Surat Al-Jumu’ah Ayat 8

قُلْ إِنَّ ٱلْمَوْتَ ٱلَّذِى تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُۥ مُلَٰقِيكُمْ ۖ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Arab-Latin: Qul innal-mautallażī tafirrụna min-hu fa innahụ mulāqīkum ṡumma turaddụna ilā 'ālimil-gaibi wasy-syahādati fa yunabbi`ukum bimā kuntum ta'malụn

Artinya: Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan".

« Al-Jumu'ah 7Al-Jumu'ah 9 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Tafsir Mendalam Terkait Dengan Surat Al-Jumu’ah Ayat 8

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Jumu’ah Ayat 8 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada sekumpulan tafsir mendalam dari ayat ini. Terdokumentasi sekumpulan penafsiran dari banyak ahli ilmu mengenai isi surat Al-Jumu’ah ayat 8, di antaranya sebagaimana tertera:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

8. Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kalian berlari menjauh darinya, tidak ada tempat berlari darinya, ia pasti datang kepada kalian saat ajal kalian tiba, kemudian kalian kembali pada Hari Kiamat kepada Allah Yang mengetahui hal ghaib dan apa yang hadir, lalu Allah mengabari kalian apa yang telah kalian kerjakan dan akan membalas kalian atasnya.”


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

8. Hai Rasulullah, katakanlah kepada orang-orang Yahudi: Kematian yang kalian hindari itu pasti akan mendatangi kalian, kemudian kalian akan dibangkitkan kembali untuk menuju Allah Yang Maha Mengatahui segala yang tersembunyi dan yang terlihat. Lalu Allah akan mengabarkan kepada kalian segala yang telah kalian perbuat di dunia, agar Allah membalas perbuatan itu.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

8. Katakanlah -wahai Rasul- kepada orang-orang Yahudi itu, “Sesungguhnya kematian yang kalian lari darinya, pasti akan mendatangi kalian, tidak ada keraguan, baik cepat ataupun lambat. Kemudian kalian pada hari Kiamat dikembalikan kepada Allah, Yang mengetahui hal yang gaib dan yang nyata, keduanya tak ada yang luput dari-Nya, lalu Dia memberitahukan kepada kalian apa yang telah kalian lakukan di dunia dan membalas kalian atas perbuatan tersebut.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

8. قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِى تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُۥ مُلٰقِيكُمْ ۖ (Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu)
Yakni kematian itu akan mendatangi kalian dari arah yang kalian jauhi, dan kalian akan menghadapinya.

ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عٰلِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهٰدَةِ(kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata)
Yaitu ketika hari kiamat.

فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ(lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”)
Yang berupa amalan-amalan buruk, lalu Allah akan membalas kalian.


📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

1). Sesungguhnya kita melihat orang-orang mati dan prosesi mereka setiap hari, namun kita berpikir bahwa kematian ditetapkan untuk semua orang kecuali kita, dan kita melihat kuburan memenuhi tanah, dan kita tidak berpikir bahwa suatu hari nanti kita akan turun ke kuburan itu.

2). Wahai teman! Sesungguhnya engkau pasti akan pergi menuju Allah, dan umurmu yang tersebar di hadanmu pada pagi dan sore hari tidak lain adalah indikasi jelas dari perjalanan yang cepat ini, perjalanan akan segera berakhir, dan kita akan berhenti di stasiun kuburan -Anda dan saya- untuk kita masuk kedalam barzakh, menantikan generasi-generasi ciptaan pada hari yang dijanjikan.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

8. Katakanlah kepada mereka wahai Nabi: “Sesungguhnya kematian yang mereka benci itu pasti akan datang kepada mereka, bukan sesuatu yang mustahil. Kemudian kepada Dzat yang Maha Mengetahui sesuatu yang ghaib dan perasaan-perasaan yang tampak, lalu memberitahu kalian tentang amal perbuatan kalian dan membalas kalian atas perbuatan kalian. Ini adalah ancaman dan janji.”


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Katakanlah,“Sesungguhnya kematian yang kalian lari darinya pasti akan menemui kalian. Kemudian kalian akan dikembalikan kepada Dzat Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia memberitakan kepada kalian apa yang selama ini kalian kerjakan”


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

8. Begitulah, meski mereka tidak mengharapkan kematian karena perbuatan yang mereka lakukan bahkan mereka akan lari dari kematian sejauh mungkin, tapi hal itu tidak bisa menyelamatkan mereka, karena kematian pasti menemui mereka karena telah ditentukan dan dituliskan oleh Allah pada para hambaNya. Kemudian setelah kematian dan sempurnanya ajal, semua manusia dikembalikan pada Hari Kiamat menuju Allah Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata kemudian akan memberitahukan amal perbuatan mereka, baik dan buruknya, sedikit dan banyaknya.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 5-8
Allah SWT berfirman seraya mencela orang-orang Yahudi yang diberi kitab Taurat dan dibebani untuk mengamalkannya. Kemudian mereka tidak mengamalkannya. Perumpamaan mereka dalam hal itu seperti keledai yang dipikulkan di atas punggungnya kitab-kitab yang tebal, yaitu keledai itu tidak dapat memahami kitab-kitab yang dipikul dan tidak mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, karena keledai hanya memikulnya saja tanpa dapat membedakan muatan apa yang dibawanya. Demikian pula mereka yang diberi kitab yang hanya menghafalnya secara lafazh tetapi tidak memahaminya dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya. Bahkan mereka menakwilkan, menyimpang dan menggantinya. Mereka jauh lebih buruk daripada keledai, karena keledai adalah hewan yang tidak memiliki pemahaman, sedangkan mereka adalah makhluk yang memiliki pemahaman, tetapi tidak menggunakannya. Oleh karena itu Allah SWT berfirman dalam ayat lain: (Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai) (Surah Al-A'raf: 179) Allah SWT berfirman: (Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim) Kemudian Allah SWT berfirman: (Katakanlah, "Hai orang-orang yang menganut agama Yahudi, jika kamu mendakwakan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah bukan orang-orang yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar” (6)) yaitu jika kalian mendakwakan bahwa kalian berada dalam petunjuk, dan bahwa nabi Muhammad, dan para sahabatnya berada dalam kesesatan, maka doakanlah kematian bagi golongan yang sesat di antara kedua golongan itu, (jika kamu memang orang-orang yang benar) dalam yaitu dalam pengakuanmu itu.
Allah SWT berfirman: (Mereka tiada akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri) yaitu disebabkan kekafiran, kezaliman, dan kedurhakaan yang mereka kerjakan untuk diri mereka sendiri (Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zalim) Telah disebutkan pembahasan dalam surah Al-Baqarah tentang mubahalah yang diajukan terhadap orang-orang Yahudi, yaitu Allah SWT berfirman: (Katakanlah, "Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginilah kematian(mu), jika kamu memang benar” (94) Dan sekali-kali mereka tidak akan mengingini kematian itu selama-lamanya, karena kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri). Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang aniaya (95) Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling tamak kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih tamak lagi) daripada orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan (96)) (Surah Al-Baqarah) Telah kami sebutkan di atas, bahwa makna yang dimaksud adalah mereka diminta siapakan yang berada pada kesesatan apakah diri mereka atau musuh mereka. Sebagai­mana disebutkan dalam pembahasan mubahalah terhadap orang-orang Nasrani dalam surah Ali Imran: (Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan) kamu, maka katakanlah (kepadanya), "Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta” (61)) (Surah Ali Imran)
Firman Allah SWT: (Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari darinya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan” (8)) sebagaimana firman Allah SWT dalam surah An-Nisa: (Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh) (Surah An-Nisa: 78)


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Al-Jumu’ah ayat 8: Katakan wahai Nabi Allah kepada mereka yahudi : Sesungguhnya kematian yang kalian enggan untuk berharap, maka kematian itu akan menjadi kenyataan menimpa kalian tanpa mengenal tempat, kemudian kalian akan dikembalikan setelah kalian mati menuju Yang Maha Mengetahui yang ghaib di langit maupun di bumi, dan kalian akan dikabarkan atas apa yang kalian amalkan di dunia, kemudian kalian akan dibalas sesuai dengan amalan-amalan kalian.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Yang baik maupun yang buruk.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Jumu’ah Ayat 8

Kematian yang tidak diharapkan itu pasti akan datang. Katakanlah, wahai nabi Muhammad kepada para pemuka yahudi di madinah, 'sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, karena kamu menyadari bahwa kematian akan mengungkapkan siapa yang salah dan siapa yang benar, ia, kematian, meskipun dijauhi pasti menemui kamu, di mana pun kamu berada; kemudian kamu, melalui pintu kematian, akan dikembalikan kepada Allah untuk mempertanggung-jawabkan semua perbuatan selama hidup di dunia. Dia yang maha mengetahui yang gaib, yang tidak terlihat, dan yang nyata, yang kasat mata; lalu dia akan memberitahukan kepada kamu dengan lengkap dan menyeluruh apa yang telah kamu kerjakan, baik kejahatan maupun kebaikan. '9. Allah menghimbau orang-orang beriman agar segera ke masjid untuk salat berjamaah apabila azan sudah dikumandangkan. Wahai orang-orang yang beriman! di mana pun dan kapan pun kamu berada. Apabila telah diseru dengan dikumandangkan azan untuk melaksanakan salat jumat pada hari jumat, atau salat lima waktu maka segeralah kamu mengingat Allah, dengan melaksanakan salat yang khusyuk serta zikir dan doa sesudah salat; dan tinggalkanlah jual beli dan berbagai kegiatan lainnya. Yang demikian itu, meninggalkan sementara berbagai kegiatan untuk segera melaksanakan salat wajib berjamaah di masjid, lebih baik bagi kamu dibandingkan dengan menunda salat, jika kamu mengetahui keutamaan salat di awal waktu dengan berjamaah di masjid.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikianlah variasi penafsiran dari beragam ahli tafsir mengenai kandungan dan arti surat Al-Jumu’ah ayat 8 (arab-latin dan artinya), semoga menambah kebaikan untuk kita semua. Sokonglah syi'ar kami dengan memberikan link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Artikel Terbanyak Dikaji

Kami memiliki banyak materi yang terbanyak dikaji, seperti surat/ayat: Al-Fil, Yusuf 4, Al-‘Alaq, At-Tin, Inna Lillahi, Ali ‘Imran 159. Termasuk Al-Bayyinah, Alhamdulillah, Al-Baqarah 183, Al-Insyirah, Al-Ma’un, Al-Fath.

  1. Al-Fil
  2. Yusuf 4
  3. Al-‘Alaq
  4. At-Tin
  5. Inna Lillahi
  6. Ali ‘Imran 159
  7. Al-Bayyinah
  8. Alhamdulillah
  9. Al-Baqarah 183
  10. Al-Insyirah
  11. Al-Ma’un
  12. Al-Fath

Pencarian: surat abasa dan artinya, al a'raf ayat 57, al.balad, 17 32, al isra 24

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: