Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Az-Zumar Ayat 15

فَاعْبُدُوا مَا شِئْتُمْ مِنْ دُونِهِ ۗ قُلْ إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ أَلَا ذَٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ

Arab-Latin: Fa'budụ mā syi`tum min dụnih, qul innal-khāsirīnallażīna khasirū anfusahum wa ahlīhim yaumal-qiyāmah, alā żālika huwal-khusrānul-mubīn

Terjemah Arti: Maka sembahlah olehmu (hai orang-orang musyrik) apa yang kamu kehendaki selain Dia. Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat". Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

14-15 Katakanlah (wahai rasul) kepada manusia “sesungguhnya aku menyembah Allah semata yang tidak ada sekutu bagiNya dengan mengikhlaskan iabadah dan ketaatanku hanya untukNya” maka sembahlah oleh kalian (wahai orang-orang musyrik) apa yang kalian ingin sembah selain Allah berupa berhala-berhala, patung-patung dan makhluk-mahklukNya yang lain, hal itu tidak merugikanku sedikitpun. ini adalah ancaman keras terhadap siapa yang menyembah selain Allah dan mempersekutukannya dengan Allah. katakalnlah (wahai rasul), ”sesungguhnya orang-orang yang benar-benar merugi adalah orang-orang yang merugikan diri sendiri dan keluarga mereka di hari kiamat dan hal itu dengan menyesatkan mereka dan mengahalang-halangi mereka dari beriman di dunia.” ketahuilah, bahwa kerugian orang-orang musyrik itu pada diri dan keluarga mereka di hari kiamat adalah kerugian yang jelas dan nyata.”

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

15. Kalian -wahai kaum musyrikin- silahkan menyembah apa yang kalian kehendaki selain Allah berupa berhala-berhala. (Ini adalah perintah ancaman) Katakanlah -wahai Rasul- “Sesungguhnya orang-orang yang benar-benar merugi adalah orang-orang yang kehilangan dirinya dan kehilangan keluarganya, Mereka tidak akan saling bertemu selamanya, karena keluarganya meninggalkannya dengan masuk Surga atau keluarganya ikut dengannya masuk Neraka, mereka tidak akan bertemu selamanya. Ketahuilah bahwa hal itu adalah kerugian sejati yang nyata yang tidak ada kesamaran padanya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

15. فَاعْبُدُوا۟ مَا شِئْتُم (Maka sembahlah olehmu (hai orang-orang musyrik) apa yang kamu kehendaki)
Yakni sembahlah siapa yang kalian kehendaki untuk kalian sembah.

مِّن دُونِهِۦ ۗ( selain Dia)
Kalimat ini adalah sebagai ancaman dan olokan bagi mereka.

قُلْ إِنَّ الْخٰسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ( Katakanlah: “Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat”)
Yakni mereka adalah orang-orang yang benar-benar merugi, sebab orang yang masuk neraka adalah orang yang telah rugi terhadap dirinya dan keluarganya.

أَلَا ذٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ(Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata)
Yakni kerugian yang sangat besar yang tidak ada lagi kerugian yang lebih besar dari itu.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

15. Maka sembahlah kalian semua jika kalian menyembah selain Allah, dan ini sebagai ancaman dan celaan. Katakanlah wahai Nabi (Muhammad). Sesungguhnya orang-orang yang merugi adalah mereka yang berada dalam kesesaatan dan kerabat merekaa pun dalam kesesatan, mereka semua (akan) masuk dalam neraka. Bukankah yang demikian itu merupakan kerugian yang nyata bagi orang yang melampaui batas?

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

(Maka sembahlah oleh kalian apa yang kalian kehendaki selain Dia) selain-Nya. Di dalam ungkapan ayat ini terkandung makna ancaman bagi orang-orang musyrik dan sekaligus sebagai pemberitahuan, bahwa mereka tidak menyembah Allah swt. (Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat") karena mereka akan menjadi penghuni neraka yang abadi, dan karena mereka tidak memperoleh bidadaribidadari yang disediakan buat mereka, jika mereka beriman.- (Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata) jelas sekali ruginya.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Perintah ini bukanlah menurut arti yang sebenarnya, tetapi sebagai pernyataan kemurkaan Allah terhadap kaum musyrikin yang telah berkali-kali diajak kepada tauhid tetapi mereka selalu ingkar. Ayat ini sama seperti kandungan surah Al Kafirun.

Yaitu dengan menjadikan diri mereka kekal di neraka dan tidak memperoleh kenikmatan dan bidadari yang telah disiapkan Allah di surga bagi orang-orang yang beriman. Ya Allah masukkanlah kami ke surga dan jauhkanlah kami dari neraka. Ya Allah masukkanlah kami ke surga dan jauhkanlah kami dari neraka. Ya Allah masukkanlah kami ke surga dan jauhkanlah kami dari neraka.

Ya, karena tidak ada kerugian yang menyamainya. Ia adalah kerugian yang terus menerus dan tidak ada keberuntungan setelahnya, bahkan tidak ada keselamatan.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Wahai manusia, jika kamu enggan mengikuti ajakanku untuk menyembah Allah dan lebih memilih jalan kekafiran dan kemusyrikan, maka sembahlah selain dia sesukamu! katakanlah, wahai nabi, kepada mereka, 'sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya karena melakukan perbu-atan yang menjerumuskan mereka ke dalam azab dan siksa pada hari kiamat. ' ingatlah! kerugian orang kafir yang demikian itu adalah kerugian yang nyata karena hanya azab kekal di neraka yang akan mereka terima di akhirat nanti. 16. Di neraka itu orang kafir akan merasakan siksa yang datang dari segala penjuru. Di atas mereka ada lapisan-lapisan penutup dari api dan di bawahnya juga ada lapisan-lapisan tikar dari api yang disediakan bagi mereka di akhirat (lihat pula: surah al-'ankab't/29: 55; al-a'r'f/7: 41). Demikianlah Allah mengancam hamba-hamba-Nya dengan azab yang pedih, 'wahai hamba-hamba-ku, takutlah akan azab Allah yang akan menimpamu. Agar kamu selamat maka bertakwalah kepada-ku secara maksimal. '.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Az-Zumar Ayat 16 Arab-Latin, Surat Az-Zumar Ayat 17 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Az-Zumar Ayat 18, Terjemahan Tafsir Surat Az-Zumar Ayat 19, Isi Kandungan Surat Az-Zumar Ayat 20, Makna Surat Az-Zumar Ayat 21

Category: Surat Az-Zumar

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!