Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Qiyamah Ayat 6

يَسْأَلُ أَيَّانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ

Arab-Latin: Yas`alu ayyāna yaumul-qiyāmah

Terjemah Arti: Ia berkata: "Bilakah hari kiamat itu?"

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

5-6. Manusia mengingkari kebangkitan, dia ingin tetap berbuat dosa pada umurnya yang tersisa, orang kafir ini bertanya sebagai ungkapan tidak mungkinnya Hari Kiamat terjadi, “Kapankah Hari Kiamat?”

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

6. Dia bertanya dengan maksud menunjukkan mustahilnya kejadian hari kiamat, “Kapan kiamat terjadi?”

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

6. يَسْـَٔلُ أَيَّانَ يَوْمُ الْقِيٰمَةِ (Ia berkata: “Bilakah hari kiamat itu?”)
Yakni ia bertanya: “kapan terjadi hari kiamat?” Ia menanyakan hal ini karena menganggapnya mustahil terjadi dan sebagai olokan.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

6. Mereka bertanya kapan hari kiamat itu terjadi? Dengan maksud mengejek

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

5-6. Allah mengabarkan bahwa orang kafir mengingkari hari kebangkitan dan perhitungan (hisab). Ia tidak hanya mengingkari kebangkitan, akan tetapi tetap melanjutkan atas dosa dan hawa nafsunya serta melakukan kemaksiatan apapun yang ia mau. Oleh karena itu engkau akan tahu bahwa ia akan bertanya dengan pertanyaan yang menyindir, mengolok-olok dan mengajak untuk menjauhi urusannya, kafir itu berkata : Kapan sebenarnya hari kiamat itu ?

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

5-6. Keingkarannya pada Kuasa Allah bukan karena kurangnya dalil dan bukti yang menunjukkan atas hal itu, tapi keingkarannya berasal dari dirinya sendiri, karena tujuan dan maksudnya memang untuk mendustakan Hari Kebangkitan yang ada di hadapan matanya. ‘Al-fujuur’ berarti berdusta secara sengaja.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Sambil mengolok-olok dan mendustakan.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


5-6. Kepastian kiamat tidak diragukan lagi, tetapi manusia hendak membuat maksiat terus-menerus. Manusia tidak menyadari sama sekali atas akibat perbuatannya. Justru dengan nada menantang dia bertanya, 'kapankah hari kiamat yang diancamkan itu''7-10. Atas pertanyaan kaum pendurhaka yang tujuannya untuk mengejek maka ayat ini menegaskan ancamannya kepada mereka. Maka apabila mata terbelalak karena ketakutan, dan bulan pun telah hilang cahayanya, lalu matahari dan bulan dikumpulkan, dan saat itulah kiamat terjadi. Pada hari itu manusia berkata, 'kemana tempat lari untuk menyelamatkan diri'' sama sekali tidak ada tempat yang aman.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Qiyamah Ayat 7 Arab-Latin, Surat Al-Qiyamah Ayat 8 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Qiyamah Ayat 9, Terjemahan Tafsir Surat Al-Qiyamah Ayat 10, Isi Kandungan Surat Al-Qiyamah Ayat 11, Makna Surat Al-Qiyamah Ayat 12

Category: Surat Al-Qiyamah

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!