Surat An-Najm Ayat 6

ذُو مِرَّةٍ فَٱسْتَوَىٰ

Arab-Latin: żụ mirrah, fastawā

Terjemah Arti: Yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli.

Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Tafsir Surat An-Najm Ayat 6

Tersedia berbagai penafsiran dari banyak pakar tafsir berkaitan kandungan surat An-Najm ayat 6, sebagiannya sebagaimana tercantum:

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

5-11. Yang mengajari Muhammad adalah malaikat yang mempunyai kekuatan besar, pemilik penampilan yang baik, yaitu Jibril, yang duduk dan Nampak terlihat oleh Rasulullah dalam wujud aslinya di ufuk tertinggi, yaitu ufuk matahari saat ia terbit, kemudian Jibril mendekat kepada Rasulullah, dia semakin mendekat, sehingga kedekatannya sedekat dua busur panah atau lebih dekat lagi. Lalu Allah mewahyukan kepada hambaNya, Muhammad apa yang Dia wahyukan melalui Jibril. Hati Muhammad tidak mendustakan apa yang dia lihat dan saksikan.


Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

6. Jibril -'alaihissalām- mempunyai bentuk yang sempurna. Ia menampakkan diri di hadapan Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dalam bentuk aslinya yang diciptakan oleh Allah untuknya.


Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

6. ذُو مِرَّةٍ (yang mempunyai akal yang cerdas)
Makna (المرة) yakni kekuatan dan tubuh yang kekar. Pendapat lain mengatakan maknanya adalah memiliki akal yang kuat.

فَاسْتَوَىٰ (dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli)
Yakni Jibril menampakkan rupa aslinya ketika pertama kali mendatangi Rasulullah untuk menyampaikan wahyu, tubuhnya yang besar menutupi seluruh ufuk.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

6. Yang sangat kuat di antara para makhluk, atau memiliki akal yang cerdas dan pandangan yang tajam. Kemudian Jibril menunjukkan wujud aslinya yang diciptakan oleh Allah SWT saat dia mendatangi nabi SAW dengan membawa wahyu.


Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

6. “Yang mempunyai akal yang cerdas,” yakni memiliki kekuatan, akhlak yang baik, dan keelokan lahir batin, “dan dia menampakkan diri dengan rupa yang asli,” yakni Jibril


An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat An-Najm ayat 6: 5-9. Allah mengabarkan bahwa yang mengajarkan Al Qur’an ini kepada Muhammad adalah Jibril yang di antara sifatnya adalah sangat kuat, yang memiliki pandangan yang baik, dan yang nampak dan berada di atas (ufuk langit) dalam bentuk yang hakiki (asli), sebagaimana betuk asli yang Allah ciptakan. Dia di atas langit, dan langit penuh karena besarnya dirinya, ini adalah ru’yah awal dari Nabi ﷺ. Kemudian Jibril mendekat kepada Nabi ﷺ di gua hira, dan semakin mendekat hingga berjarak dua busur panah atau lebih dekat daripada itu kepada Nabi ﷺ, akan tetapi dalam bentuk manusia; Sebab ketika dalam bentuk (asli) di ufuk langit, tidak terbayang bisa masuk ke dalam gua hira. Dan malaikat memiliki kemampuan merubah dirinya dalam bentuk manusia, sebagaimana dilakukan oleh para malaikat yang diberikan tugas untuk membinasakan kaum Luth, ketika Nabi Ibrahim berziarah (menuju kaum Luth) bersama para malaikat.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Ada pula yang menafsirkan dengan ‘kekuatan’, dan dengan ‘fisik yang indah.’


Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat An-Najm Ayat 6

5-6. Wahyu yang diterimanya diajarkan kepadanya oleh jibril, malaikat yang sangat kuat, yang mempunyai keteguhan sangat hebat; maka ia menampakkan diri kepada nabi Muhammad dengan rupa yang asli, yakni bagus dan perkasa. 7-8. Sedang dia, yaitu jibril, pada saat itu berada di ufuk langit yang tinggi. Kemudian dia mendekat ke arah nabi Muhammad, lalu turun sehingga bertambah dekat lagi.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Itulah berbagai penafsiran dari para ulama tafsir mengenai makna surat An-Najm ayat 6, moga-moga bermanfaat untuk kita bersama. Support dakwah kami dengan memberi link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Lainnya: An-Najm Ayat 7 Arab-Latin, An-Najm Ayat 8 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti An-Najm Ayat 9, Terjemahan Tafsir An-Najm Ayat 10, Isi Kandungan An-Najm Ayat 11, Makna An-Najm Ayat 12

Terkait: « | »

Kategori: 053. An-Najm

Artikel: Topik, Serial, Doa Dzikir, Lain-lain, Updates