Quran Surat Asy-Syu’ara Ayat 206

ثُمَّ جَآءَهُم مَّا كَانُوا۟ يُوعَدُونَ

Arab-Latin: ṡumma jā`ahum mā kānụ yụ'adụn

Terjemah Arti: Kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka,

Tafsir Quran Surat Asy-Syu’ara Ayat 206

205-206. Apakah kamu (wahai Rasul) mengetahui bagaimana jika kami beri mereka kesempatan hidup bertahun-tahun lamanya dengan memanjangkan ajal mereka, kemudian turun siksaan yang dijanjikan pada mereka?

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

206. Kemudian setelah berlalu masa yang mereka peroleh di dalamnya berbagai kenikmatan hidup, datanglah kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka dahulu,

📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

206. ثُمَّ جَآءَهُم مَّا كَانُوا۟ يُوعَدُونَ (Kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka)
Berupa azab dan kebinasaan.

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

205-206. Lalu bagaimana menurutmu jika Kami berikan kenikmatan hidup bertahun-tahun kepada mereka. Kemudian mereka ditimpa azab yang telah diancamkan kepada mereka. Nabi pernah terlihat bingung dan ragu, sehingga mereka bertanya kepada Nabi ada apa gerangan, Nabi menjawab: Tidak, lalu apakah aku melihat bahwa musuhku berasal dari umatku sendiri setelah ini? Kemudian turunlah dua ayat ini, maka nabi menjadi lega.

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

205-207 “maka bagaimana pendapatmu jika kmai berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun?” maksudnya, bagaimana menurutmu kalau kami tidak segera menimpakan azab terhadap mereka dan kami beri tangguh mereka beberapa tahun lagi agar mereka bersenang-senang di dunia ini? “kemudian datang kepada mereka sesuatu yang telah diancamkan kepada mereka,” yaitu azab.” Niscaya tidak berguna bagi mereka sesuatu yang selalu mereka nikmati,” berupa berbagai kelezatan dan kesenangan. Maksudnya, apakah yang dapat bermanfaat dan berguna bagi mereka, sedangkan semua kelezatan dan segala kesenangan itu telah berlalu, sudah sirna dan diganti dengan balasannya, dan azab pun telah dilipatgandakan. Tujuannya di sini adalah berwaspada dari tertimpa azab dan mendapatkan jatah azab untuknya. Adapun masalah disegerakan atau ditundanya azab tersebut, sama sekali tidak penting dan tidak ada artinya baginya.

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

206. Kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka, sebagaimana juga apa yang mereka minta agar disegerakan turunnya azab. 207. Niscaya tidak berguna bagi mereka kenikmatan yang mereka rasakan. Kenikmatan di dunia yang pada akhirnya membawa kesengsaraan di akhirat tidaklah berguna.

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Terkait: « | »

Kategori: 026. Asy-Syu'ara