Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Maryam Ayat 38

أَسْمِعْ بِهِمْ وَأَبْصِرْ يَوْمَ يَأْتُونَنَا ۖ لَٰكِنِ الظَّالِمُونَ الْيَوْمَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

Arab-Latin: Asmi' bihim wa abṣir yauma ya`tụnanā lākiniẓ-ẓālimụnal-yauma fī ḍalālim mubīn

Terjemah Arti: Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Tetapi orang-orang yang zalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Alangkah tajam pendengaran dan pandangan mereka pada hari kiamat pada hari mereka datang kepada Allah ketika semua itu sudah tidak bermanfaat bagi mereka!! Akan tetapi, orang-orang yang berbuat zhalim ketika mereka di dunia, berada dalam jarak yang sangat jauh dari kebenaran.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

38. Alangkah tajam pendengaran dan penglihatan mereka pada hari itu, mereka mendengarkannya secara seksama tatkala pendengaran itu tak lagi bermanfaat bagi mereka, mereka juga melihatnya secara seksama tatkala penglihatan itu tak lagi memberikan manfaat bagi mereka. Akan tetapi orang-orang zalim di dunia ini senantiasa berada dalam kesesatan yang nyata, menyimpang dari jalan yang lurus, mereka tak siap untuk menghadapi hari Akhirat hingga kematian datang kepada mereka secara tiba-tiba sedangkan mereka masih berada dalam kezaliman tersebut.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

38. أَسْمِعْ بِهِمْ وَأَبْصِرْ (Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka)
Yakni betapa kuatnya pendengaran dan penglihatan mereka.

يَوْمَ يَأْتُونَنَا ۖ( pada hari mereka datang kepada Kami)
Untuk perhitungan dan pembalasan.

لٰكِنِ الظّٰلِمُونَ الْيَوْمَ(Tetapi orang-orang yang zalim pada hari ini)
Yakni di dunia.

فِى ضَلٰلٍ مُّبِينٍ (berada dalam kesesatan yang nyata)
Tuli, bisu, dan buta dari kebenaran, dan mereka menyangka berada di atas jalan yang benar.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

38. Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari ketika mereka datang kepada Kami untuk perhitungan amal di akhirat. Artinya bahwa pendengaran dan penglihatan mereka menjadi sempurna, sehingga mereka menjadi faham dan mengerti tentang hakikat tentang perkara yang benar. Bertentangan dengan apa yang telah mereka sangka dan lakukan ketika di dunia Tetapi orang-orang yang kafir dan zalim kepada diri mereka sendiri ketika di dunia berada dalam kesesatan yang nyata

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Mereka tuli dari mendengarkan yang hak dan buta dari melihatnya. Mereka tidak memiliki alasan sedikit pun, karena keadaan mereka adalah sebagai orang yang menentang lagi sesat padahal mengetahui (yakni mengetahui yang benar tetapi berpaling darinya) atau sebagai orang yang sesat dari jalan yang benar, tetapi mampu mengetahui yang hak, tetapi lebih ridha dengan kesesatannya dan keburukan amalnya serta tidak mau berusaha mengetahui yang hak. Namun pada hari kiamat pendengaran mereka begitu tajam dan penglihatan mereka begitu terang. Mereka akan berkata, "Ya Tuhan Kami, Kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah Kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin." (Terj. As Sajdah: 12).

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Alangkah tajam pendengaran mereka dan alangkah terang penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada kami, yaitu pada hari pembalasan. Tetapi, orang-orang yang zalim dan berbuat mungkar karena enggan menggunakan pendengaran untuk menyimak nasihat menuju jalan yang lurus dan penglihatan untuk memperhatikan tanda-tanda kekuasaan Allah, pada hari ini mereka akan berada dalam kesesatan yang nyata. Walaupun penglihatan dan pendengaran mereka tajam, semuanya tidak akan bermanfaat. 39. Balasan bagi orang-orang yang ingkar pada hari kebangkitan sangat mengerikan. Karena itu Allah memerintahkan nabi-Nya untuk memperingatkan mereka, 'wahai nabi Muhammad, dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan atas kelalaian mereka. Penyesalan tersebut tidak berarti ketika itu karena segala perkara telah diputus dan ditetapkan balasannya. Peringatan itu perlu disampaikan, sedang mereka di dunia dalam kelalaian tentang adanya hari pembalasan, dan karenanya mereka tetap tidak beriman pada ajakan bertauhid dan mematuhi perintah Allah.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Maryam Ayat 39 Arab-Latin, Surat Maryam Ayat 40 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Maryam Ayat 41, Terjemahan Tafsir Surat Maryam Ayat 42, Isi Kandungan Surat Maryam Ayat 43, Makna Surat Maryam Ayat 44

Category: Surat Maryam

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!