Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Nuh Ayat 14

وَقَدْ خَلَقَكُمْ أَطْوَارًا

Arab-Latin: Wa qad khalaqakum aṭwārā

Terjemah Arti: Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

11-16. Bila kalian bertaubat dan beristigfar, niscaya Allah menurunkan kepada kalian hujan deras yang terus-menerus, memperbanyak anak-anak dan harta kalian, membuatkan untuk kalian kebun-kebun yang indah dengan buah-buahan yang kalian nikmati, membuatkan untuk kalian sungai-sungai yang darinya kalian menyiram kebun-kebun kalian dan memberi minum ternak-ternak kalian. Mengapa kalian wahai kaumku, tidak takut kepada keagungan Allah dan kekuasaanNya, sementara Allah telah menciptakan kalian dalam beberapa tahapan: setetes air, kemudian segumpal darah, kemudian seonggok daging, kemudian tulang dan daging? Tidakkah kalian melihat bagaimana Allah menciptakan tujuh langit yang sebagian di atas sebagian lainnya, menciptakan rembulan yang bercahaya di langit, dan menjadikan matahari sebagai lampu bagi penduduk bumi?

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

14. Padahal Dia telah menciptakan kalian secara bertahap; dari setetes air mani, segumpal darah, kemudian segumpal daging.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

14. وَقَدْ خَلَقَكُمْ أَطْوَارًا (Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian)
Yakni dari air mani, kemudian segumpal darah, kemudian segumpal daging, sampai menjadi ciptaan yang sempurna, sebagaimana telah disebutkan pada surat al-Mu’minun, kemudian kalian menjadi bayi, remaja, dan orang tua; maka bagaimana kalian lalai dari pengagungan kepada penciptaan kalian dengan fase-fase yang menakjubkan ini.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

14. Sungguh Allah menciptakan kalian tahap demi tahap dalam tingkatan-tingkatan perkembangan dan penciptaan yang berbeda, yaitu mulai dari air mani, kemudian menjadi segumpal darah, lalu menjadi segumpal daging sampai menjadi ciptaan yang sempurna

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

13-16. Berkata Nuh kepada kaumnya : Mengapa kalian wahai kaum, tidak takut kepada Allah dan dari kebesaran-Nya serta keagungan-Nya. Dialah yang menciptakan kalian dari ketiadaan. Dan Allah menciptakan kalian dengan tahapan-tahapan setelah sempurnanya penciptaan-Nya. Nuh juga berkata : Tidakkah kalian melihat dan menyaksikan bagaimana Allah menciptakan langit yang tujuh dan menjadikannya dari yang tiada, dan menjadikan setiap langit di atas langit yang lainnya. Allah jadikan bulan ini memiliki cahaya untuk menyinari penghuni bumi, dan menjadikan matahari sebagai pelita dan dibutuhkan cahayanya?!.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

13-14. “Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah,” yakni, kalian tidak takut pada keagungan Allah dan kalian tidak memuliakanNya, “padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian,” yakni ciptaan demi ciptaan di dalam perut ibu, kemudian dalam masa susuan, selanjutnya masa kecil, baligh, remaja hingga batas akhir ciptaan. Dzat yang sendiri dalam menciptakan dan mengatur secara sempurna harus disembah dan diesakan. Dalam sebutan permulaan penciptaan manusia terdapat adanya peringatan akan adanya hari kebangkitan dan sesungguhnya Dzat yang menciptakan manusia setelah sebelumnya tidak ada Maha Mampu untuk mengembalikan mereka setelah kematian.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Yaitu dari mani lalu menjadi segumpal darah kemudian menjadi segumpal daging dst. kemudian lahir ke dunia, lalu disusui, kemudian menjadi anak-anak, lalu menjadi besar sehingga bisa membedakan, kemudian menjadi pemuda dan menjadi orang tua dan seterusnya sampai keadaannya yang terakhir. Lihat pula surat Al Mu'minun ayat 12, 13 dan 14. Nah, Tuhan yang menciptakan sendiri dan mengatur dengan pengaturan yang indah jelas berhak satu-satunya diibadahi. Disebutkan awal penciptaan untuk mengingatkan manusia agar mereka mengakui adanya kebangkitan dan bahwa yang menciptakan mereka dari yang sebelumnya tidak ada berkuasa menghidupkan mereka kembali setelah mereka mati untuk diberikan balasan.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


13-14. Nabi nuh menasihati kaumnya seperti dijelaskan di atas dan beliau melanjutkan nasihatnya. Mengapa kamu tidak mengagungkan Allah dengan sebenarnya dan tidak takut akan kebesaran Allah' dan sungguh, dia telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian dan pertumbuhan yaitu dari nutfah, segumpal daging, kemudian menjadi janin dan bentuk yang sempurna sebagai manusia. 15-16. Setelah ajakan kepada manusia untukmemperhatikan dirinya, ayat ini melanjutkan untuk memperhatikan alam raya. Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit yang indah serta berlapis-lapis' dan di sana di langit yang indah itu dia menciptakan bulan yang bercahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita yang cemerlang'.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Nuh Ayat 15 Arab-Latin, Surat Nuh Ayat 16 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Nuh Ayat 17, Terjemahan Tafsir Surat Nuh Ayat 18, Isi Kandungan Surat Nuh Ayat 19, Makna Surat Nuh Ayat 20

Category: Surat Nuh

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!