Quran Surat Ar-Rahman Ayat 12

وَٱلْحَبُّ ذُو ٱلْعَصْفِ وَٱلرَّيْحَانُ

Arab-Latin: Wal-ḥabbu żul-'aṣfi war-raiḥān

Terjemah Arti: Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.

Tafsir Quran Surat Ar-Rahman Ayat 12

10-12. Dia juga menciptakan bumi dan membentengkannya agar makhluk-makluk bisa tinggal di atasnya. Di sana ada buah-buahan, pohon kurma yang memiliki kelopak-kelopak mayang buah, ada biji-bijian yang berkulit, semua itu sebagai rizki bagi kalian dan ternak-ternak kalian, di sana ada tanam-tanaman yang berbau harum.

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

12. Dan mempunyai biji-bijian yang berkulit seperti gandum, berbagai tanaman kalian manfaatkan aromanya yang harum.

📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

12. وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُ (Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya)
Makna (الحب) adalah semua biji yang digunakan sebagai bahan makanan pokok. Dan (العصف) adalah biji-bijian pada awal pertumbuhannya.
Al-Hasan mengatakan: (العصف) merupakan kulit biji-bijian, sedangakan (الريحان) adalah daun-daun. Namun pendapat lain mengatakan (الريحان) adalah tumbuhan kemangi yang biasa digunakan untuk wewangian.

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

12. Di dalamnya juga ada biji-bijian seperti biji gandum, jerawut dan setiap biji yang dimakan. Semua itu memiliki daun yang kering, yaitu seperti buak Tin. Di dalamnya, ada beberapa tumbuhan yang memiliki aroma harum

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

10-12. Nikmat yang lain bagi hamba yang Allah sebutkan yaitu bahwasanya Allah menciptakan bumi dan menghamparkannya dan menyediakan di dalamnya unsur-unsur untuk kehidupan, dan Allah menakdirkan di dalamnya rizki bagi makhluk. Allah menciptakan di dalamnya beraneka macam buah-buahan yang lezat untuk dimakan, di antaranya adalah buah kurma yang memiliki kulit tipis yang menutupi daging buahnya hingga nantinya masak, retak kulitnya dan keluar sari buah. Berkata Ibnu Katsir : Allah menyendirikan penyebutan kurma karena sebab kemuliaan buah tersebut dan bermanfaat baik kurma kering maupun basah, sebagaimana Allah berfirman : dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun, untuk menjadi rezeki bagi hamba-hamba (Kami). {Qaf : 10-11}. Kemudian Allah menjelaskan bahwa Dia menciptakan biji-bijian yang berkulit dan bisa dikupas sebagai makanan bagi kalian dan anugerah bagi kalian. Dan Allah juga ciptakan tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam dengan ber-aroma harum.

📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi


12. “Dan biji-bijian yang berkulit,” yakni memiliki tangkai yang ditebah sehingga bermanfaat untuk binatang ternak dan selainnya. Termasuk di dalamnya, biji gandum, beras gandum, jagung, padi, jerawut dan selainnya. “Dan bunga-bunga yang harum baunya,” ada kemungkinan bahwa yang dimaksud dengan Firman Allah ini adalah segala macam rizki yang dikonsumsi oleh manusia, sehingga kalimat ini merupakan pengindukan yang umum kepada yang khusus, yang artinya Allah telah mengaruniakan kepada para hambaNya berupa makanan dan segala macam rizki, baik secara umum maupun secara khusus. Dan dimungkinkan juga bahwa yang dimaksud dengan ar-Raihan di sini adalah tumbuh-tumbuhan berbau harum yang telah diketahui. Artinya, bahwa Allah telah menganugerahkan kepada para hambaNya apa-apa yang menyenangkan di bumi, berupa segala macam yang berbau wangi yang dapat menyegarkan jiwa dan menyenangkan hati.

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

Seperti gandum, beras dsb.

Bisa juga maksud ‘raihaan’ adalah semua rezeki yang dimakan manusia.

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

11-12. Bumi tidak hanya dihamparkan. Di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang, tempat buah sebelum kemunculannya, dan ada pula biji-bijian yang berkulit pelindung dan bunga-bunga yang harum baunya. 13. Setelah memaparkan nikmat dan anugerah-Nya, Allah lalu menantang jin dan manusia, 'wahai manusia dan jin, nikmat-nikmat Allah begitu banyak, maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan, apakah nikmat yang sudah disebutkan ataukah yang lainnya'.

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Terkait: « | »

Kategori: 055. Ar-Rahman