Quran Surat An-Naba Ayat 32

حَدَآئِقَ وَأَعْنَٰبًا

Arab-Latin: ḥadā`iqa wa a'nābā

Terjemah Arti: (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,

Tafsir Quran Surat An-Naba Ayat 32

31-35. Sesungguhnya orang orang yang takut kepada tuhan mereka dan beramal shalih mendapatkan keberuntungan dengan masuk surga. Mereka mendapatkan kebun-kebun besar dan buah anggur. Mereka mendapatkan istri-istri yang berusia muda,buah dada mereka montok,usia mereka sebaya, Dan mereka punya gelas gelas yang penuh dengan khamar, Mereka tidak mendengar kata kata batil di dalam surge,sebagian tidak dusta kepada sebagian lainnya.

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

32. Yaitu kebun-kebun dan buah-buahan anggur.

📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

32. Mereka mendapatkan kebun-kebun penuh pepohonan, buah-buahan dan kebun anggur

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

31-35. Kemudian Allah mulai menjelaskan balasan bagi hambanya yang bertakwa. Allah mengkabarkan bahwasanya orang-orang yang bertakwa yaitu mereka yang taat kepada Rabb nya di dunia akan menang dengan kemuliaan dan balasan yang besar di surga yang penuh nikmat. Dan bagi mereka kebun-kebun yang terkumpul di dalamnya, yang terdapat buah-buahan yang lezat, begitu juga baginya pohon-pohon anggur. Bagi mereka istri-istri yang jelita, yang memiliki buah dada yang montok, yang tidak kendor. Dan wanita-wanita tersebut umurnya sama merata, yaitu berumur remaja, begiu juga istri dari hamba yang bertakwa dimana Allah ciptakan mereka dalam sebaik-baik rupa dari bidadari. Dan mereka (ahli surga) memiliki gelas yang berisi khamr lezat untuk mereka minum. Dan mereka tidaklah mendengar suara di surga kecuali dari yang baik-baik saja, dan tidak mendengar ucapan-ucapan bathil. Tidak juga ucapan-ucapan yang mengandung dosa dan juga tidaklah mereka mendengar ucapan-ucapan yang tidak bermanfaat.

📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Setelah Allah menjelaskan kondisi orang-orang yanag berdosa, selanjutnya Allah menjelaskan tempat kembali orang-orang yang bertakwa seraya berfirman ,”Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapatkan kemenangan,” yakni orang-orang yang menjaga diri dari murka Rabb mereka dengan berpegang teguh pada ketaatan kepadaNya dan menjaga diri dari kemaksiatan. Mereka mendapatkan kemenangan, keselamatan, dan jauh dari neraka. Dalam kemenangan ini mereka mendapatkan, “kebun-kebun,” yaitu kebun-kebun yang mengumpulkanb berbagai jenis pohon rindang dengan buah yang di sela-sealnya terpancar sungai. Allah menyebutkan anggur secara khusus karena sangat diinginkan hati dan banyak di kebun itu. Mereka mendapatkan istri-istri sesuai keinginan diri mereka,”dan gadis-gadis remaja,” yaitu gadis-gadis remaja yang buah dada mereka belum menurun lantaran meraka masih remaja , kuat, dan elok, “yang sebaya,” yakni usia mereka hampir sama. Di antara kebiasaan gadis remaja sebaya adalah saling bergaul dan berteman. Itulah kala mereka berusia tiga puluh tiga tahun yang merupakan usia wanita paling sempurna, “dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman),” yakni, penuh berisi minuman yang lezat untuk para peminumnya,”didalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia,” yakni perkataan yang tidak berguna ,”dan tidak (pula perkataan ) dusta,” yaitu dosa sebagaimana disebutkan dalam firman Allah,
“Mereka tidak mendengar didalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulakn dosa, akan tetapi mereka mendengar ucapan salam .”(Al-Waqi’ah:25-26).
Allah memberi pahala besar bagi mereka ini adalah murni karena karunia dan kebaikanNya,”sebagai balasan dari Rabbmu dan pemberian yang cukup banyak,” karena amal perbuatan yang dituntunkan Allah pada merekan dan dijadikannya sebagai sebab menggapai kemulaiaanNya.

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

Dan bagi orang-orang yang bertaqwa akan Allah memuliakan mereka dengan kebun-kebun yang penuh dengan buah anggur yang segar,

📚 Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan, anggota Lajnah Daaimah (Komite Fatwa Majelis Ulama KSA)

Kemudian Allah Ta’ala menggambarkan sedikit tentang kemenangan itu, Allah berfirman: حَدَائِقَ وَأَعْنَابًا “(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,” Kata حَدَائِق [Hada-iqa] adalah mentuk jamak dari حَدِيْقَة [Hadiiqatun] maknanya: Taman-taman, yang pohon-pohonan besar, rimbun dan bermacam-macam. وَأَعْنَابًا “dan buah anggur,” kata اَلْأَعْنَابُ [al-A’naab] bentuk jamak dari العِنَبُ [al-‘inab], itu adalah salah satu jenis kebun-kebun yang adalah, namun Allah menyebutnya secara khusus karena memiliki kemulian.
وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا “dan gadis-gadis remaja yang montok payudaranya lagi sebaya” kata اَلْكَوَاعِب [al-Kawa’ib] adalah bentuk jamak dari كَاعِب maknanya adalah wanita yang montok payudaranya dan belum turun, menonjol jelas bagai matakaki, bentuk dada ini adalah bentuk paling sempurna dan indah: أَتْرَابًا [Atraaban]“Sebaya” usianya sebaya tidak ada perbedaan usia satu dengan lainnya tidak seperti di dunia, karena jika usianya berbeda-beda, bisa jadi jika ditimbang akan berbeda beda, bisa jadi salah satunya akan merasa sedih jika berbeda dengan yang lain, namun mereka semua satu usia.

📚 Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, ulama besar abad 14 H

Kemenangan dan kebahagiaan yang akan mereka dapatkan di antaranya berupa kebun-kebun yang rindang, indah, damai, dan sejuk; dan buah anggur yang kelezatan rasanya sangat berbeda dari anggur dunia meski memiliki sebutan yang sama. Inilah bentuk kenikmatan lingkungan dan makanan di surga. 33. Dan Allah sediakan pula bagi mereka sebagai kenikmatan seksual dan pemberi ketenteraman hati, bidadari surga yaitu gadis-gadis yang cantik jelita, berpayudara montok, yang umur mereka sebaya.

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Terkait: « | »

Kategori: 078. An-Naba