Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Muddatstsir Ayat 10

عَلَى الْكَافِرِينَ غَيْرُ يَسِيرٍ

Arab-Latin: 'alal-kāfirīna gairu yasīr

Terjemah Arti: Bagi orang-orang kafir lagi tidak mudah.

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

8-10. Ketika sangkakala telah ditiup dengan tiupan kebangkitan, hari itu adalah waktu yang sulit bagi orang-orang kafir, tidak mudah bagi mereka untuk menghadapi perhitungan amal dan kengerian lainnya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

9-10. Hari itu adalah benar-benar hari yang penuh huru-hara dan kesulitan bagi orang kafir, tidak ada kemudahan sedikitpun bagi mereka

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

8-10. Allah menyebutkan dari sisi hari kiamat, Allah berkata : Maka jika telah ditiup wahai Nabi Allah, yaitu ditiupnya sangkakala, yaitu tiupan kebangkitan, maka ia termasuk tiupan yang kedua, dimana setelahnya akan ada pembalasan dan hisab. Ketahuilah, pada hari itu akan menjadi hari yang sulit bagi orang-orang kafir dan para pengingkar agama Allah, tidaklah mudah bagi mereka dan apa yang setelahnya, dan sebagian dari rahmat Allah kepada hambanya yang beriman, Allah berkata : عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ غَيْرُ يَسِيرٍۢ, artinya : Bagi orang-orang kafir tidaklah mudah; Pada ayat ini terdapat kelembutan dan keramahan dengan sebab kondisi hari kiamat akan dimudahkan bagi orang-orang beriman.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

8-10. Yaitu bila sangkakala ditiup untuk bangkit dari kubur, semua manusia dikumpulkan untuk dibangkitkan, “maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit,” karena banyaknya huru hara dan kedahsyatannya, “bagi orang-orang kafir lagi tidak mudah,” karena mereka telah putus asa dari berbagai kebaikan dan yakin akan binasa. Kontekstualnya, hari itu mudah bagi orang-orang yang beriman sebagaimana yang difirmankan Allah, “Orang-orang kafir berkata, ‘Ini adalah hari yang sulit’.”

Tafsir as-Sa'di / Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Karena banyak penderitaannya. Hal ini menunjukkan bahwa yang demikian mudah bagi orang-orang mukmin.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


8-10. Kesulitan dalam dakwah tidaklah seberapa, akan ada saat yang lebih sulit lagi, maka apabila sangkakala ditiup yaitu hari kiamat telah tiba, maka itulah hari yang serba sulit, bagi siapa saja. Terlebih bagi orang-orang kafir yaitu yang keras kepala mengingkari kebenaran, pada hari itu tidak mudah, keadaannya akan diliputi kesulitan yang dahsyat. 11-13. Di antara tokoh pendurhaka yang menjadi latar belakang turunnya ayat-ayat ini dan akan mengalami kesulitan pada hari kiamat adalah al-walid bin al-Mugirah. Terhadap tokoh ini dan siapa saja yang perilakunya sama dengan al-walid, maka Allah menegaskan demikian, biarkanlah aku yang bertindak terhadap orang yang aku sendiri telah menciptakannya, tanpa bantuan dari siapa pun. Penciptaan manusia pastilah melibatkan kedua orang tua, namun pada ayat ini peran itu dinafikan karena menunjukkan ancaman yang serius terhadap yang durhaka. Dan orang tersebut juga aku berikan baginya kekayaan yang melimpah melalui sebab-sebab yang telah ditetapkan, dan juga anugerah berupa anak-anak yang selalu bersamanya, .

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Muddatstsir Ayat 11 Arab-Latin, Surat Al-Muddatstsir Ayat 12 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Muddatstsir Ayat 13, Terjemahan Tafsir Surat Al-Muddatstsir Ayat 14, Isi Kandungan Surat Al-Muddatstsir Ayat 15, Makna Surat Al-Muddatstsir Ayat 16

Category: Surat Al-Muddatstsir

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!