Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Qalam Ayat 16

سَنَسِمُهُ عَلَى الْخُرْطُومِ

Arab-Latin: Sanasimuhụ 'alal-khurṭụm

Terjemah Arti: Kelak akan Kami beri tanda dia di belalai(nya).

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

16. Kami akan membuat tanda pada hidungnya yang menempel padanya dan tidak terpisah darinya sebagai hukuman baginya, agar hal itu mempermalukannya di depan orang-orang.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

16. Kami akan menaruh tanda yang menjelakkan di atas hidungnya dan melekat padanya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

16. سَنَسِمُهُۥ عَلَى الْخُرْطُومِ (Kelak akan Kami beri tanda dia di belalai(nya))
Yakni Kami akan memberi warna hitam pada hidungnya, yaitu ia akan dihitamkan wajahnya dengan api sebelum di masukkan ke dalam neraka; sehingga pada hidungnya terdapat tanda, sehingga itu menjadi aib yang tidak dapat hilang darinya, namun itu akan menjadi tanda khusus baginya.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

16. Kami anak menjadikan untuknya suatu tanda. Tanda di atas hidungnya sehingga dia menjadi berbeda dengan orang yang hidup di sekitarnya. Kemudian terpotonglah hidung Walid bin Mughirah oleh tebasan pedang saat perang Badar.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Allah mengabarkan bahwasanya ia dengan segala sifatnya ini yang buruk akan menjadikan kekafirannya memiliki tanda di hidungnya yang terhinakan dengannya selama kehidupannya, dan telah ia dapatkan secara sempurna di perang Badr.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

16. Kemudian Allah mengancam orang yang sifat-sifatnya sesuai dengan yang disebutkan Allah di atas akan diberi tanda “di belalai (nya),” di dalam siksaan, di mana Allah akan menyiksanya secara nyata hingga menjadi tanda pada sesuatu yang paling berat baginya, yaitu wajahnya.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Selanjutnya Allah Subhaanahu wa Ta'aala mengancam orang yang seperti itu sifatnya, bahwa Allah Subhaanahu wa Ta'aala akan menandai hidungnya untuk diazab dengan azab yang tampak jelas.

Yang dimaksud dengan ‘belalai’ di sini ialah hidung. Dipakai kata belalai di sini sebagai penghinaan.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


14-16. Di antara faktor yang menyebabkan orang tersebut berperangai buruk adalah karena dia merasa diri sebagai pemilik harta yang banyak, kaya dan juga memiliki banyak anak. Namun dia mengingkari ajaran Allah, maka apabila ayat-ayat kami dibacakan kepadanya, dia berkata, 'lni adalah dongeng-dongeng orang dahulu. ' sungguh buruk sifat orang ini! kelak dia akan kami beri tanda pada belalai yaitu hidung-Nya, diberikan tanda tersebut sebagai bentuk penghinaan kepadanya. 17-18. Apa yang dialami oleh para pengingkar ayat-ayat Allah yaitu kaum musyrik mekah itu memiliki kesamaan dengan kisah sekelompok pemilik kebun yang juga angkuh lagi kikir. Sungguh, kami telah menguji mereka, yaitu orang musyrik mekah, sebagaimana kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika dua dari tiga di antara mereka itu bersumpah pasti akan memetik hasilnya pada pagi hari, agar fakir miskin tidak melihatnya, tetapi mereka tidak menyisihkan dengan mengucapkan, 'lnsya Allah'.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Qalam Ayat 17 Arab-Latin, Surat Al-Qalam Ayat 18 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Qalam Ayat 19, Terjemahan Tafsir Surat Al-Qalam Ayat 20, Isi Kandungan Surat Al-Qalam Ayat 21, Makna Surat Al-Qalam Ayat 22

Category: Surat Al-Qalam

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!