruhnya juga melaknatnya, yakni melihatnya dengan pandangan hina. Sementara di akhirat, mereka akan dimasukkan ke dalam neraka dan kekal di dalamnya. Mereka juga tidak akan diringankan azabnya, dan mereka tidak diberi penangguhan sedikit pun yang memungkinkan mereka mengajukan alasan.

Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Related: Quran Surat Ali ‘Imran Ayat 88 Arab-Latin, Quran Surat Ali ‘Imran Ayat 89 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Quran Surat Ali ‘Imran Ayat 90, Terjemahan Tafsir Quran Surat Ali ‘Imran Ayat 91, Isi Kandungan Quran Surat Ali ‘Imran Ayat 92, Makna Quran Surat Ali ‘Imran Ayat 93

Category: Surat Ali 'Imran


Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!