Quran Surat Al-Waqi’ah Ayat 27

Dapatkan Amal Jariyah

وَأَصْحَٰبُ ٱلْيَمِينِ مَآ أَصْحَٰبُ ٱلْيَمِينِ

Arab-Latin: Wa aṣ-ḥābul-yamīni mā aṣ-ḥābul-yamīn

Terjemah Arti: Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

27-34. Ashabul Yamin (golongan kanan), betapa besar kedudukan dan balasan mereka. Mereka di bawah pohon bidara yang tidak berduri dan pisang yang sebagian tersusun di atas sebagian lainnya, naungan yang langgeng yang tidak lenyap, air mengalir yang tiada henti, buah-buahan yang banyak yang tidak pernah habis dan tidak pula berakhir, tidak ada yang menghalangi mereka, dan juga kasur-kasur yang terangkat di atas ranjang-ranjang.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

27. Dan golongan kanan, apakah golongan kanan itu? Betapa agung kedudukan dan perkara mereka di sisi Allah.

Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah

27-40. Kemudian Allah menyebutkan golongan kanan, kedudukan mereka, dan balasan besar yang mereka dapatkan: Mereka berada di bawah pohon bidara yang tidak berduri yang berbuah lebat, pohon pisang yang buahnya bersusun-susun, naungan yang luas, mata air tawar yang mengalir, berbagai jenis buah-buahan yang senantiasa melimpah, mudah dipetik, dan tidak terlarang, dan kasur-kasur yang tinggi dan empuk.

Kami menciptakan wanita-wanita penduduk surga dengan penciptaan yang berbeda dari penciptaan mereka di dunia dalam hal kecantikan dan kesucian mereka; Kami menjadikan mereka perawan, belum tersentuh oleh siapapun, mencintai suami-suami mereka, dan berusia remaja. Kami menciptakan mereka agar golongan kanan dapat bersenang-senang dengan mereka, golongan kanan banyak berasal dari generasi-generasi awal dan banyak pula dari generasi-generasi akhir dari umat ini.

Abu Hurairah meriwayatkan dengan riwayat yang sampai ke Rasulullah, bahwa beliau bersabda: “Sungguh di dalam surga terdapat pohon, seandainya orang yang menunggangi kuda hendak melintasi naungan dari pohon itu selama seratus tahun, niscaya dia belum selesai melintasinya. Jika kalian mau, bacalah firman Allah: ‘Dan naungan yang terbentang luas’.”

(Shahih al-Bukhari 8/495, kitab tafsir surat al-Waqiah, (ayat ini), no. 4881. Dan Shahih Muslim 4/2175, kitab surga dan bentuk kenikmatannya dan ciri penghuninya, bab Sungguh di dalam surga terdapat pohon, seandainya orang yang menunggangi kuda hendak melintasi naungannya…).

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

27. وَأَصْحٰبُ الْيَمِينِ مَآ أَصْحٰبُ الْيَمِينِ (Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu)
Mereka adalah para penghuni surga yang kedua yang derajat kenikmatannya lebih rendah daripada sebelumnya.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

27. Golongan kanan yaitu orang-orang yang menerima buku-buku catatan mereka dengan tangan kanan itu merupakan penduduk tempat-tempat tinggi yang telah dijanjikan untuk mereka.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

27-34. Ketika Allah selesai menyebutkan perihal orang-orang yang berlomba dalam kebaikan, maka Allah menyebutkan kondisi golongan kanan, dan apa yang mereka dapatkan dari kenikmatan; Allah mengabarkan bahwa golongan kanan urusannya dan derajatnya ditinggikan, mereka bertempat di surga yang penuh dengan pohon bidara yang tak memiliki duri, dan juga pohon pisang yang berderet-deret satu sama lain yang terhampar dan tidak akan pernah habis. Begitu juga air yang manis yang mengalir dari semburan mata air surga dan sungai-sungainya. Begitu juga buah-buahan yang lezat yang terus ada, dan tidak akan penah terputus dari waktu ke waktu, bahkan buah-buahan tersebut saling berdekatan jika ingin dipetik. Penghuni surga duduk di tempat yang tinggi.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

27-34. Kemudian Allah menyebutkan apa yang telah Dia persiapkan bagi golongan kanan seraya berfirman, “Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu,” maksudnya kedudukan dan kondisi mereka amatlah agung, “berada di antara pohon bidara yang tidak berduri,” maksudnya tidak memiliki duri dan ranting yang tidak enak dipandang lagi membahayakan, dan digantikan di tempat tersebut dengan buah yang baik (lezat dan bermanfaat). Dan pohon bidara itu memiliki keistimewaan, yakni pohonnya yang sangat rindang nan teduh dan biasa digunakan sebagai tempat beristirahat. “Dan pohong pisang yang bersusun-susun (buahnya).” ‘attholhu’ adalah sebuah pohon yang dikenal dikalangan masyarakat, yaitu pohon besar yang biasanya didapati di daerah pedalaman yang pada pelepahnya tersusun buahnya yang enak dan lezat. “Dan air yang tercurah,” maksudnya di dalam surga banyak didapati mata air dan sungai-sungai yang mengalir terus menerus. “Dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya,” maksudnya, buah-buahan tersebut tidaklah seperti yang ada di dunia, di mana dalam waktu tertentu akan berhenti berbuah dan tidak bisa dipetik, artinya tidak mudah bagi orang yang ingin menikmatinya (setiap kali mau). Akan tetapi buah-buahan di surga itu akan selalu ada dan dapat dipetik dari dekat, di mana seorang hamba penghuni surga akan dapat mengambilnya dalam keadaan apa pun. “Dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk” yakni memiliki ketebalan (ketinggian) yang melebihi semua kasur yang ada (di dunia), dan kasur-kasur tersebut terbuat dari sutra, emas dan mutiara, serta dari sesuatu yang tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Selanjutnya, Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyebutkan apa yang Dia siapkan untuk golongan kanan.

Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Usai menguraikan nikmat bagi orang beriman, pada ayat-ayat ini Allah menjelaskan siapakah golongan kanan itu. Dan sebagian manusia termasuk golongan kanan, yaitu mereka yang beriman dan menaati ajaran Allah. Alangkah bahagianya mereka yang termasuk golongan kanan itu. Mereka pasti akan mendapat balasan surga yang penuh kenikmatan. 28-29. Orang yang termasuk golongan kanan itu berada di antara pohon bidara yang tak berduri dengan penuh kegembiraan, dan di sekeliling mereka terdapat pohon pisang yang bersusun-susun buahnya dan telah masak.

Lainnya: Al-Waqi’ah Ayat 28 Arab-Latin, Al-Waqi’ah Ayat 29 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Al-Waqi’ah Ayat 30, Terjemahan Tafsir Al-Waqi’ah Ayat 31, Isi Kandungan Al-Waqi’ah Ayat 32, Makna Al-Waqi’ah Ayat 33

Terkait: « | »

Kategori: 056. Al-Waqi'ah

Trending: Surat Yasin, Surat Al-Waqiah, Surat Al-Mulk, Surat Al-Kahfi, Ayat Kursi