Quran Surat Ar-Rahman Ayat 41

يُعْرَفُ ٱلْمُجْرِمُونَ بِسِيمَٰهُمْ فَيُؤْخَذُ بِٱلنَّوَٰصِى وَٱلْأَقْدَامِ

Arab-Latin: Yu'raful-mujrimụna bisīmāhum fa yu`khażu bin-nawāṣī wal-aqdām

Terjemah Arti: Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.

Tafsir Quran Surat Ar-Rahman Ayat 41

41. Para malaikat mengetahui orang-orang yang gemar berbuat dosa dengan tanda-tanda mereka, maka para malaikat tersebut memegang mereka, mencengkeram ubun-ubun dan kaki-kaki mereka, lalu mencampakkan mereka ke dalam neraka.

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

41. Orang-orang yang berdosa pada hari Kiamat dikenali dari tanda-tanda mereka yaitu wajah yang hitam dan mata yang biru, lalu ubun-ubun mereka ditekukkan ke kaki-kaki mereka kemudian dilemparkan ke dalam Neraka.

📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

41-45. Para malaikat azab telah mengetahui orang-orang yang mendustakan Allah melalui tanda-tanda yang ada pada mereka. Lalu para malaikat itu menarik ubun-ubun dan kaki mereka, kemudian melempar mereka ke neraka Jahannam. Maka kenikmatan mana yang Tuhan kalian berikan, yang kalian ingkari wahai jin dan manusia?

Akan dikatakan kepada mereka: “Inilah neraka Jahannam yang diingkari oleh para pelaku dosa ketika mereka di dunia.” Dan mereka akan ada di antara neraka Jahannam yang membara dan air mendidih yang sangat panas. Maka kenikmatan mana yang Tuhan kalian berikan, yang kalian ingkari wahai jin dan manusia?

📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah

41. يُعْرَفُ الْمُجْرِمُونَ بِسِيمٰهُمْ (Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya)
Tanda mereka adalah wajah yang hitam dan mata yang membiru. Pendapat lain mengatakan bahwa tanda mereka adalah kesedihan dan kesusahan yang menyelimuti wajah mereka.

فَيُؤْخَذُ بِالنَّوٰصِى وَالْأَقْدَامِ (lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka)
Makna (الناصية) adalah rambut kepala bagian depan. kaki mereka akan ditarik ke ubun-ubun mereka dan mereka kemudian dilempar oleh malaikat ke neraka.

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

41. Para kriminal yang penuh dosa diberi tanda pada wajah-wajah mereka, yang mana wajah-wajah mereka menjadi hitam dan matanya menjadi biru. Kemudian malaikat menarik mereka pada bagian ubun-ubunnya, lalu mengikat kakinya sampai ubun-ubun (An-Nawashi adalah bentuk jamak dari naashiyah yaitu bagian ujung kepala), kemudian mereka dilemparkan ke dalam neraka.

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

Allah menyebutkan bahwa orang-orang pendosa dan yang melanggar ketetapan Allah dengan kesyirikan dan maksiat, pada hari kiamat mereka akan dapat diketahui dengan ciri-ciri khusus pada mereka; Seperti hitamnya wajah dan birunya mata-mata mereka; Kemudian para malaikat adzab memegang ubun-ubun mereka, dimana diikat bagian kepala mereka dengan kaki mereka, kemudian dilemparkan api padanya.

📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

41-42. Di sini kemudian Allah berfirman, “Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka. Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?” maksudnya, ubun-ubun dan kaki mereka dipegang untuk kemudian mereka diseret dan dilemparkan ke dalam api neraka. Pertanyaan Allah dalam ayat ini hanyalah sebagai celaan dan pembuktian akan apa yang telah mereka lakukan. Pada hakikatnya Dia lebih mengetahui daripada mereka, hanya saja Allah menghendaki agar keagungan hujjah dan hikmahNya tampak disaksikan oleh seluruh makhlukNYa.

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

Yaitu dengan hitam wajahnya dan biru matanya sebagaimana yang dikatakan Qatadah dan Al Hasan.

Maksudnya, ubun-ubun orang yang berdosa dan kakinya direnggut lalu dilempar ke dalam neraka dan mereka diseret di sana. Allah Subhaanahu wa Ta'aala jika bertanya kepada mereka, maka maksudnya pertanyaan untuk menghinakan dan agar mereka mengakuinya karena Dia lebih mengetahui dari mereka, akan tetapi Dia ingin menunjukkan kepada makhluk hujjah-Nya yang kuat dan hikmah-Nya yang dalam.

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

41-42. Orang-orang yang berdosa itu diketahui dengan tanda-tandanya, lalu dengan mudah mereka direnggut ubun-ubun dan kakinya untuk dilempar ke neraka. Ini merupakan peringatan keras Allah kepada para jin dan manusia. Maka, wahai manusia dan jin, nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan'41-42

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Terkait: « | »

Kategori: 055. Ar-Rahman