Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat An-Naba Ayat 9

وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا

Arab-Latin: Wa ja'alnā naumakum subātā

Terjemah Arti: Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Kami menjadikan tidur kalian sebagai saat istirahat bagi badan kalian,padanya kalian merasa tenang dan diam?

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

9. Kami telah menjadikan tidurmu sebagai jeda dari kegiatanmu, dan sebagai istirahat untuk badanmu

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

6-16. Allah menyebutkan Sembilan dalil yang menunjukkan atas ke Maha Mampuan-Nya atas membangkitkan dari yang mati dan menghidupkannya kembali. Allah berkata : Bukankah Kami yang menciptakan bumi dan menjadikannya terhampar bagi kalian ? dan kalian dapat bergerak sebagaimana yang kalian inginkan ? Dan bukankah kami ciptakan pada bumi itu gunung dan kami jadikan kokoh tertancap hingga kalian tidak terpental dan juga terguncang ? Dan bukankah kami jadikan segolongan laki-laki dan juga perempuan bagi kalian agar supaya berkembang biak dan memperbanyak keturunan ? Dan bukankah kami jadikan tidur bagi kalian sebagai pemutus aktivitas kalian dan sebagai waktu istirahat bagi tubuh-tubuh kalian ? Dan bukankah kami jadikan malam dengan kegelapannya agar supaya kalian menetap di tempat-tempat tinggal kalian dan beristirahat dari segala sesuatunya agar kembali dapat menyonsong kehidupan di siang harinya ? Dan bukankah malam adalah waktu bagi manusia untuk kembali (mencari tempat tinggal) bagi raga, karena kegelapannya yang senantiasa pekat menutupi, sebagaimana pakaian yang menutupi tubuh ? Dan bukankah kami jadikan siang dengan cahayanya agar manusia senantiasa beraktivitas menyongsong kehidupannya ? Dan bukankah kami ciptakan tujuh langit di atas kalian yang nyata tegaknya serta kokoh dan padat, tidaklah padanya terdapat keretakan (celah) dan tidak juga keretakan ? Dan bukankah kami jadikan matahari yang terkumpul padanya diantara cahaya dan panas ? Maka cahaya tersebut menjadikan makhluk dapat melihat dan panas menjadikan tumbuhan dapat ber foto sintesis dan manusia dapat memanfaatkannya. Dan bukankah kami turunkan air yang sangat banyak dari langit yang terkumpul ?; Agar supaya menumbuhkan biji-bijian dan tumbuhan, begitu juga kebun-kebun, taman-taman terkumpul di dalamnya pepohonan dan cabang-cabang dari rantingnya. Kesimpulannya dari dalil-dalil yang telah disebutkan adalah, barangsiapa yang mampu menciptakan atas segala sesuatu yang telah disebutkan tadi maka mampu pula untuk menghidupkan manusia setelah matinya.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

9. Dan kami jadikan tidur kalian sebagai istirahat dari aktifitas kalin.

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

Ayat 6-16
Maksudnya, bukankah kami telah memberikan kalian berbagai nikmat agung, kami menjadikan untuk kalian,
“bumi itu sebagai hamparan,” yaitu dihamparkan dan ditundukkan bagi kalian dan untuk kepentingan kepentingan berupa tanah garapan, tempat tinggal dan jalan.
“Dan gunung gunung sebagi pasak,” mengokohkan bumi agar tidak berguncang bersama kalian. “Dan kami jadikan kamu berpasang pasangan,” yakni lelaki dan perempuan dari jenis yang sama agar masing masing dari keduanya merasa tentang pada yang lain dan membentuk rasa cinta dan kasih serta membuahkan keturunan dari keduanya. Dan termasuk dalam karunia ini adalah nikmatnya wanita yang dinikahi.
“Dan kami jadikan tidurmu untuk istirahat,“ yakni sebagai istirahat bagi kalian dan sebagai pemutus pekerjaan yang jika terus dilakukan akan membahayakan badan. Allah menjadikan malam dan tidur sebagai penutup agar gerakan gerakan mereka yang membahayakan menjadi tenang dan mereka mendapatkan kenyamanan yang bermanfaat.
“Dan kami bangun di atas kamu tujuh lapis (langit) yang kokoh,” yakni tujuh langit yang amat kuat dan kokoh. Allah menahannya dengan kusasanya dan menjadikannya sebagai atap bagi bumi. Padanya terdapat berbagai manfaat bagi manusia. Karena itulah Allah menyebutkan di antara manfaat matahari seraya berfirman,
“Dan kami jadikan pelita yang amat terang (matahari).” Allah mengingatkan manusia pada matahari berupa nikmat cahayanya yang menjadi kebutuhan vital bagi mereka dan pada panasnya, karena padanya terdapat berbagai manfaat, seperti untuk mematangkan (buah-buahan).
“Dan kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,“ yakni sangat deras,
“supaya kami tumbuhkan dengan air itu biji bijian,” seperti gandum, jagung, beras dan lainnya yang menjadi makanan manusia,
“dan tumbuh tumbuhan,” mencakup seluruh tumbuh tumbuhan yang dijadikan Allah sebagai makanan untuk binatang ternak mereka,
“dan kebun kebun yang lebat,” yaitu kebun kebun yang lebat, yang di dalamnya terdapat berbagai macam buah buahan yang lezat. Untuk itu, Dzat yang memberi kalian berbagai nikmat agung yang tidak terkira dan terhitung jumlahnya ini, bagaimana bisa kalian kufuri dan kalian dustakan berita yang dikabarkan pada kalian tentang hari kebangkitan dan pengumpulan nanti? Atau mengapa kalian menggunakan nikmat-nikmat Allah untuk bermaksiat dan untuk menentangnya?

Tafsir as-Sa'di / Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Tidur kalian dimalam hari agar kalian beristirahat dengan tenang dan nyaman, ( سُبَاتَا )istirahat yang dimana semua gerakan terhenti, semua makhluk menjadi tenang, dan suara-suara juga ikut tenang, dan asal kata dari ( سُبَتا ) adalah ( السَبْت ) : yaitu terputus, maka makna yang sebenarnya dari kata ( سُبَاتَ ) adalah terputusnya atau terhentiya semua kesibukan dan gerakan-gerakan; agar kalian bisa tenang dalam tidur kalian, dan sungguh ini merupakan nikmat dari Allah subhanahu wata'ala.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا
“dan Kami jadikan tidur kalian sebagai peristirahatan ”
Maknanya: Sebagai pemutus rasa lelah. Tidur dapat memutus rasa lelah yang dirasakan sebelumnya, sehingga manusia akan kembali bersemangat untuk melakukan kegiatan setelahnya. Oleh kerenanya, anda akan dapati seseorang yang kelelahan kemudian ia tidur akan terasa lega dan kembali bersemangat, ini adalah di antara kenikmatan dan ini juga di antara tanda-tanda kekuasaan Allah Ta’ala: وَمِنْ آيَاتِهِ مَنَامُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاؤُكُمْ مِنْ فَضْلِهِ “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. ” (QS. Ar-Rum: 23)

Tafsir Juz 'Amma / Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Bagi badanmu yang jika tidak diistirahatkan tentu akan memadharratkan badanmu. Oleh karena itu, Allah Subhaanahu wa Ta'aala menjadikan malam dan tidur meliputi manusia untuk menghentikan gerakan mereka dan agar tercapai istirahat yang bermanfaat.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Dan bukankah kami telah pula menjadikan tidurmu untuk istirahat dari kepenatan bekerja di siang hari sehingga kamu bisa kembali bekerja esok hari dengan tenaga baru' tidur laksana kematian sesaat. Bangun tidur merupakan permisalan kecil hari kebangkitan. Mengapa orang musyrik masih saja mengingkari hari kebangkitan'10. Dan bukankah kami telah menjadikan malam yang gelap gulita menutupi suatu wilayah di bumi sebagai-mana pakaian menutupi jasad manusia'

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat An-Naba Ayat 10 Arab-Latin, Surat An-Naba Ayat 11 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat An-Naba Ayat 12, Terjemahan Tafsir Surat An-Naba Ayat 13, Isi Kandungan Surat An-Naba Ayat 14, Makna Surat An-Naba Ayat 15

Category: Surat An-Naba

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!

An Naba Ayat 9 Tafsir Surat An Naba Ayat 9 Annaba Dan Arti Dengan Bhs Tbh Keistimewaan Surat An Naba Ayat 9 Qs. An Naba Ayat 9,10,11 Beserta Artinya