Surat Al-Kahfi Ayat 92

ثُمَّ أَتْبَعَ سَبَبًا

Arab-Latin: ṡumma atba'a sababā

Artinya: Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi).

« Al-Kahfi 91Al-Kahfi 93 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Hikmah Penting Terkait Dengan Surat Al-Kahfi Ayat 92

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Kahfi Ayat 92 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada kumpulan hikmah penting dari ayat ini. Terdokumentasi kumpulan penafsiran dari para mufassirin berkaitan makna surat Al-Kahfi ayat 92, sebagiannya seperti di bawah ini:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Kemudian dzulqarnain berjalan dengan menempuh cara-cara dan jalan-jalan yang telah kami berikan kepadanya.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

92-94. Kemudian Dzulkarnain menuju tempat didirikannya benteng dengan mengikuti jalan yang telah dimudahkan Allah baginya, hingga dia sampai pada dua gunung tinggi yang menghalangi tempat dibelakangnya. Di sana dia mendapati kaum yang hampir tidak dapat memahami perkataan Dzulkarnain dan para pengikutnya. Mereka meminta pertolongan kepada Dzulkarnain: “Ya’juj dan Ma’juj -keduanya adalah dua kabilah besar dari golongan manusia- membuat kerusakan di muka bumi dengan membunuh dan merampas harta, bagaimana jika kami mengumpulkan harta kami sebagai upah bagimu untuk membuatkan kami benteng yang menghalangi kami dari mereka?”


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

92. Kemudian ia menempuh jalan lain selain dua jalan sebelumnya, menuju arah antara timur dan barat.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

92. ثُمَّ أَتْبَعَ سَبَبًا (Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi))
Yakni jalan ketiga yang membentang antara timur dan barat.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

92. Kemudian dia menempuh suatu jalan yang lain lagi, antara barat dan timur yaitu selatan dan utara


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Kemudian dia mengikuti suatu jalan} Kemudian dia melintasi jalan ketiga yang berbeda dengan arah timur dan barat, dia mengambil jalan dari selatan menuju ke utara


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

92-93. “Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung.” Para ulama tafsir berkata, “Ia pergi dari arah timur menuju utara. Maka, ia sampai di tempat antara dua gunung, yang dahulu begitu terkenal di masa itu, dua gunung yang menjadi bagian rangkaian pegunungan yang saling berhubungan, dari kiri ke kanan, sampai terhubung dengan lautan, antara Ya’juj dan Ma’juj dengan manusia ‘dan dia mendapati’, di hadapan kedua gunung itu ‘suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraann,’ lantaran keasingan bahasa mereka dan ketumpulan daya pikir dan hati mereka.”


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 92-96
Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang Dzulqarnain: (kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi)) yaitu dia menempuh suatu jalan dari belahan bumi timur hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung yaitu dua buah gunung yang berdampingan, dan di antara keduanya terdapat celah tempat keluarnya Ya’juj dan Ma'juj menuju negeri manusia, sehingga mereka menimbulkan banyak kerusakan dan menghancurkan hewan ternak, dan tanam-tanaman. Ya'juj dan Ma'juj adalah keturunan nabi Adam sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih Bukhari Muslim,”Sesungguhnya Allah SWT berfirman,"Wahai Adam!". lalu nabi Adam menjawab,"Aku penuhi panggilanMu dan Aku bagaia denganMu” Allah berfirman, "Kirimkanlah utusan ke neraka!" nabi Adam bertanya,"Berapa orang yang dikirimkan ke neraka?” Allah SWT berfirman,"Dari setiap seribu orang ada sembilan ratus sembilan puluh sembilan, sedangkan sisanya yang satu orang ke surga” Maka saat itulah anak kecil beruban, dan setiap wanita yang mengandung mendadak melahirkan kandungannya. Lalu difirmankan,"Sesungguhnya di antara kalian terdapat dua umat, tidak sekali-kali mereka berada pada sesuatu, melainkan menjadikannya golongan mayoritas, yaitu Ya'juj dan Ma'juj.”
Firman Allah SWT: (dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan) yaitu karena asingnya bahasa mereka dan jauhnya jarak mereka dari manusia (Mereka berkata, "Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu (upeti)) yaitu, mereka bermaksud mengumpulkan harta di antara mereka sehingga menjadi benteng antara dia dan mereka. Lalu Dzulqarnain menjawab dengan penuh hormat, menunjukkan pemahaman keagamaannya, keshalihannya, dan tujuan baiknya: (Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik) yaitu sesungguhnya sesuatu yang diberikan Allah kepadaku berupa kerajaan dan kedudukan itu lebih baik daripada harta yang kalian kumpulkan. sebagaimana apa yang dikatakan nabi Sulaiman: (Apakah (patut) kalian menolong aku dengan harta? Maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang diberikan­Nya kepada kalian) (Surah An-Naml: 36) Demikian juga dikatakan oleh Dzulqarnain,"Apa yang ada padaku jauh lebih baik daripada apa yang kalian berikan itu, tetapi aku meminta kepada kalian agar membantuku dengan sekuat tenaga yaitu dengan pekerjaan dan alat untuk membangun kalian (agar aku membuatkan dinding antara kalian dan merek (95), berilah aku potongan-potongan besi (96)) Kata “Az-zubur” adalah bentuk jamak dari “zabrah” yaitu potongan besi. Pendapat ini dikatakan Ibnu Abbas, Mujahid, dan Qatadah, potongan besi itu sebagai batu bata (Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu) yaitu yaitu disusun satu sama lain mulai dari pondasinya hingga sama dengan puncak kedua bukit tingginya (berkatalah Dzulqarnain, "Tiuplah (api itu)”) yaitu nyalakanlah api untuk membakarnya, sehingga dinding besi itu menjadi api (dia pun berkata, "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu”) Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, Adh-Dhahhak, Qatadah, dan As-Suddi berkata bahwa itu adalah tembaga. Sebagian dari mereka menambahkan bahwa itu adalah tembaga yang dilelehkan, berdasarkan firman Allah: (dan Kami alirkan cairan tembaga baginya) (Surah Saba: 12) Oleh karena itu diserupakan dengan kain yang bergaris.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Al-Kahfi ayat 92: Yakni dari timur menuju utara.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Kahfi Ayat 92

Setelah berhasil menguasai kawasan timur, zulkarnain melanjutkan perjalanannya. Kemudian dia menempuh suatu jalan menuju daerah yang lain lagi. 93. Zulkarnain melanjutkan perjalanan hingga ketika dia sampai di suatu daerah di antara dua gunung tinggi dan terjal hingga sulit dilalui, didapatinya di belakang kedua gunung itu suatu kaum yang hampir tidak memahami pembicaraan zulkarnain karena perbedaan bahasa mereka.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Itulah variasi penafsiran dari banyak ulama tafsir mengenai isi dan arti surat Al-Kahfi ayat 92 (arab-latin dan artinya), moga-moga berfaidah bagi kita. Bantulah kemajuan kami dengan memberi link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Konten Paling Banyak Dilihat

Baca berbagai topik yang paling banyak dilihat, seperti surat/ayat: Ali ‘Imran 191, Luqman 13-14, Assalaamualaikum, Al-Fatihah 1, Al-Fatihah 2, Yasin 40. Juga Al-Baqarah 284-286, Yunus 41, Al-Fatihah 7, Al-A’raf, Ali ‘Imran 104, Al-Baqarah 216.

  1. Ali ‘Imran 191
  2. Luqman 13-14
  3. Assalaamualaikum
  4. Al-Fatihah 1
  5. Al-Fatihah 2
  6. Yasin 40
  7. Al-Baqarah 284-286
  8. Yunus 41
  9. Al-Fatihah 7
  10. Al-A’raf
  11. Ali ‘Imran 104
  12. Al-Baqarah 216

Pencarian: lillahi ma fissamawati wama fil ard, arti ayat an nisa ayat 59, almulk latin, thaha ayat 53, al mutaffifin litequran

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: