Quran Surat Thaha Ayat 25-28

Dapatkan Amal Jariyah

قَالَ رَبِّ ٱشْرَحْ لِى صَدْرِى

Arab-Latin: qāla rabbisyraḥ lī ṣadrī

Terjemah Arti: Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku,

Tafsir Quran Surat Thaha Ayat 25-28

Musa -'alaihissalām- berkata, "Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku agar aku bersabar dalam mendapatkan berbagai rintangan. (Tafsir al-Mukhtashar)

Musa berkata: “Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku agar bisa menanggung beban risalah, dan bersabar atas kesukaran dalam menanggungnya dan atas fitnah manusia” (Tafsir al-Wajiz)

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِى صَدْرِى (Berkata Musa: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku) Allah melapangkan dadanya agar mampu bersabar dari kejahatan orang lain yang ditujukan kepadanya dan mampu memikul risalah. (Zubdatut Tafsir)

وَيَسِّرْ لِىٓ أَمْرِى

wa yassir lī amrī

dan mudahkanlah untukku urusanku,

Dan mudahkanlah untukku urusanku. (Tafsir al-Mukhtashar)

Dan mudahkanlah aku dalam apa yang Engaku perintahkan kepadaku berupa penyampaian risalah. (Tafsir al-Wajiz)

(Zubdatut Tafsir)

وَٱحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِى

waḥlul 'uqdatam mil lisānī

dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,

Dan berikanlah aku kemampuan untuk berbicara secara fasih, (Tafsir al-Mukhtashar)

Dan sembuhkanlah kekakuan lidahku, yaitu penyakit aphasia, supaya dimudahkan pelafalannya dan bisa memberi pemahaman manusia serta supaya mereka tidak membenciku. (Tafsir al-Wajiz)

وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِى (dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku) Agar aku dapat memahamkan mereka dengan ucapanku. Terdapat pendapat mengatakan bahwa kekakuan lidahnya tidak hilang sepenuhnya, sebab dia hanya meminta agar terlepas kekakuan lidah yang menghalanginya untuk memberi penjelasan pada orang lain, hal ini dibuktikan dengan dalil firman Allah yang mengisahkan perkataan Fir’aun ولا يكاد يبين “dan yang hampir tidak dapat menjelaskan (perkataannya)?” (Az-Zukhruf: 52) (Zubdatut Tafsir)

يَفْقَهُوا۟ قَوْلِى

yafqahụ qaulī

supaya mereka mengerti perkataanku,

Musa berkata, “Wahai Tuhanku, luaskanlah untukku dadaku, permudahlah bagiku urusanku, Lepaskanlah kekeluan pada lidahku dengan tutur kata yang lancar, Agar mereka memahami perkataanku, Dan adakanlah penolong bagiku dari keluargaku, Yaitu Harun saudaraku, Kuatkanlah aku dengannya dan teguhkanlah kekuatanku dengannya, Dan jadikanlah dia partner bersamaku dalam kenabian dan penyampaian risalah (Mu), Agar kami bisa menyucikanMu dengan bertasbih banyak-banyak, Dan kami banyak mengingatMu, dan kemudian kami memujiMu. Sesungguhnya Engkau Maha Melihat kami, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagiMu dari perbuatan-perbuatan kami.” (Tafsir al-Muyassar)

agar mereka memahami perkataanku tatkala menyampaikan risalah-Mu. (Tafsir al-Mukhtashar)

Supaya mereka memahami perkataanku saat menyampaikan risalah. (Tafsir al-Wajiz)

يَفْقَهُوا۟ قَوْلِى (supaya mereka mengerti perkataanku) Agar mereka memahami ucapanku. (Zubdatut Tafsir)

Terkait: « | »

Kategori: Tafsir Serial

Trending: Surat Yasin, Surat Al-Waqiah, Surat Al-Mulk, Surat Al-Kahfi, Ayat Kursi