Surat Al-Jumu’ah Ayat 7

وَلَا يَتَمَنَّوْنَهُ أَبَدًا بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ ۚ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ

Terjemah Arti: Mereka tiada akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zalim.

TAFSIR AYAT

7. Kemudian harapan mereka tentang kematian itu tidak dilakukan akibat amal buruk mereka berupa kekufuran, kemaksiatan dan penyimpangan. Allah Adalah Dzat yang Maha mengetahui orang-orang yang menzalimi diri mereka sendiri, mereka adalah orang-orang kafir. Mereka dibalas atas amal perbuatan mereka.

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Oleh karena mereka tidak berani melakukannya maka dapat diketahui secara pasti bahwa mereka mengetahui berada di atas kebatilan. Namun demikian, meskipun mereka tidak suka kepada kematian bahkan berusaha melarikan diri darinya, tetapi kematian itu akan datang menimpa mereka sebagaimana diterangkan dalam ayat selanjutnya.

Seperti kafirnya mereka kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Oleh karena itu, tidak samar bagi-Nya sedikit pun kezaliman mereka.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Namun demikian, mereka tidak mungkin mengharapkan kematian. Dan mereka, tokoh-tokoh yahudi di madinah yang mengaku kekasih Allah tidak akan pernah mengharapkan kematian itu selamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri. Hal ini karena hati kecil mereka mengakui dirinya salah dan menyadari bahwa kematian akan mengungkapkan siapa yang salah dan siapa yang benar. Dan Allah maha mengetahui pengakuan, perasaan, dan kegelisahan orang-orang yang zalim, yaitu orang-orang yang menganiaya dirinya sendiri dengan berbuat kejahatan, padahal mereka mengetahuinya. 8. Kematian yang tidak diharapkan itu pasti akan datang. Katakanlah, wahai nabi Muhammad kepada para pemuka yahudi di madinah, 'sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, karena kamu menyadari bahwa kematian akan mengungkapkan siapa yang salah dan siapa yang benar, ia, kematian, meskipun dijauhi pasti menemui kamu, di mana pun kamu berada; kemudian kamu, melalui pintu kematian, akan dikembalikan kepada Allah untuk mempertanggung-jawabkan semua perbuatan selama hidup di dunia. Dia yang maha mengetahui yang gaib, yang tidak terlihat, dan yang nyata, yang kasat mata; lalu dia akan memberitahukan kepada kamu dengan lengkap dan menyeluruh apa yang telah kamu kerjakan, baik kejahatan maupun kebaikan. '.

Tafsir Ringkas Kemenag