Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Nuh Ayat 15

أَلَمْ تَرَوْا كَيْفَ خَلَقَ اللَّهُ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا

Arab-Latin: A lam tarau kaifa khalaqallāhu sab'a samāwātin ṭibāqā

Terjemah Arti: Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

11-16. Bila kalian bertaubat dan beristigfar, niscaya Allah menurunkan kepada kalian hujan deras yang terus-menerus, memperbanyak anak-anak dan harta kalian, membuatkan untuk kalian kebun-kebun yang indah dengan buah-buahan yang kalian nikmati, membuatkan untuk kalian sungai-sungai yang darinya kalian menyiram kebun-kebun kalian dan memberi minum ternak-ternak kalian. Mengapa kalian wahai kaumku, tidak takut kepada keagungan Allah dan kekuasaanNya, sementara Allah telah menciptakan kalian dalam beberapa tahapan: setetes air, kemudian segumpal darah, kemudian seonggok daging, kemudian tulang dan daging? Tidakkah kalian melihat bagaimana Allah menciptakan tujuh langit yang sebagian di atas sebagian lainnya, menciptakan rembulan yang bercahaya di langit, dan menjadikan matahari sebagai lampu bagi penduduk bumi?

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

15. Tidakkah kalian melihat bagaimana Allah menciptakan tujuh langit, satu langit di atas langit yang lain.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

15. Apakah kalian tidak melihat bagaimana Allah menciptakan tujuh langit yang bertingkat-tingkat satu sama lain?!

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

13-16. Berkata Nuh kepada kaumnya : Mengapa kalian wahai kaum, tidak takut kepada Allah dan dari kebesaran-Nya serta keagungan-Nya. Dialah yang menciptakan kalian dari ketiadaan. Dan Allah menciptakan kalian dengan tahapan-tahapan setelah sempurnanya penciptaan-Nya. Nuh juga berkata : Tidakkah kalian melihat dan menyaksikan bagaimana Allah menciptakan langit yang tujuh dan menjadikannya dari yang tiada, dan menjadikan setiap langit di atas langit yang lainnya. Allah jadikan bulan ini memiliki cahaya untuk menyinari penghuni bumi, dan menjadikan matahari sebagai pelita dan dibutuhkan cahayanya?!.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

15-16. Allah juga berdalil dengan penciptaan langit dan bumi yang lebih agung dari penciptaan manusia seraya berfirman, “Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat,” yakni masing-masing langit di atas yang lain, “dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya” bagi penduduk bumi, “dan menjadikan matahari sebagai pelita.” Di dalam ayat ini terdapat peringatan akan agungnya penciptaan berbagai hal ini serta banyaknya manfaat pada matahari dan bulan sebagai petunjuk atas rahmat Allah dan kebaikanNya yang amat luas. Dzat Yang Mahaagung lagi Maha Penyayang berhak untuk diagungkan, dicintai, ditakuti, dan diharap.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Nabi Nuh ‘alaihis salam juga berdalih terhadap adanya kebangkitan dengan penciptaan langit yang keadaannya lebih besar daripada manusia.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


15-16. Setelah ajakan kepada manusia untukmemperhatikan dirinya, ayat ini melanjutkan untuk memperhatikan alam raya. Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit yang indah serta berlapis-lapis' dan di sana di langit yang indah itu dia menciptakan bulan yang bercahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita yang cemerlang'15-16

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Nuh Ayat 16 Arab-Latin, Surat Nuh Ayat 17 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Nuh Ayat 18, Terjemahan Tafsir Surat Nuh Ayat 19, Isi Kandungan Surat Nuh Ayat 20, Makna Surat Nuh Ayat 21

Category: Surat Nuh

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!