Surat Yusuf Ayat 98

قَالَ سَوْفَ أَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّىٓ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

Arab-Latin: Qāla saufa astagfiru lakum rabbī, innahụ huwal-gafụrur-raḥīm

Artinya: Ya'qub berkata: "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".

« Yusuf 97Yusuf 99 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Tafsir Mendalam Berkaitan Dengan Surat Yusuf Ayat 98

Paragraf di atas merupakan Surat Yusuf Ayat 98 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beberapa tafsir mendalam dari ayat ini. Diketemukan beberapa penjabaran dari para mufassir terkait makna surat Yusuf ayat 98, antara lain sebagaimana di bawah ini:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Ya’qub berkata, ”Aku memohon kepada tuhanku agar mengampuni dosa-dosa kalian. Sesungguhnya Dia Maha pengampun dosa-dosa hamba-hambaNya yang bertaubat, lagi Maha penyayang kepada mereka.”


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

98. Ya’qub berjanji akan memintakan mereka ampunan dari Allah, Dia Maha Mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang bertaubat dan Maha Mengasihi mereka.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

98. Sang ayah berkata kepada mereka, "Aku akan memohonkan ampun kepada Rabbku untuk dosa-dosa kalian. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang bagi hamba-hamba-Nya yang bertobat."


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

98. قَالَ سَوْفَ أَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّىٓ (Ya’qub berkata: “Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Tuhanku)
Imam az-Zajjaj berkata: nabi Ya’qub hendak memohonkan ampun bagi mereka di waktu sahur karena di waktu itu doa seseorang akan lebih mudah untuk dikabulkan, ia tidak buru-buru berdoa karena mengetahui besarnya kesalahan mereka sehingga ia hendak berdoa kepada Allah dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan serta mencari waktu yang lebih mustajab, sebagai bentuk kasih sayang terhadap anak-anaknya, dengan harapan Allah akan mengampuni mereka.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

98. Ya’kub berkata: “Aku akan memohonkan ampun bagi kalian kepada Allah di waktu yang tepat, yaitu di waktu sebelum fajar dimna doa akan dikabulkan.” Ya’kub tidak tergesa-gesa berdoa untuk menunjukkan betapa buruknya perbuatan mereka dan kepastian pengabulan doa itu adalah sebagai wujud kasih sayang kepada mereka


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Dia berkata,“Aku akan memohonkan ampunan bagi kalian kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

98. Maka “Ya’qub berkata” untuk menyambut permintaan mereka lagi bersegera meresponnya “Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”, harapanku kepadaNya, adalah agar Dia mengampuni kalian dan mencurahkan rahmat kepada kalian serta menaungi kalian dengan rahmatNya. Ada yang mengatakan, bahwa beliau menunda permohonan ampunan bagi mereka sampai waktu sahur yang utama, supaya lebih sempurna untuk memohonkan ampunan dan lebih dekat untuk dikabulkan.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 96-98
Ibnu Abbas dan Adh-Dhahhak berkata tentang firmanNya, ("Al-Basyir") adalah pemberi kabar. dan berkata kepada anak-anaknya saat itu: (Tidakkah aku katakan kepada kalian bahwa aku mengetahui dari Allah apa yang kalian tidak mengetahuinya) yaitu aku mengetahui bahwa Allah akan mengembalikan dia kepadaku, dan aku berkata kepada kalian: (Sesungguhnya aku mencium bau Yusuf, sekiranya kalian tidak menuduhku lemah akal) Maka saat itu mereka berkata kepada ayah mereka seraya meminta belas kasihan: (Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (97) Ya’qub berkata, "Kelak aku akan memohonkan ampun bagi kalian kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (98)) yaitu, barang siapa yang bertaubat kepadaNya, maka Dia menerima taubatnya.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Yusuf ayat 98: Nabi Ya’kub menunda permintaan ampunan untuk anak-anaknya sampai tiba waktu sahur agar lebih dikabulkan atau sampai malam Jum’at. Kemudian mereka pun pergi bersama ke Mesir, lalu Yusuf beserta para pembesarnya keluar (dari kerajaaannya) untuk menerima kedatangan mereka.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Yusuf Ayat 98

Memenuhi permohonan keluarganya itu, dia (nabi yakub) berkata, aku akan memohonkan ampunan bagimu semua kepada tuhanku. Sungguh, dia adalah tuhan yang maha pengampun, maha penyayang. Sekian lama berlalu setelah kejadian itu, berangkatlah nabi yakub bersama keluarga besarnya ke mesir menuruti pesan nabi yusuf. Maka ketika mereka sudah sampai di mesir dan masuk ke tempat yang telah disediakan oleh nabi yusuf, dia merangkul kedua orang tuanya seraya berkata kepada semua anggota rombongan, masuklah kamu ke negeri mesir, insya Allah kalian masuk dalam keadaan aman.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian berbagai penjelasan dari banyak mufassirin terhadap kandungan dan arti surat Yusuf ayat 98 (arab-latin dan artinya), semoga memberi kebaikan untuk kita semua. Dukung dakwah kami dengan memberi link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Artikel Paling Sering Dikaji

Ada berbagai topik yang paling sering dikaji, seperti surat/ayat: Al-Ma’idah 48, Al-Fatihah 5, At-Taubah, An-Nisa, Al-A’raf 54, An-Nahl 114. Serta Al-Humazah, Ali ‘Imran 190, Al-Anbiya 30, Al-Muthaffifin, At-Tin 4, Al-Fatihah 4.

  1. Al-Ma’idah 48
  2. Al-Fatihah 5
  3. At-Taubah
  4. An-Nisa
  5. Al-A’raf 54
  6. An-Nahl 114
  7. Al-Humazah
  8. Ali ‘Imran 190
  9. Al-Anbiya 30
  10. Al-Muthaffifin
  11. At-Tin 4
  12. Al-Fatihah 4

Pencarian: maka nikmat mana lagi yang kau dustakan, surah wailul, surah hasyr ayat 21 24, surat at talaq ayat 7, doa al zalzalah

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: