Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Maryam Ayat 39

وَأَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْحَسْرَةِ إِذْ قُضِيَ الْأَمْرُ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ وَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Arab-Latin: Wa anżir-hum yaumal-ḥasrati iż quḍiyal-amr, wa hum fī gaflatiw wa hum lā yu`minụn

Terjemah Arti: Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus. Dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman.

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan peringatkanlah (wahai rasul) kepada sekalian manusia tentang hari penyesalan, ketika semua perkara telah diputuskan, dan kematian dihadirkan dalam bentuk kambing gemuk lalu di sembelih, dan diputuskanlah nasib makhluk-makhluk. Orang-orang beriman menuju surga dan orang-orang kafir menuju neraka. Dan mereka itu dahulu di dunia berada dalam kelalaian dari peringatan yang disampaikan kepada mereka. Mereka tidak mengimani dan tidak melakukan amal shalih.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

39. Dan berilah peringatan kepada manusia -wahai Rasul- tentang hari penyesalan yang mana seorang yang berbuat keburukan menyesali keburukannya, dan seorang yang berbuat baik menyesali kurangnya ketaatan yang dilakukannya, yaitu hari ketika buku catatan amalan para hamba telah ditutup, hisab amalan mereka telah selesai, dan setiap mereka telah mendapatkan balasan amal perbuatannya, sedangkan keadaan mereka dalam kehidupan ini hanya tertipu dengan dunia, lalai dari Akhirat, dan tidak pula beriman dengan adanya hari Kiamat.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

39. وَأَنذِرْهُمْ يَوْمَ الْحَسْرَةِ (Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan)
Orang yang berbuat buruk akan menyesal atas keburukannya, dan orang yang berbuat baik akan menyesal atas kelalaiannya dalam memperbanyak kebaikannya.

إِذْ قُضِىَ الْأَمْرُ(ketika segala perkara telah diputuskan)
Yakni setelah selesai dari perhitungan dan kitab catatan amal telah digulung kembali, serta para penghuni surga telah memasuki surga dan penghuni neraka telah memasuki neraka.

وَهُمْ فِى غَفْلَةٍ(Dan mereka dalam kelalaian)
Yakni kini di dunia mereka terlena di dalamnya dan lalai dari siksaan yang akan mereka dapatkan di hari kiamat.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

39. Wahai Nabi, berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan yaitu hari kiamat. Yaitu hari dimana orang-orang yang berbuat keburukan menyesali perbuatannya, dan orang yang berbuat baik menyesal atas sedikitnya amal mereka. Ketika perhitungan amal telah selesai dan mereka menjadi dua kelompok yang masuk surga dan masuk neraka. Sedangkan sekarang ini mereka dalam kelalaian di dunia atas hari itu dan mereka juga tidak beriman kepada hari kiamat

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Yaitu hari kiamat, karena ketika itu banyak orang yang menyesal disebabkan tidak berbuat ihsan di dunia. Penyesalan apa yang lebih besar daripada penyesalan ketika seseorang tidak mendapatkan keridhaan Allah dan surga-Nya, bahkan malah mendapatkan neraka, dan lagi di sana tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki diri. Maka beramallah wahai saudaraku, sebelum tiba hari yang di sana bukan lagi saat untuk beramal, bahkan yang ada adalah pembalasan terhadap amal.

Saat ini (di dunia).

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Balasan bagi orang-orang yang ingkar pada hari kebangkitan sangat mengerikan. Karena itu Allah memerintahkan nabi-Nya untuk memperingatkan mereka, 'wahai nabi Muhammad, dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan atas kelalaian mereka. Penyesalan tersebut tidak berarti ketika itu karena segala perkara telah diputus dan ditetapkan balasannya. Peringatan itu perlu disampaikan, sedang mereka di dunia dalam kelalaian tentang adanya hari pembalasan, dan karenanya mereka tetap tidak beriman pada ajakan bertauhid dan mematuhi perintah Allah. 40. Allah adalah pencipta segala yang ada, maka semuanya adalah milik-Nya. Sesungguhnya kamilah yang mewarisi bumi dan semua yang ada di atasnya. Tidak satu pun makhluk yang berhak memilikinya. Semua ciptaan itu pun akan mati dan kemudian hanya kepada kami mereka dikembalikan untuk menghadapi hisab.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Maryam Ayat 40 Arab-Latin, Surat Maryam Ayat 41 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Maryam Ayat 42, Terjemahan Tafsir Surat Maryam Ayat 43, Isi Kandungan Surat Maryam Ayat 44, Makna Surat Maryam Ayat 45

Category: Surat Maryam

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!

Qalqalah Sugra Surat Maryam Ayat 39-51