Surat Ar-Rahman Ayat 38

فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Arab-Latin: Fa bi`ayyi ālā`i rabbikumā tukażżibān

Terjemah Arti: Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Tafsir Surat Ar-Rahman Ayat 38

Terdapat pelbagai penjabaran dari para ulama terhadap isi surat Ar-Rahman ayat 38, misalnya seperti di bawah ini:

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

37-38. Bila langit pecah dan terbelah di Hari Kiamat, ia memerah seperti warna bunga mawar, seperti minyak mendidih dan timah panas karena beratnya urusan dan kengerian Hari Kiamat. Maka nikmat manakah dari nikmat-nikmat Tuhan kalian berdua (wahai jin dan manusia) yang kalian dustakan?


Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

38. Maka dengan nikmat Allah yang banyak untuk kalian -wahai jin dan manusia- yang mana yang kalian dustakan?


Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

38. Maka nikmat Tuhan mana yang kalian dustakan wahai jin dan manusia?!


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

37-38. “Maka apabila langit telah terbelah” yaitu pada Hari Kiamat karena kengerian, kedahsyatan, dan ketakutan yang sangat, sehingga matahari dan bulan mengalami gerhana, dan bintang-bintang jatuh berserakan “sehingga menjadi” karena begitu dahsyat dan menakutkannya “merah mawar seperti (kilapan) minyak” seperti perak yang diluluhkan dan semisalnya, “maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?”


An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Ar-Rahman ayat 38: Telah berlalu tafsirnya pada ayat 13 dalam surat ini.


Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Ar-Rahman Ayat 38

37-38. Usai menjelaskan ketidakmampuan manusia menghindar dari pertanggung jawaban, Allah menguraikan keadaan pada hari kemudian. Maka apabila langit telah terbelah karena takut dengan balasan Allah dan menjadi merah mawar seperti kilauan minyak akibat panas yang menerpanya. Maka, wahai manusia dan jin, nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan'39-40. Maka pada hari ketika langit terbelah itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya, melainkan ditanya untuk diminta pertanggung jawabannya. Maka, wahai manusia dan jin, nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan'.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Demikianlah berbagai penjabaran dari banyak mufassirun berkaitan makna surat Ar-Rahman ayat 38, semoga memberi kebaikan bagi kita semua. Dukunglah usaha kami dengan memberi backlink ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Lainnya: Ar-Rahman Ayat 39 Arab-Latin, Ar-Rahman Ayat 40 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Ar-Rahman Ayat 41, Terjemahan Tafsir Ar-Rahman Ayat 42, Isi Kandungan Ar-Rahman Ayat 43, Makna Ar-Rahman Ayat 44

Kategori: Surat Ar-Rahman

Terkait: « | »

Trending: Surat Yasin, Surat Al-Waqiah, Surat Al-Mulk, Surat Al-Kahfi, Ayat Kursi