Surat Ar-Ra’d Ayat 40

وَإِن مَّا نُرِيَنَّكَ بَعْضَ ٱلَّذِى نَعِدُهُمْ أَوْ نَتَوَفَّيَنَّكَ فَإِنَّمَا عَلَيْكَ ٱلْبَلَٰغُ وَعَلَيْنَا ٱلْحِسَابُ

Arab-Latin: Wa im mā nuriyannaka ba'ḍallażī na'iduhum au natawaffayannaka fa innamā 'alaikal-balāgu wa 'alainal-ḥisāb

Artinya: Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebahagian (siksa) yang Kami ancamkan kepada mereka atau Kami wafatkan kamu (hal itu tidak penting bagimu) karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka.

« Ar-Ra'd 39Ar-Ra'd 41 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Tafsir Mendalam Berkaitan Dengan Surat Ar-Ra’d Ayat 40

Paragraf di atas merupakan Surat Ar-Ra’d Ayat 40 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beraneka tafsir mendalam dari ayat ini. Terdokumentasi beraneka penjabaran dari berbagai ahli ilmu terkait isi surat Ar-Ra’d ayat 40, misalnya seperti di bawah ini:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan bila kami memperlihatkan padamu -wahai rasul-, sebagian hukuman yang kami ancamkan kepada musuh-musuhmu, berupa kehinaan dan siksaan di dunia, maka itulah balasan bagi mereka yang disegerakan. Dan bila kami mewafatkanmu sebelum kamu menyaksikannya, maka tugasmu tiada lain hanyalah menyampaikan dakwah saja, dan kewajiban Kami lah urusan perhitungan amal dan memberikan balasan.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

40. Hai Rasulullah, sama saja apakah Kami menunjukkan kepadamu sebagian azab yang Kami janjikan kepada mereka berupa terbunuh, tertawan, atau tertindas di dunia; atau Kami mewafatkanmu sebelum mengazab mereka; sebab tugasmu hanyalah menyampaikan dakwah di dunia, sedangkan Kami yang akan memberi azab atau pahala di dunia dan di akhirat.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

40. Jika Kami menunjukkan kepadamu -wahai Rasul ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sebagian dari apa yang Kami ancamkan kepada mereka sebelum kamu mati, maka hal tersebut berpulang kepada Kami, atau Kami mematikanmu sebelum Kami memperlihatkan hal itu. Tugasmu hanya menyampaikan apa yang wajib kamu sampaikan, kamu tidak berwenang untuk menghisab dan membalas mereka, karena keduanya adalah urusan Kami.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

40. وَإِن مَّا نُرِيَنَّكَ بَعْضَ الَّذِى نَعِدُهُمْ أَوْ نَتَوَفَّيَنَّكَ (Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebahagian (siksa) yang Kami ancamkan kepada mereka atau Kami wafatkan kamu)
Yakni Kami tunjukkan kepada kamu sebelum kematianmu sebagian azab yang Kami siapkan bagi mereka, atau Kami akan mewafatkanmu sebelum kamu melihatnya.

فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلٰغُ(karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja)
Tidak ada kewajiban atasmu kecuali menyampaikan hukum-hukum yang ada dalam risalah ini.

وَعَلَيْنَا الْحِسَابُ(sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka)
Yakni menghisab amal perbuatan mereka dan membalasnya.
Dan kamu tidak dibebani agar mereka beriman atau disiksa semasa kamu masih hidup.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

40 Jika Kami perlihatkan kepadamu beberapa siksa yang Kami ancamkan kepada mereka dalam hidupmu, atau Kami wafatkan kamu maka hal itu tidak penting bagimu, karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan risalah saja, sedang Kami-lah yang akan menghisab dan membalas amalan mereka


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Sesungguhnya jika Kami memperlihatkan kepadamu sebagian yang Kami janjikan kepada mereka atau Kami wafatkan kamu, sesungguhnya kamu hanyalah sebagai penyampai dan Kamilah yang menghisab} memberi balasan pada hari kiamat


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H


40. Allah berfirman kepada nabiNya, “Janganlah engkau bersegera menimpakan apa yang telah diancamkan kepada mereka yang berbentuk siksaan. Mereka bila melampaui batas dan kufur secara terus menerus, maka pasti akan dilanda azab yang diancamkan kepada mereka, baik Kami akan memperlihatkannya kepadamu agar pandanganmu menjadi sejuk dengannya, atau mewafatkanmu sebelum menimpakan (siksaan) mereka, maka itu bukanlah urusan yang merepotkanmu. “Karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja,” dan menjelaskan kepada manusia “sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka,” Kami akan memperhitungkan amalan makhluk-makhluk berdasarkan apa yang telah mereka perbuat dan kewajiban yang mereka sepelekan serta Kami akan memberi pahala atau menghukumi mereka.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 40-41
Allah SWT berfirman kepada RasulNya: (Dan jika Kami perlihatkan kepadamu) wahai Muhammad, sebagian yang Kami siapkan untuk musuh-musuhmu berupa kehinaan dan pembalasan di dunia (atau Kami wafatkan kamu) yaitu sebelum itu (karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja) yaitu sesungguhnya Kami mengutusmu hanya untuk menyampaikan kepada mereka risalah Allah, dan engkau telah melakukan apa yang diperintahkan kepadamu (sedangkan Kamilah yang menghisab) yaitu menghisab dan membalas mereka. sebagaimana Allah SWT berfirman: (Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan (21) Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka (22) tetapi orang yang berpaling dan kafir (23) maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar (24) Sesungguhnya kepada Kamilah kembali mereka (25) kemudian sesungguhnya kewajiban Kamilah menghisab mereka (26)) (Surah Al-Ghasyiyah) Firman Allah: (Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami men­datangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya?) Ibnu Abbas berkata bahwa tidakkah mereka melihat bahwa Kami memberikan kemenangan kepada nabi Muhammad SAW melalui penaklukan daerah demi daerah?”.
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa “apakah mereka tidak melihat negeri itu yang dibinasakan, sehingga di sisi lainnya terjadi keramaian”.
Mujahid dan Ikrimah berkata tentang firmanNya: (lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit), dari tepi-tepinya?) dia berkata yaitu kerusakannya.
Al-Hasan dan Adh-Dhahhak berkata yaitu kemenangan orang-orang muslim atas orang-orang musyrik.
Mujahid berkata berkurangnya jiwa, buah-buahan, dan kerusakan daerah itu.
Ikrimah berkata,"Seandainya yang dikurangi itu adalah buminya, maka kamu tidak mendapati tempat untuk tinggal" tetapi maknanya adalah kematian.
Ibnu Abbas berkata dalam suatu riwayat bahwa kerusakan daerah-daerah itu maknanya adalah kematian ulama, ahli fiqih, dan ahli kebaikan dari daerah itu. Demikian juga dikatakan oleh Mujahid juga bahwa maknanya adalah kematian para ulama’.
Pendapat yang pertama adalah yang paling utama, yaitu kemenangan agama Islam atas kemusyrikan daerah demi daerah. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan negeri-negeri di sekitarmu) (Surah Al-Ahqaf: 27). Ini adalah pendapat yang dipilih Ibnu Jarir.


📚 Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid Nabawi

Makna kata :
(نَعِدُهُمۡ) na’iduhum : “Kami janjikan kepada mereka” berupa azab.
(أَوۡ نَتَوَفَّيَنَّكَ) aw natawaffayannak : “atau Kami mewafatkanmu” yaitu sebelum turunnya azab tersebut.

Makna ayat :
Makna ayat :
Firman-Nya : (وَإِن مَّا نُرِيَنَّكَ بَعۡضَ ٱلَّذِي نَعِدُهُمۡ أَوۡ نَتَوَفَّيَنَّكَ) Seandainya Aku perlihatkan kepadamu sebagian dari apa yang Aku janjikan kepada kaummu berupa azab, atau pun jika Aku mewafatkanmu sebelum hal itu terjadi, maka tidak ada kewajiban bagimu kecuali untuk menyampaikan, engkau telah menyampaikan dan perhitungannya adalah urusan Kami, dan Kami akan membalas apa yang telah mereka kerjakan. Janganlah bersedih hati wahai Rasul dan jangan pula engkau berkecil hati karena makar mereka.

Pelajaran dari ayat :
• Kemenangan Islam dan penyebarannya selama empat abad, adalah tanda terbesar atas kebenarannya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Ar-Ra’d ayat 40: Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman kepada Nabi-Nya Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan Beliau agar Beliau tidak tergesa-gesa meminta disegerakan azab yang diancamkan. Yang demikian karena kalau pun mereka tetap di atas kekufuran dan keangkuhan, mereka tetap akan mendapatkan azab yang diancamkan itu.

Di saat engkau masih hidup sehingga dirimu lega.

Sebelum mengazab mereka.

Apabila mereka telah kembali kepada Kami, lalu Kami berikan balasan kepada mereka.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Ar-Ra’d Ayat 40

Kami'Allah'mahakuasa menetapkan atau menghapus hukum yang kami kehendaki sesuai kebijaksanaan kami. Dan sungguh, jika kami perlihatkan kepadamu, wahai nabi Muhammad, di dunia ini sebagian dari siksaan dan balasan yang kami ancamkan kepada mereka (orang kafir) sebagaimana permintaan mereka, atau kami wafatkan engkau sebelum menyaksikan siksaan itu datang kepada mereka'namun mereka pasti akan merasakannya'maka sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja dakwah dan risalah yang kami titipkan kepadamu, dan kamilah yang akan memperhitungkan amal mereka serta balasan yang akan mereka terima atasnya. Di antara bukti-bukti Allah melaksanakan ancaman-Nya adalah peristiwa yang dialami oleh orang-orang kafir tersebut. Dan apakah mereka orang-orang kafir itu tidak melihat bahwa kami melalui hambahamba kami yang berjihad, mendatangi dan menaklukkan daerahdaerah yang dikuasai orang yang ingkar kepada Allah, lalu kami kurangi daerah-daerah yang dikuasai itu sedikit demi sedikit dari tepi-tepinya' dan Allah menetapkan hukum menurut kehendak-Nya. Tidak ada kekuatan apa pun yang dapat menolak ketetapan-Nya bila Allah sudah menetapkannya; dia mahacepat lagi mahabijaksana perhitungan-Nya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikianlah sekumpulan penjelasan dari banyak ulama berkaitan makna dan arti surat Ar-Ra’d ayat 40 (arab-latin dan artinya), semoga menambah kebaikan bagi kita semua. Sokonglah perjuangan kami dengan memberikan link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Bacaan Paling Banyak Dibaca

Tersedia ratusan konten yang paling banyak dibaca, seperti surat/ayat: Az-Zumar 53, Al-Lahab, Al-Kahfi 1-10, Al-Qari’ah, Al-‘Ashr, Quraisy. Ada juga Bismillah, An-Naziat, Al-Ma’idah 3, Yusuf, An-Nisa 59, An-Nashr.

  1. Az-Zumar 53
  2. Al-Lahab
  3. Al-Kahfi 1-10
  4. Al-Qari’ah
  5. Al-‘Ashr
  6. Quraisy
  7. Bismillah
  8. An-Naziat
  9. Al-Ma’idah 3
  10. Yusuf
  11. An-Nisa 59
  12. An-Nashr

Pencarian: surat 1 ayat 11, surah tabbat yada abi lahabiw watab, idkola yusufu, surat 19 ayat 11, مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىۗ

Bantu Kami

Setiap bulan TafsirWeb melayani 1.000.000+ kaum muslimin yang ingin membaca al-Quran dan tafsirnya secara gratis. Tentu semuanya membutuhkan biaya tersendiri.

Tolong bantu kami meneruskan layanan ini dengan membeli buku digital Jalan Rezeki Berlimpah yang ditulis oleh team TafsirWeb (format PDF, 100 halaman).

Dapatkan panduan dari al-Qur'an dan as-sunnah untuk meraih rezeki berkah berlimpah, dapatkan pahala membantu keberlangsungan kami, Insya Allah.