Surat An-Nur Ayat 20

وَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ وَأَنَّ ٱللَّهَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

Arab-Latin: Walau lā faḍlullāhi 'alaikum wa raḥmatuhụ wa annallāha ra`ụfur raḥīm

Artinya: Dan sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang, (niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar).

« An-Nur 19An-Nur 21 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Hikmah Penting Berkaitan Surat An-Nur Ayat 20

Paragraf di atas merupakan Surat An-Nur Ayat 20 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada aneka ragam hikmah penting dari ayat ini. Terdokumentasi aneka ragam penjabaran dari kalangan ahli tafsir mengenai isi surat An-Nur ayat 20, antara lain sebagaimana termaktub:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmatNya kepada semua orang yang terlibat dalam berita kebohongan ini, dan bahwasanya Allah menyayangi hamba-hambaNya, kaum Mukiminin dengan rahmat yang luas di dunia dan akhirat mereka, niscaya Allah tidak akan menerangkan hokum-hukum dan nasihat-nasihat ini, dan pastilah Dia akan segera menimpakan hukuman kepada orang yang menyelisihi perintahNya.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

20. Hai orang-orang beriman, kalaulah bukan karena rahmat dan karunia Allah bagi kalian -dan Allah memiliki kasih sayang yang besar dan rahmat yang luas- niscaya Allah akan segera menyiksa orang yang ikut menyebarkan tuduhan bohong itu beserta orang yang membiarkannya tersebar.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

20. Dan kalaulah bukan karena karunia dan rahmat Allah kepada kalian -wahai orang-orang yang menyebarkan berita dusta-, dan sekiranya juga Allah itu tidak Maha Penyantun dan Maha Penyayang kepada kalian, niscaya Dia akan menyegerakan azab kepada kalian.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

20. وَلَوْلَا فَضْلُ اللهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ وَأَنَّ اللهَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ (Dan sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang)
Yakni kalaulah bukan karena karunia dan rahmat Allah niscaya Allah akan menyegerakan siksaan bagi kalian.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

20. Sekiranya tidak karena karunia Allah kepada kamu semua di dunia dan rahmat-Nya kepada kalian di akhirat, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang, niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar. Ayat ini diulang sebagai penjelasan bahwa Allah telah menunda/tidak segera menurunkan azab.Arrauf adalah Maha Menghilangkan sebab bencana, Arrahim adalah yang mencurahkan kebaikan.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Jika bukan karena karunia Allah dan rahmatNya kepada kalian dan sesungguhnya Allah Maha Penyantun lagi Maha Penyayang


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

20 “ dan sekiranya tidaklah karena karunia Allah kepada kamu semua,” yang telah melingkupi kalian dari segala sisi “dan rahmatNya” atas kalian “dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang,” niscaya Allah tidak menerangkan hukum-hukum, nasihat-nasihat, hikmah-hikmah yang berharga, dan niscaya dia tidak akan memberikan kesempatan bgai orang-orang yang menyelisihi perintahNya, akan tetapi (semuanya) karena karunia dan rahmat Allah. Inilah sifat yang melekat pada Allah yang membuahkan kebaikan dunia dan akhirat bagi kalian yang tidak dapat kalian hitung dan kalian membilangnya.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 20-21
Allah SWT berfirman: (Dan sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang (20)) jika tidak demikian maka akan terjadi hal lain. Tetapi Allah SWT Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada hamba-hambaNya, maka Dia menerima taubat orang yang mau bertaubat kepadaNya dari berita bohong, dan menyucikan orang yang disucikan dari mereka melalui hukuman had yang ditegakkan terhadap mereka. Kemudian Allah SWT berfirman: (Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan) yaitu jalan-jalan, dan apa yang diperintahkan olehnya (Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar) menjauhkan dan mewaspadai hal itu dengan ungkapan yang paling jelas dan paling baik.
Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (langkah-langkah setan) yaitu amal perbuatannya.
Ikrimah berkata bahwa maknannya adalah bisikan setan.
Qatadah setiap perbuatan maksiat termasuk langkah-langkah setan.
Kemudian Allah SWT berfirman: (Seandainya tidaklah karena Karunia Allah dan rahmatNya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kalian bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya) yaitu, seandainya Allah tidak memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki untuk bertaubat dan kembali kepadaNya, serta membersihkan diri dari keburukan, kekotoran, dan semua akhlak yang rendah, yang masing-masing orang disesuaikan dengan keadaannya, maka pasti tidak akan ada seorang pun yang bersih dan mendapatkan kebaikan (tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendakiNya) yaitu dari kalangan makhlukNya dan menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki, lalu menjerumuskannya ke dalam kesesatan yang membinasakan.
Firman Allah: (Dan Allah Maha Mendengar) yaitu Maha Mendengar semua ucapan hamba-hambaNya (lagi Maha Mengetahui) siapa di antara mereka yang layak mendapatkan petunjuk dan kesesatan


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat An-Nur ayat 20: Yang meliputi kamu dari berbagai sisi.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat An-Nur Ayat 20

Dan kalau bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar akibat kedurhakaan kamu, tetapi bencana itu tidak segera Allah jatuhkan karena dia memberi kamu kesempatan untuk bertobat. Sungguh, Allah maha penyantun dengan menangguhkan siksa-Nya, maha penyayang kepada orang-orang yang beriman, utamanya di akhirat. 21. Tuduhan kepada 'aisyah, seperti yang telah dibantah pada ayat-ayat sebelumnya, adalah ulah setan. Karena itu, ayat ini melarang kaum mukmin mengikuti langkah-langkah setan. Wahai orang-orang yang beriman, bentengi dirimu dengan keimanan dan janganlah kamu memaksakan diri menentang fitrah kamu dengan mengikuti langkah-langkah setan yang membisikkan kejahatan, di antaranya menyebarkan berita bohong. Barang siapa mengikuti langkah-langkah setan dengan penuh kesadaran, bukan karena lalai atau tidak tahu, maka dia telah berbuat keji dan mungkar karena sesungguhnya setan menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji, yaitu ucapan dan perbuatan yang tidak sejalan dengan tuntunan agama dan akal sehat, seperti zina dan tuduhan berzina, dan perbuatan mungkar, yaitu perbuatan buruk yang dicela oleh adat istiadat dan bertentangan dengan nilai-nilai agama. Kalau bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, di antaranya menunjukkan kepadamu jalan tobat, niscaya tidak seorang pun di antara kamu bersih dari perbuatan keji dan mungkar itu selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dia kehendaki dari dosa-dosa itu. Dan Allah maha mendengar permohonan siapa pun, maha mengetahui isi hati dan ketulusannya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Itulah beragam penjelasan dari kalangan mufassirun terkait kandungan dan arti surat An-Nur ayat 20 (arab-latin dan artinya), semoga bermanfaat untuk kita. Support syi'ar kami dengan memberi link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Artikel Terbanyak Dicari

Telaah ratusan halaman yang terbanyak dicari, seperti surat/ayat: Al-Baqarah 155, Al-Baqarah 275, Ar-Ra’d 28, Al-Waqi’ah 35-38, An-Nahl 125, Al-Hujurat. Ada pula At-Tahrim 6, Al-Furqan 63, As-Sajdah, Al-Baqarah 1-5, At-Taubah 128-129, Ath-Thariq.

  1. Al-Baqarah 155
  2. Al-Baqarah 275
  3. Ar-Ra’d 28
  4. Al-Waqi’ah 35-38
  5. An-Nahl 125
  6. Al-Hujurat
  7. At-Tahrim 6
  8. Al-Furqan 63
  9. As-Sajdah
  10. Al-Baqarah 1-5
  11. At-Taubah 128-129
  12. Ath-Thariq

Pencarian: surat al imran ayat 153, arti surat al-kautsar ayat 2, qs al a'raf ayat 31, surat yasin ayat 45, sirotol ladzina an amta alaihim

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: