Surat Nuh Ayat 12

وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَٰلٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّٰتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَٰرًا

Arab-Latin: Wa yumdidkum bi`amwāliw wa banīna wa yaj'al lakum jannātiw wa yaj'al lakum an-hārā

Artinya: Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.

« Nuh 11Nuh 13 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Kandungan Berharga Berkaitan Surat Nuh Ayat 12

Paragraf di atas merupakan Surat Nuh Ayat 12 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada variasi kandungan berharga dari ayat ini. Ada variasi penjelasan dari berbagai mufassirun berkaitan makna surat Nuh ayat 12, di antaranya sebagaimana tertera:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

11-16. Bila kalian bertaubat dan beristigfar, niscaya Allah menurunkan kepada kalian hujan deras yang terus-menerus, memperbanyak anak-anak dan harta kalian, membuatkan untuk kalian kebun-kebun yang indah dengan buah-buahan yang kalian nikmati, membuatkan untuk kalian sungai-sungai yang darinya kalian menyiram kebun-kebun kalian dan memberi minum ternak-ternak kalian. Mengapa kalian wahai kaumku, tidak takut kepada keagungan Allah dan kekuasaanNya, sementara Allah telah menciptakan kalian dalam beberapa tahapan: setetes air, kemudian segumpal darah, kemudian seonggok daging, kemudian tulang dan daging? Tidakkah kalian melihat bagaimana Allah menciptakan tujuh langit yang sebagian di atas sebagian lainnya, menciptakan rembulan yang bercahaya di langit, dan menjadikan matahari sebagai lampu bagi penduduk bumi?


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

12. Dan Dia memperbanyak harta dan anak-anak kalian, dan membuatkan taman-taman yang buah-buahannya bisa kalian makan, serta membuatkan untuk kalian sungai-sungai yang airnya kalian minum, mengairi tanaman-tanaman kalian dan memberi minum ternak-ternak kalian.


📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

10-13

1). Amirul Mukminin Umar bin khattab menaiki ke mimbar; Untuk meminta turun hujan, ia tidak membaca apa-apa lebih dari bacaan istighfar, dan bebrapa ayat di dalam istighfar, termasuk firman Allah ta'ala: { فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًا } "Maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun" [10] { يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا } "Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat" [11], kemudian 'Umar mengatakan: "Aku telah meminta turun hujan melalui gumpalan-gumpalan di langit yang melaluinya hujan turun"

2). Saham semakin anjlok, harga melambung, jutaan burung mati, ribuan unta mati, tanah
menjadi tandus, semua ini merupakan cobaan, jika kita memastikan dengan ayat ini, maka kelegaan akan datang kepada mereka yang tidak mengingkari janji


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

12. Allah menjadikan kalian memiliki banyak harta dan anak. Maknanya adalah Allah memperbanyak harta dan anak kalian. Allah menciptakan untuk kalian taman-taman dan sungai-sungai


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Memperbanyak harta dan anak-anak kalian, serta menjadikan kebun-kebun} kebun-kebun {dan sungai-sungai untuk kalian


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

10-12. “Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Rabbmu’.” Yakni, tinggalkan dosa kalian dan mintalah ampunan pada Allah atas dosa-dosa kalian itu, “sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun,” yang banyak ampunanNya bagi orang yang bertaubat dan meminta ampun.
Nabi Nuh mendorong kaumnya untuk meminta ampunan atas segala dosa serta melakukan apa-apa yang mendatangkan pahala dan terhindar dari siksa. Nabi Nuh juga mendorong mereka pada kebaikan dunia yang disegerakan seraya berkata “Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,” yakni, hujan lebat yang menghidupkan negeri dan manusia, “dan membanyakkan harta dan anak-anakmu,” yakni memperbanyak harta yang dengan harta itu kalian bisa mendapatkan apa saja yang kalian inginkan dan juga anak-anak kalian, “dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai,” inilah di antara puncak kenikmatan dan tuntutan dunia.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 5-20
Allah SWT memberitahukan tentang hamba dan RasulNya, nabi Nuh bahwa dia mengadu kepada Tuhannya SWT tentang apa yang dia jumpai pada kaumnya dan kesabarannya dalam menghadapi mereka pada masa yang panjang, yaitu sembilan ratus lima puluh tahun, yang selama itu dia menerangkan dan menjelaskan kepada kaumnya dan menyeru mereka ke jalan petunjuk dan jalan yang lurus. Jadi Allah SWT berfirman: (Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang) yaitu aku terus menyeru mereka malam dan siang karena menjalankan perintahMu dan taat kepadaMu (maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran) (6)) yaitu setiap kali aku menyeru mereka untuk mendekati kebenaran, maka mereka lari dan menyimpang darinya (Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (ke mukanya)) yaitu mereka menutupi telinganya agar tidak mendengar seruan yang aku serukan kepada mereka. Sebagaimana yang dilakukan orang-orang kafir Quraisy: (Dan orang-orang yang kafir berkata, "Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan Al-Qur’an ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan (mereka)" (26)) (Surah Fushshilat)
(dan menutupkan bajunya (ke mukanya)) mereka menutupi kepalanya agar tidak dapat mendengar apa yang dia katakan (dan mereka tetap (mengingkari)) yaitu mereka terus-menerus dalam kemusyrikan dan kekafiran yang besar dan parah.
(dan menyombongkan diri dengan sangat) yaitu, mereka menolak mengikuti kebenaran dan tunduk kepadanya (Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan (8)) yaitu dengan terang-terangan di kalangan manusia (kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) secara terbuka) yaitu dengan pembicaraan yang jelas dan suara yang lantang (dan dengan diam-diam) antara aku dan mereka. Nabi Nuh membuat beragam seruannya kepada mereka agar seruannya lebih berkesan pada mereka.
(maka aku berkata (kepada mereka), "Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun” (10)) yaitu kembalilah kepadaNya dan tinggalkanlah apa yang biasa kalian lakukan dan bertaubatlah kepadaNya dari dekat, karena sesungguhnya barangsiapa yang bertaubat kepadaNya, maka Dia menerima taubatnya, sekalipun dosa-dosanya besar dalam kekafiran dan kemusyrikan. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (maka aku berkata (kepada mereka),' Mohonlah ampunan kepada Tuhan-mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun (10) niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu” (11)) yaitu, hujan yang terus-menerus
Firman Allah SWT: (dan memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai (12)) yaitu jika kalian bertaubat kepada Allah, memohon ampun dan taat kepadaNya, maka Dia akan memperbanyak rezeki kalian dan menyirami kalian dengan keberkahan dari langit dan menumbuhkan bagi kalian keberkahan bumi sehingga bumi menumbuhkan tanamannya, dan menyuburkan bagi kalian air susu ternak kalian dan memberi kalian banyak harta dan anak-anak, yaitu memberi kalian harta dan anak-anak, dan menjadikan bagi kalian kebun-kebun yang di dalamnya terdapat berbagai macam buah-buahan dan di tengah-tengahnya sungai-sungai yang mengalir. Ini merupakan seruan dengan anjuran. Kemudian menyeru mereka dengan cara mengancam, jadi dia berkata: (Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah? (13)) yaitu keagunganNya, Pendapat itu dikatakan Ibnu Abbas dan Mujahid
Ibnu Abbas berkata bahwa kalian tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang sebenar-benarnya. yaitu, mengapa kalian tidak takut kepada azab dan pembalasanNya (Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian? (14)) Dikatakan bahwa yang dimaksud adalah dari air mani, kemudian menjadi sesuatu yang menempel, kemudian menjadi segumpal daging. Pendapat ini dikatakan Ibnu Abbas, Ikrimah, Qatadah, Yahya bin Rafi', As-Suddi, dan Ibnu Zaid.
Firman Allah SWT: (Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat? (15)) yaitu satu di atas yang lainnya.
(telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat? (15) Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita (16)) yaitu Allah membedakan cahaya keduanya, dan menjadikan masing-masing dari keduanya sebagai tanda untuk mengetahui malam dan siang hari melalui terbit dan tenggelamnya. Allah menetapkan bagi bulan garis-garis edar dan tempat-tempat nya serta mengubah cahayanya. Terkadang cahayanya bertambah sehingga sempurna, kemudian berkurang sehingga lenyap tersembunyi untuk mengetahui perjalanan bulan dan tahun, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui (5)) (Surah Yunus)
(Dan Allah menciptakan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya (17)) Ini adalah isim mashdar, dan mendatangkannya di tempat ini itu lebih baik (kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah) yaitu jika kalian mati (dan mengeluarkan kamu dengan sebenar-benarnya) yaitu pada hari kiamat, Dia akan mengembalikan kalian, sebagaimana Dia memulai penciptaan kalian pertama kali (Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan (19)) yaitu Allah menghamparkan, menetapkan dan mengokohkannya dengan gunung-gunung yang-besar dan tinggi menjulang (supaya kamu menempuh jalan-jalan yang luas di bumi itu (20)) yaitu Allah menciptakannya agar kalian bisa menetap dan melakukan perjalanan padanya ke mana saja yang kalian kehendaki dari kawasan dan daerah-daerahnya. Semua itu salah satu dari apa yang diperingatkan nabi Nuh kepada mereka tentang kekuasaan dan kebesaran Allah melalui penciptaan langit, bumi, dan semua nikmatNya atas mereka berupa memberikan berbagai manfaat atas mereka, baik yang berasal dari langit maupun bumi. Dialah Dzat yang Maha Pencipta, Maha Pemberi Rezeki. Dia menjadikan langit sebagai atap dan bumi sebagai hamparan dan melimpahkan rezekiNya kepada makhlukNya. Maka Dialah Tuhan yang wajib disembah, diesakan dan tidak boleh disekutukan dengan siapa pun, karena sesungguhnya Allah itu tidak memiliki tandingan, lawan, dan padanan baginya, tidak pula pendamping, anak, pembantu, dan penasihat, bahkan Dia Maha Tinggi dan Maha Besar


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Nuh ayat 12: 11-12. Berkata Nuh kepada kaumnya : Ketahuilah oleh kalian wahai kaum, keutamaan dari bersegera menuju Allah dan beristighfar kepada-Nya adalah, Allah akan memberikan rezeki kepada kalian dengan berbagai macam bentuknya; Allah perintahkan langit kepada kalian agar menurunkan hujan yang terus menerus, maka kalian akan dapati banyak manfaat. Allah juga memperbanyak harta dan anak-anak kalian, serta menjadikan bagi kalian kebun dan ladang. Kemudian Allah juga jadikan sungai-sungai yang mengalir yang indah pemandangannya dan penuh manfaat.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Yakni memperbanyak hartamu yang dengannya kamu dapat memperoleh apa yang kamu inginkan dari dunia.

Ini termasuk kenikmatan dunia yang disukai.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Nuh Ayat 12

11-12. "kalau kamu benar-benar memohon ampunan-Nya niscaya dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, dan dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan pula kebun-kebun untukmu yang dapat kamu nikmati keindahan dan buahnya dan mengadakan sungai-sungai untukmu guna mengairi kebun dan memberi minum ternakmu. '13-14. Nabi nuh menasihati kaumnya seperti dijelaskan di atas dan beliau melanjutkan nasihatnya. Mengapa kamu tidak mengagungkan Allah dengan sebenarnya dan tidak takut akan kebesaran Allah' dan sungguh, dia telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian dan pertumbuhan yaitu dari nutfah, segumpal daging, kemudian menjadi janin dan bentuk yang sempurna sebagai manusia.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian berbagai penjabaran dari kalangan mufassir terkait kandungan dan arti surat Nuh ayat 12 (arab-latin dan artinya), semoga menambah kebaikan bagi kita. Dukung syi'ar kami dengan memberikan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Link Paling Sering Dicari

Baca berbagai materi yang paling sering dicari, seperti surat/ayat: An-Nisa 1, An-Nur 31, Al-Ahzab 59, Al-Baqarah 165, Ali ‘Imran 185, Al-‘Ankabut 45. Termasuk Al-‘Ashr 2, Al-Isra 24, An-Nur, Al-Anbiya, Al-Mukminun 1-11, Az-Zalzalah 7.

  1. An-Nisa 1
  2. An-Nur 31
  3. Al-Ahzab 59
  4. Al-Baqarah 165
  5. Ali ‘Imran 185
  6. Al-‘Ankabut 45
  7. Al-‘Ashr 2
  8. Al-Isra 24
  9. An-Nur
  10. Al-Anbiya
  11. Al-Mukminun 1-11
  12. Az-Zalzalah 7

Pencarian: ...

Bantu Kami

Setiap bulan TafsirWeb melayani 1.000.000+ kaum muslimin yang ingin membaca al-Quran dan tafsirnya secara gratis. Tentu semuanya membutuhkan biaya tersendiri.

Tolong bantu kami meneruskan layanan ini dengan membeli buku digital Jalan Rezeki Berlimpah yang ditulis oleh team TafsirWeb (format PDF, 100 halaman).

Dapatkan panduan dari al-Qur'an dan as-sunnah untuk meraih rezeki berkah berlimpah, dapatkan pahala membantu keberlangsungan kami, Insya Allah.