Surat Al-‘Ankabut Ayat 11


Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

وَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْمُنَافِقِينَ

Arab-Latin: Wa laya'lamannallāhullażīna āmanụ wa laya'lamannal-munāfiqīn

Terjemah Arti: Dan sesungguhnya Allah benar-benar mengetahui orang-orang yang beriman: dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang munafik.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan Allah benar-benar akan mengetahui (dengan pengetahuan yang tampak jelas bagi para makhluk) orang-orang yang beriman kepadaNya dan mengikuti RasulNya dan melaksanakan syariatNya. Dan Dia akan benar-benar mengetahui orang-orang yang munafik, agar dapat dibeda-bedakan masing-masing golongan dari golongan lainnya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

11. Dan sesungguhnya Allah benar-benar mengetahui orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya dan sesungguhnya Allah benar-benar mengetahui orang-orang munafik yang menampakkan keimanan dan menyembunyikan kekafiran.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

11. وَلَيَعْلَمَنَّ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَيَعْلَمَنَّ الْمُنٰفِقِينَ (Dan sesungguhnya Allah benar-benar mengetahui orang-orang yang beriman: dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang munafik)
Yakni Allah pasti akan memisahkan kedua golongan tersebut dan menyingkap ketulusan iman orang yang tulus dan kemunafikan orang yang munafik. Orang yang tulus dalam imannya adalah orang yang tidak goyah akibat rasa sakit yang menimpanya, serta bersabar di jalan Allah dengan kesabaran yang sesungguhnya. Adapun orang munafik adalah orang yang selalu berbelok dari satu golongan ke golongan yang lain; jika disakiti oleh orang-orang kafir maka ia mengikuti mereka dan kembali kafir terhadap Allah, namun jika kekuatan Islam telah kembali, dan kemenangan diraih lagi oleh Islam, maka ia akan mengaku bahwa ia bagian dari kaum muslimin.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

11. Dan sungguh Allah akan menampakkan keduanya dari golongan orang mukmin dan orang munafik dan membedakan antara dua golongan ini. Orang mukmin yang ikhlas itu sabar atas ketaatan dan fitnah, sedangkan orang munafik itu mudah tergoncang dari tempatnya. Jika dia difitnah oleh orang-orang kafir, maka dia mengikuti mereka dan mengingkari Allah SWT. Dan jika orang-orang muslim diberi beri kemenangan, dia mengumumkan keislamannya dan mengklaim bahwa dirinya muslim

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Allah mengabarkan bahwa Dia akan menguji orang-orang islam, untuk membedakan mana yang beriman kepada Allah dan membenarkan Rasul ﷺ, dengan mana yang munafik yang mereka menampakkan sesuatu yang menyelisihi batin mereka.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Oleh karena itu, Dia akan mengadakan cobaan dan ujian agar pengetahuan-Nya itu jelas di hadapan manusia, lalu Dia membalas sesuai yang tampak itu, tidak hanya berdasarkan pengetahuan-Nya saja, karena bisa saja nanti mereka berhujjah di hadapan Allah, bahwa mereka jika diuji akan sabar.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Mustahil Allah tidak mengetahui keadaan makhluk-Nya. Allah pasti mengetahui dengan ilmu-Nya yang azali, tentang orang-orang yang ber-iman dengan sungguh-sungguh dan dia pasti mengetahui orang-orang yang munafik. Dia akan memberikan balasan kepada masing-masing dari mereka sesuai dengan apa yang dikerjakannya. 12. Di antara cobaan keimanan lainnya adalah ajakan untuk melakukan dosa sambil menyatakan bahwa dosanya akan ditanggung oleh yang mengajak. Orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman dengan ikhlas, 'ikutilah jalan kami dan tetaplah kamu dalam agama kami, yaitu agama leluhur kami, dan apabila kebangkitan dan perhitungan yang kalian takuti itu terjadi, maka kami yang akan memikul dosa-dosamu semua, apa pun dosa itu. ' padahal seseorang tidak akan memikul dosa orang lain dan mereka sedikit pun tidak sanggup memikul dosa-dosa mereka sendiri. Sesungguhnya mereka benar-benar pendusta yang bukan hanya kali ini saja mereka berdusta, tetapi telah berkali-kali, sehingga kebohongan telah mendarah daging dalam kepribadian mereka.

Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Related: Surat Al-‘Ankabut Ayat 12 Arab-Latin, Surat Al-‘Ankabut Ayat 13 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-‘Ankabut Ayat 14, Terjemahan Tafsir Surat Al-‘Ankabut Ayat 15, Isi Kandungan Surat Al-‘Ankabut Ayat 16, Makna Surat Al-‘Ankabut Ayat 17

Category: Surat Al-'Ankabut


Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!