Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Thaha Ayat 27

وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي

Arab-Latin: Waḥlul 'uqdatam mil lisānī

Terjemah Arti: Dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

25-35. Musa berkata, “Wahai Tuhanku, luaskanlah untukku dadaku, permudahlah bagiku urusanku, Lepaskanlah kekeluan pada lidahku dengan tutur kata yang lancar, Agar mereka memahami perkataanku, Dan adakanlah penolong bagiku dari keluargaku, Yaitu Harun saudaraku, Kuatkanlah aku dengannya dan teguhkanlah kekuatanku dengannya, Dan jadikanlah dia partner bersamaku dalam kenabian dan penyampaian risalah (Mu), Agar kami bisa menyucikanMu dengan bertasbih banyak-banyak, Dan kami banyak mengingatMu, dan kemudian kami memujiMu. Sesungguhnya Engkau Maha Melihat kami, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagiMu dari perbuatan-perbuatan kami.”

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

27. Dan berikanlah aku kemampuan untuk berbicara secara fasih,

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

27. وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِى (dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku)
Agar aku dapat memahamkan mereka dengan ucapanku.
Terdapat pendapat mengatakan bahwa kekakuan lidahnya tidak hilang sepenuhnya, sebab dia hanya meminta agar terlepas kekakuan lidah yang menghalanginya untuk memberi penjelasan pada orang lain, hal ini dibuktikan dengan dalil firman Allah yang mengisahkan perkataan Fir’aun ولا يكاد يبين “dan yang hampir tidak dapat menjelaskan (perkataannya)?” (Az-Zukhruf: 52)

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

27. Dan sembuhkanlah kekakuan lidahku, yaitu penyakit aphasia, supaya dimudahkan pelafalannya dan bisa memberi pemahaman manusia serta supaya mereka tidak membenciku.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Lisan Beliau sebelumnya terasa berat dan kaku sehingga perkataan Beliau hampir tidak bisa dipahami.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


25-28. Nabi musa menyadari betapa berat tugas yang Allah amanahkan kepadanya. Dia memohon kepada-Nya seraya berkata, 'ya tuhanku, lapangkanlah dadaku sehingga jiwaku mampu menanggung tantangan tugasku, dan mudahkanlah untukku urusanku sehingga dakwahku tidak menemui kesulitan, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku yang menghalangi kelancaranku dalam menyampaikan pesan-Mu agar mereka mengerti perkataanku dengan baik. '25-28

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Thaha Ayat 28 Arab-Latin, Surat Thaha Ayat 29 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Thaha Ayat 30, Terjemahan Tafsir Surat Thaha Ayat 31, Isi Kandungan Surat Thaha Ayat 32, Makna Surat Thaha Ayat 33

Category: Surat Thaha

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!