Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Jumu’ah Ayat 7

وَلَا يَتَمَنَّوْنَهُ أَبَدًا بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ ۚ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ

Arab-Latin: Wa lā yatamannaunahū abadam bimā qaddamat aidīhim, wallāhu 'alīmum biẓ-ẓālimīn

Terjemah Arti: Mereka tiada akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zalim.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

7. Orang-orang Yahudi itu tidak akan berharap kematian selama-lamanya karena mereka mementingkan kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat dan karena mereka takut dari hukuman Allah atas mereka disebabkan kekafiran dan pertbuatan buruk yang mereka lakukan. Allah Maha Mengetahui orang-orang yang zhalim, tidak sedikit pun dari kezhaliman mereka yang samar bagi Allah.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

7. Mereka tidak akan mengharapkan kematian selamanya, justru mereka ingin kekal di dunia karena kekafiran, kemaksiatan, kezaliman, pemalsuan dan perubahan Taurat yang telah mereka lakukan, dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang zalim, tidak ada suatu pun dari perbuatan mereka yang luput dari Allah dan Dia akan membalas kalian atas perbuatan tersebut.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

7. وَلَا يَتَمَنَّوْنَهُۥٓ أَبَدًۢا بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ ۚ (Mereka tiada akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri)
Yakni akibat kekafiran, kemaksiatan, dan pengubahan kitab Allah yang mereka lakukan.
وَاللهُ عَلِيمٌۢ بِالظّٰلِمِينَ(Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zalim)

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

7. Kemudian harapan mereka tentang kematian itu tidak dilakukan akibat amal buruk mereka berupa kekufuran, kemaksiatan dan penyimpangan. Allah Adalah Dzat yang Maha mengetahui orang-orang yang menzalimi diri mereka sendiri, mereka adalah orang-orang kafir. Mereka dibalas atas amal perbuatan mereka.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Allah mengabarkan bahwa yahudi tidak akan berani berharap mati selamanya; Sebab meraka paham bahwa mereka pendusta ketika mngklaim, dan dari keburukan yang mereka kerjakan dan hina amalan mereka yang telah lalu. Dan sungguh Allah Maha Mengetahui atas orang-orang yang dzalim semisal mereka yahudi, mereka akan mendapatkan balasan dari kedzaliman mereka dengan adzab jahannam. Berkata Syaikh As Sa’di dalam tafsirnya : Ini adalah mubahalah dari satu lisan, yaitu lisan yahudi.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

7. Ketika mereka tidak mengharapkan kematian padahal mereka mengetahui hal itu, mereka pun mengetahui bahwa mereka berada di atas kebatilan dan mereka juga mengetahui ketidakbenarannya. Karena itu Allah berfirman, “Dan mereka tidak akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya, karena kesalahan –kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri). “ Maksudnya, karena dosa dan kemaksiatan yang membuat mereka merasa takut dari kematian. “Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zhalim.” Tidak mungkin kezhaliman mereka samar bagi Allah sedikit pun.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Oleh karena mereka tidak berani melakukannya maka dapat diketahui secara pasti bahwa mereka mengetahui berada di atas kebatilan. Namun demikian, meskipun mereka tidak suka kepada kematian bahkan berusaha melarikan diri darinya, tetapi kematian itu akan datang menimpa mereka sebagaimana diterangkan dalam ayat selanjutnya.

Seperti kafirnya mereka kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Oleh karena itu, tidak samar bagi-Nya sedikit pun kezaliman mereka.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Namun demikian, mereka tidak mungkin mengharapkan kematian. Dan mereka, tokoh-tokoh yahudi di madinah yang mengaku kekasih Allah tidak akan pernah mengharapkan kematian itu selamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri. Hal ini karena hati kecil mereka mengakui dirinya salah dan menyadari bahwa kematian akan mengungkapkan siapa yang salah dan siapa yang benar. Dan Allah maha mengetahui pengakuan, perasaan, dan kegelisahan orang-orang yang zalim, yaitu orang-orang yang menganiaya dirinya sendiri dengan berbuat kejahatan, padahal mereka mengetahuinya. 8. Kematian yang tidak diharapkan itu pasti akan datang. Katakanlah, wahai nabi Muhammad kepada para pemuka yahudi di madinah, 'sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, karena kamu menyadari bahwa kematian akan mengungkapkan siapa yang salah dan siapa yang benar, ia, kematian, meskipun dijauhi pasti menemui kamu, di mana pun kamu berada; kemudian kamu, melalui pintu kematian, akan dikembalikan kepada Allah untuk mempertanggung-jawabkan semua perbuatan selama hidup di dunia. Dia yang maha mengetahui yang gaib, yang tidak terlihat, dan yang nyata, yang kasat mata; lalu dia akan memberitahukan kepada kamu dengan lengkap dan menyeluruh apa yang telah kamu kerjakan, baik kejahatan maupun kebaikan. '.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Jumu’ah Ayat 8 Arab-Latin, Surat Al-Jumu’ah Ayat 9 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Jumu’ah Ayat 10, Terjemahan Tafsir Surat Al-Jumu’ah Ayat 11, Isi Kandungan Surat Al-Munafiqun Ayat 1, Makna Surat Al-Munafiqun Ayat 2

Category: Surat Al-Jumu'ah

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!