Surat Al-Anbiya Ayat 92

إِنَّ هَٰذِهِۦٓ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَٰحِدَةً وَأَنَا۠ رَبُّكُمْ فَٱعْبُدُونِ

Arab-Latin: Inna hāżihī ummatukum ummataw wāḥidataw wa ana rabbukum fa'budụn

Artinya: Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.

« Al-Anbiya 91Al-Anbiya 93 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Tafsir Penting Berkaitan Surat Al-Anbiya Ayat 92

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Anbiya Ayat 92 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada aneka ragam tafsir penting dari ayat ini. Terdapat aneka ragam penjabaran dari kalangan mufassirin mengenai kandungan surat Al-Anbiya ayat 92, di antaranya sebagaimana termaktub:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Nabi-nabi tersebut seluruhnya, agama mereka satu, Islam, yaitu berserah diri kepada Allah dengan taat dan mengesakanNya dengan ibadah. Dan Allah, Penguasa seluruh makhluk , sembahlah Dia (wahai sekalian manusia) semata dan tiada sekutu bagiNya.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

92. Hai para hamba, agama kalian yang dibawa oleh para rasul ini adalah agama Islam, dan Aku adalah Tuhan kalian, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku Semata.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

92. Sesungguhnya inilah agama kalian semua -wahai manusia-, suatu agama yang satu, yaitu agama tauhid yang merupakan agama Islam, dan Aku adalah Tuhan kalian, maka murnikanlah ibadah hanya kepada-Ku semata.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

92. إِنَّ هٰذِهِۦٓ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وٰحِدَةً (Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu)
Yakni agama kalian ini adalah agama yang satu, tidak ada perbedaan antara umar-umat yang lain dalam hal tauhid; agama ini adalah agama Islam.

وَأَنَا۠ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُونِ(dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku)
Janganlah kalian menyembah selain Aku, apapun itu.


📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

Umat islam jika mereka lupa bahwa mereka bersatu, dan fanatisme jahilia memisahkan mereka; sesungguhnya matahari arafah mengingatkan mereka tentang persatuan itu, dan mengembalikan mereka kepadanya, dan setiap ibadah dan amalan-amalan haji mengingatkan tentang perkara yang besar itu { إِنَّ هَٰذِهِۦٓ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَٰحِدَةً وَأَنَا۠ رَبُّكُمْ فَٱعْبُدُونِ } "Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku".


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

92. Sesungguhnya ini adalah agama kalian, satu agama yang tidak ada penyimpangan di dalamnya terkait ketauhidan, yaitu agama Islam. Dan Aku adalah Tuhan kalian, Allah, Tiada Tuhan selain Aku. Maka esakanlah Aku dan sembahlah Aku dengan ikhlas tanpa ada niatan lain.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Sesungguhnya ini adalah agama kalian, agama yang satu} agama kalian agama yang satu, yaitu agama Islam {dan Aku adalah Tuhan kalian. Maka sembahlah Aku


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

92. Saat Allah mengisahkan tentang para nabi, Dia mengajak komunikasi kepada manusia, “SEsungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua, agama yang satu,” para rasul yang telah disebutkan itu, mereka juga bangsa kalian dan tokoh-tokoh panutan kalian yang kalian ikut berjalan di belakang mereka dan menelusuri petunjuk mereka. Mereka semua berpegang teguh pada agama yang satu dan jalan yang satu, juga mempunyai satu Rabb. Karenanya, Allah berfirman, “Dan Aku adalah Rabbmu.” Aku-lah yang menciptakan kalian dan merawat kalian dengan nikmatKu yang berkaitan dengan agama ataupun kehidupan duniawi. jika Rabb kalian satu, dan nabi (kalian) satu, agama (kalian) satu, yaitu penyembahan kepada Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya dalam seluruh ragam ibadah, maka tugas dan kewajiban yang mesti kalian tunaikan adalah melaksanakan tugas itu (beribadah kepada Allah semata). Oleh sebab itu, Allah berfirman, “Maka sembahlah Aku.” Allah menempatkan urutan perintah beribadah kepadaNya berdasarkan keterangan sebelumnya dengan huruf fa’, yaitu mengurutkan sebuah sebab masalah berdasarkan faktor penyebabnya.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 92-94
Ibnu Abbas berkata tentang firmanNya: (Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu) yaitu agama kalian yang satu.
kemudian Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu) yaitu sesungguhnya sunnah kalian adalah satu sunnah. FirmanNya: (Sesungguhnya (agama tauhid) ini) Terdiri atas inna dan isimnya (agama kalian ini) sebagai khabar (inna) yaitu sesungguhnya agama ini adalah syariat kalian yang Aku jelaskan dan terangkan kepada kalian. Firman Allah, (sebagai satu agama) nashab sebagai haal. Oleh karena itu Allah berfirman: (Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku) Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Allah berfirman, “Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan (51) Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku) (Surah Al-Mu’minun: 51,52) Rasulullah SAW bersabda,”Kami golongan para nabi adalah saudara-saudara lain ibu, sedangkan agama kami adalah satu”
Makna yang dimaksud adalah menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya, dengan syariat yang berbeda-beda yang dibawa para rasul. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Untuk tiap-tiap umat di antara kalian, Kami berikan aturan dan jalan yang terang) (Surah Al-Maidah: 48)
Firman Allah: (Dan mereka telah memotong-motong urusan (agama) mereka di antara mereka) pendapat umat-umat itu berbeda-beda terhadap para rasulnya. Di antara mereka ada yang membenarkannya, dan ada yang mendustakannya. Oleh karena itu Allah berfirman: (Kepada Kamilah masing-masing golongan itu akan kembali) yaitu pada hari kiamat, maka Allah membalas kepada masing-masing sesuai dengan amalnya. Jika baik, maka balasannya baik, dan jika buruk, maka balasannya buruk. Oleh karena itu Allah berfirman: (Maka barang siapa yang mengerjakan amal saleh, sedangkan ia beriman) yaitu hatinya membenarkan dan tubuhnya mengerjakan amal shalih (maka tidak ada pengingkaran terhadap amalannya itu) sebagaimana firmanNya: (Sesungguhnya Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan baik) (Surah Al-Kahfi: 30) yaitu tidak diingkari usahanya yaitu amalnya, namun dia tidak akan dianiaya seberat dzarrah pun. Oleh karena itu Allah berfirman: (sesungguhnya Kami menuliskan amalnya itu untuknya) yaitu semua amalnya dicatat maka tidak ada sesuatu pun yang sia-sia


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Al-Anbiya ayat 92: Setelah Allah menyebutkan semua para nabi, Dia berfirman kepada semua manusia.

Yani para rasul yang telah disebutkan adalah satu umat dengan kamu dan pemimpin kamu yang harus kamu ikuti dan kamu pakai petunjuknya, dan bahwa mereka berada di atas agama yang satu, yaitu agama tauhid atau Islam, di mana mereka semua sama-sama menyeru kepada tauhid (mengesakan Allah).

Semua.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Anbiya Ayat 92

Pada ayat sebelumnya dijelaskan kisah para nabi seperti nabi ibrahim, lut, ishak, yakub, nuh, dawud, sulaiman, ayub, ismail, idris, zulkifli, yunus, zakaria, dan yahya. Mereka mengajarkan prinsip tidak ada tuhan selain Allah dan tidak ada ibadah kecuali kepada-Nya. Sungguh, agama tauhid yang diajarkan oleh para nabi inilah agama kamu, agama yang sama dengan yang diajarkan rasulullah berdasarkan Al-Qur'an, yaitu agama yang satu untuk seluruh umat, agama penyerahan diri kepada Allah. Dan aku, Allah, adalah tuhanmu, yang menciptakan langit dan bumi; maka sembahlah aku sepanjang hayat kamu, tuhan yang menghidupkan dan mematikan kamu. 93. Meskipun misi para nabi itu mengajarkan satu agama kepada manusia, yaitu agama tauhid, tetapi mereka terpecah belah dalam urusan agama mereka di antara mereka ke dalam berbagai agama. Ada yang lurus memegang prinsip tauhid dan ada pula yang menyimpang. Masing-masing golongan itu semua akan kembali kepada kami di akhirat untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka selama hidup di dunia.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian beberapa penjelasan dari berbagai mufassirin mengenai isi dan arti surat Al-Anbiya ayat 92 (arab-latin dan artinya), moga-moga memberi kebaikan untuk kita bersama. Bantu kemajuan kami dengan memberi link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Konten Cukup Sering Dikunjungi

Nikmati berbagai konten yang cukup sering dikunjungi, seperti surat/ayat: Al-Qashash 77, An-Nisa 36, Fatir 37, Ar-Rum 21, Ibrahim 7, Al-Isra. Serta Al-Buruj, Ayat 15 (Lima Belas), Innallaha Ma’ash Shabiriin, Yasin 82, Al-Baqarah 177, Ar-Rahman 13.

  1. Al-Qashash 77
  2. An-Nisa 36
  3. Fatir 37
  4. Ar-Rum 21
  5. Ibrahim 7
  6. Al-Isra
  7. Al-Buruj
  8. Ayat 15 (Lima Belas)
  9. Innallaha Ma’ash Shabiriin
  10. Yasin 82
  11. Al-Baqarah 177
  12. Ar-Rahman 13

Pencarian: teks latin surat yasin, surat yunus ayat 6, ali imran ayat 91, al isra ayat 32 suara, surah al asr dan artinya

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: