Quran Surat An-Nur Ayat 20

Dapatkan Amal Jariyah

وَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ وَأَنَّ ٱللَّهَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

Arab-Latin: Walau lā faḍlullāhi 'alaikum wa raḥmatuhụ wa annallāha ra`ụfur raḥīm

Terjemah Arti: Dan sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang, (niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar).

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmatNya kepada semua orang yang terlibat dalam berita kebohongan ini, dan bahwasanya Allah menyayangi hamba-hambaNya, kaum Mukiminin dengan rahmat yang luas di dunia dan akhirat mereka, niscaya Allah tidak akan menerangkan hokum-hukum dan nasihat-nasihat ini, dan pastilah Dia akan segera menimpakan hukuman kepada orang yang menyelisihi perintahNya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

20. Dan kalaulah bukan karena karunia dan rahmat Allah kepada kalian -wahai orang-orang yang menyebarkan berita dusta-, dan sekiranya juga Allah itu tidak Maha Penyantun dan Maha Penyayang kepada kalian, niscaya Dia akan menyegerakan azab kepada kalian.

Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah

20. Hai orang-orang beriman, kalaulah bukan karena rahmat dan karunia Allah bagi kalian -dan Allah memiliki kasih sayang yang besar dan rahmat yang luas- niscaya Allah akan segera menyiksa orang yang ikut menyebarkan tuduhan bohong itu beserta orang yang membiarkannya tersebar.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

20. وَلَوْلَا فَضْلُ اللهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ وَأَنَّ اللهَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ (Dan sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang)
Yakni kalaulah bukan karena karunia dan rahmat Allah niscaya Allah akan menyegerakan siksaan bagi kalian.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

20. Sekiranya tidak karena karunia Allah kepada kamu semua di dunia dan rahmat-Nya kepada kalian di akhirat, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang, niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar. Ayat ini diulang sebagai penjelasan bahwa Allah telah menunda/tidak segera menurunkan azab.Arrauf adalah Maha Menghilangkan sebab bencana, Arrahim adalah yang mencurahkan kebaikan.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

20 “ dan sekiranya tidaklah karena karunia Allah kepada kamu semua,” yang telah melingkupi kalian dari segala sisi “dan rahmatNya” atas kalian “dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang,” niscaya Allah tidak menerangkan hukum-hukum, nasihat-nasihat, hikmah-hikmah yang berharga, dan niscaya dia tidak akan memberikan kesempatan bgai orang-orang yang menyelisihi perintahNya, akan tetapi (semuanya) karena karunia dan rahmat Allah. Inilah sifat yang melekat pada Allah yang membuahkan kebaikan dunia dan akhirat bagi kalian yang tidak dapat kalian hitung dan kalian membilangnya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Yang meliputi kamu dari berbagai sisi.

Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Dan kalau bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar akibat kedurhakaan kamu, tetapi bencana itu tidak segera Allah jatuhkan karena dia memberi kamu kesempatan untuk bertobat. Sungguh, Allah maha penyantun dengan menangguhkan siksa-Nya, maha penyayang kepada orang-orang yang beriman, utamanya di akhirat. 21. Tuduhan kepada 'aisyah, seperti yang telah dibantah pada ayat-ayat sebelumnya, adalah ulah setan. Karena itu, ayat ini melarang kaum mukmin mengikuti langkah-langkah setan. Wahai orang-orang yang beriman, bentengi dirimu dengan keimanan dan janganlah kamu memaksakan diri menentang fitrah kamu dengan mengikuti langkah-langkah setan yang membisikkan kejahatan, di antaranya menyebarkan berita bohong. Barang siapa mengikuti langkah-langkah setan dengan penuh kesadaran, bukan karena lalai atau tidak tahu, maka dia telah berbuat keji dan mungkar karena sesungguhnya setan menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji, yaitu ucapan dan perbuatan yang tidak sejalan dengan tuntunan agama dan akal sehat, seperti zina dan tuduhan berzina, dan perbuatan mungkar, yaitu perbuatan buruk yang dicela oleh adat istiadat dan bertentangan dengan nilai-nilai agama. Kalau bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, di antaranya menunjukkan kepadamu jalan tobat, niscaya tidak seorang pun di antara kamu bersih dari perbuatan keji dan mungkar itu selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dia kehendaki dari dosa-dosa itu. Dan Allah maha mendengar permohonan siapa pun, maha mengetahui isi hati dan ketulusannya.

Lainnya: An-Nur Ayat 21 Arab-Latin, An-Nur Ayat 22 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti An-Nur Ayat 23, Terjemahan Tafsir An-Nur Ayat 24, Isi Kandungan An-Nur Ayat 25, Makna An-Nur Ayat 26

Terkait: « | »

Kategori: 024. An-Nur

Trending: Surat Yasin, Surat Al-Waqiah, Surat Al-Mulk, Surat Al-Kahfi, Ayat Kursi