Surat Al-Waqi’ah Ayat 4

إِذَا رُجَّتِ ٱلْأَرْضُ رَجًّا

Arab-Latin: Iżā rujjatil-arḍu rajjā

Terjemah Arti: Apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Tafsir Surat Al-Waqi’ah Ayat 4

Didapati sekumpulan penjelasan dari kalangan ulama berkaitan kandungan surat Al-Waqi’ah ayat 4, di antaranya seperti tertera:

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

4-6. apabila bumi diguncang dengan kuat sekali, gunung-gunung dihancurkan berkeping-keping, sehingga ia menjadi debu yang beterbangan di udara disapu angin.


Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

4. Jika bumi telah digerakkan dengan gerakan yang kuat.


Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah

4-6. Jika bumi mulai bergetar dan berguncang dengan keras, dan gunung-gunung hancur berkeping-keping sehingga menimbulkan debu yang bertebaran.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

4. إِذَا رُجَّتِ الْأَرْضُ رَجًّا (apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya)
Yakni bergoncang hingga segala yang ada di atasnya hancur dan runtuh, baik itu gunung maupun yang lainnya.


Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

4-5. Saat bumi diguncangkan dan digerakkan dengan guncangan yang sangat dahsyat, maka itu akan mengakibatkan bangunan-bangunan dan gunung-gunung runtuh. Gunung-gunung terpecah belah menjadi kepingan-kepingan kecil.


Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

4-6. “Apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,” maksudnya, digerakkan dan diobrak-abrik, “dan gunung-gunung dihancur-luluhkan sehancur-hancurnya” maksudnya diluluh-lantakkan, “maka jadilah ia debu yang beterbangan” sehingga di bumi tidak ada gunung atau tanda apa pun, datar sama sekali, kamu tidak melihat tempat yang rendah maupun yang tinggi sama sekali padanya.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Al-Waqi’ah ayat 4: Allah menjelaskan pada hari itu bumi bergoncang, dan bergetar dengan kencang.


Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Waqi’ah Ayat 4

4-6. Apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya pada saat kiamat dan gempa hebat di seluruh penjuru bumi menghancurkan apa saja yang ada di atasnya (lihat pula: surah az-zalzalah/99: 1), dan ketika itu gunung-gunung dihancur-luluhkan seluluh-luluhnya, maka jadilah ia debu yang beterbangan bagai bulu tertiup angin ke segala arah (lihat pula: su-rah al-q'ri'ah/101: 5)


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Demikianlah beraneka penjelasan dari para ahli ilmu terhadap isi surat Al-Waqi’ah ayat 4, semoga menambah kebaikan untuk kita semua. Dukunglah usaha kami dengan memberikan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Lainnya: Al-Waqi’ah Ayat 5 Arab-Latin, Al-Waqi’ah Ayat 6 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Al-Waqi’ah Ayat 7, Terjemahan Tafsir Al-Waqi’ah Ayat 8, Isi Kandungan Al-Waqi’ah Ayat 9, Makna Al-Waqi’ah Ayat 10

Kategori: Surat Al-Waqi'ah

Terkait: « | »

Trending: Surat Yasin, Surat Al-Waqiah, Surat Al-Mulk, Surat Al-Kahfi, Ayat Kursi