Surat Yusuf Ayat 20

وَشَرَوْهُ بِثَمَنٍۭ بَخْسٍ دَرَٰهِمَ مَعْدُودَةٍ وَكَانُوا۟ فِيهِ مِنَ ٱلزَّٰهِدِينَ

Arab-Latin: Wa syarauhu biṡamanim bakhsin darāhima ma'dụdah, wa kānụ fīhi minaz-zāhidīn

Artinya: Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah, yaitu beberapa dirham saja, dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf.

« Yusuf 19Yusuf 21 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Pelajaran Berharga Berkaitan Dengan Surat Yusuf Ayat 20

Paragraf di atas merupakan Surat Yusuf Ayat 20 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beberapa pelajaran berharga dari ayat ini. Diketemukan beberapa penafsiran dari kalangan pakar tafsir terhadap makna surat Yusuf ayat 20, sebagiannya sebagaimana tercantum:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Sauadara-saudara yusuf menjualnya kepada para pendatang dari rombongan musafir tersebut dengan harga yang murah. Mereka merasa tidak butuh terhadap yusuf dan ingin bebas darinya. Demikian ini lantaran mereka tidak mengetahui kedudukan yusuf di sisi Allah.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

20-21. Ketika para musafir itu membawa Yusuf ke negeri Mesir, mereka menjualnya dengan harga yang murah karena mereka tidak berminat merawat Yusuf; sebab mereka tidak mengetahui derajat dan ilmunya.

Kemudian Yusuf dibeli oleh seorang Menteri Mesir; dia berkata kepada istrinya: “Perlakukanlah dia dengan baik ketika dia tinggal bersama kita, semoga dia dapat bermanfaat bagi kita sebagai pembantu, atau kita angkat dia sebagai anak.”

Sebagaimana Kami selamatkan Yusuf dari kebinasaan, Kami juga memberinya kedudukan yang mulia di sisi Menteri Mesir itu, dan agar Kami mengajarkan kepadanya tafsir mimpi. Allah Maha Kuasa dalam ketetapan-Nya, tidak ada yang mampu menolaknya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui hal ini.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

20. Si pencari air dan teman-temannya menjual Yusuf di Mesir dengan harga murah. Hanya senilai beberapa dirham saja. Hal itu karena mereka merasa segan terhadapnya dan ingin segera terbebas darinya. Karena mereka tahu bahwa Yusuf itu sebenarnya bukanlah seorang budak belian. Mereka khawatir perbuatan mereka diketahui oleh keluarga Yusuf. Dan ini merupakan bentuk kasih sayang Allah yang sempurna kepada Yusuf agar dia tidak terlalu lama bersama mereka.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

20. وَشَرَوْهُ بِثَمَنٍۭ بَخْسٍ دَرٰهِمَ مَعْدُودَةٍ (Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah, yaitu beberapa dirham saja)
Yakni pengambil air itu dan para sahabatnya menjual Yusuf di negeri Mesir.
Pendapat lain mengatakan yang menjualnya adalah para saudaranya.
Makna (بِثَمَنٍۭ بَخْسٍ) yakni dengan harga yang lebih rendah dari harga budak yang semisal Yusuf.

وَكَانُوا۟ فِيهِ مِنَ الزّٰهِدِينَ (dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf)
Mereka tidak tertarik padanya dan tidak peduli terhadapnya padahal ia adalah orang yang mulia di hadapan Allah.


📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

Berikut diantara hal yang menakjubkan dari balasan yang diberikan di dunia adalah :

- Tatkala tangan-tangan zholim saudara-saudara Yusuf terus memanjangkan kezholimannya : { وَشَرَوْهُ بِثَمَنٍ بَخْسٍ } "Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah" keadaan berubah setelah beberapa tahun berjalan, mereka tangan-tangan mereka memanjang dengan permohonan mereka kepada Yusuf untuk mendapatkan sedekah darinya, mereka berkata : { وَتَصَدَّقْ عَلَيْنَا } "dan bersedekahlah kepada kami" [ Yusuf : 88 ].

- Ketika seorang wanita hendak berbuat keji kepada Yusuf dengan dustanya : { قَالَتْ مَا جَزَاءُ مَنْ أَرَادَ بِأَهْلِكَ سُوءًا } "Wanita itu berkata: “Apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan isterimu" kebenaran kemudian memaksanya untuk mengungkapkan hakikat perkara yang telah berlaku : { أَنَا رَاوَدتُّهُ عَن نَّفْسِهِ وَإِنَّهُ لَمِنَ الصَّادِقِينَ } "akulah yang menggodanya untuk menundukkan dirinya (kepadaku), dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang benar” [ Yusuf : 51 ], sesungguhnya barangsiapa yang dengan sungguh-sungguh meninggalkan kemaksiatan kepada Allah, niscaya ia akan melihat dampak baik darinya, begitu halnya ketika ia mengerjakan ketaatan.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

20. Kelompok musafir itu menjualnya di Mesir dengan harga murah yang lebih sedikit dari harga budak yang serupa, yaitu dengan beberapa dirham saja. Dan mereka itu termasuk orang yang benci Yusuf dan tidak mau menerimanya


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Mereka menjualnya} orang yang dipercaya dan para sahabatnya itu menjualnya di Mesir {dengan harga murah} yang sedikir {(yaitu) beberapa dirham saja dan mereka tidak tertarik kepadanya.


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

20. saudara suadar yusuf masih berada di dekatnya, maka kafilah itu membelinya dari mereka “dengan harga yang murah” harga yang rendah sekali yang dijelaskan Allah dengan ayat selanjutnya, ”yaitu beberapa dirham saja, dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada yusuf” karena tidak ada maksud pada mereka kecuali hanya hasrat menyembunyikan dan menjauhkan dirinya dari sang ayah, tidak ada maksud di hati mereka untuk mengambil harga penjualannya. Makna pada ayat ini, bahwa ketika kafilah yang sedang lewat itu mendapatkannya, maka mereka ingin menutup nutupi tentangnya dan menaruhnyan dalam bagian barang barang yang mereka bawa. Sampai akhirnya datanglah saudara saudaranya. Mereka mengklaim bahwa itu adalah budak yang melarikan diri dari mereka. lantas kafilah itu membelinya dengan harga tersebut dan meminta jaminan dari mereka (saudara saudaranya) untuk memastikan agar dia tidak melarikan diri lagi. Wallohu a'lam


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 19-20
Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang apa yang terjadi kepada nabi Yusuf ketika dia dilempar para saudaranya ke dalam sumur, dan ditinggalkan seorang diri
Allah menggerakkan kafilah kepadanya, dan mereka berhenti di dekat sumur itu. Mereka memerintahkan pengambil air mereka untuk menimbakan air untuk mereka. Setelah dia datang ke sumur itu dan menjulurkan timbanya ke dalamnya, maka nabi Yusuf bergantung kepada tali timba itu. Lalu dia keluar dan merasa gembira dengannya, lalu berkata: (Wahai, kabar gembira, ini seorang anak muda!) Sebagian ulama membaca,"Ya Busyraa''
Sesungguhnya makna bacaan itu berdasarkan sisi ini adalah merujuk kepada bacaan lain. Kata “al-busyra” dimudhafkan dirinya dan “ya’ idhafahnya dibuang, dan itulah yang dimaksud sebagaimana yang dikatakan oleh bangsa Arab,"Wahai diriku, bersabarlah" dan "Wahai pelayan, datanglah kepadaku!", dengan membuang huruf idhafah. Diperbolehkan menggunakan “kasrah” saa itu dan “rafa’” Hanya Allah yang lebih mengetahui.
Firman Allah: (Kemudian mereka menyembunyikannya sebagai barang dagangan) yaitu para pengambil air itu menjadikannya sebagai tawanan. Mereka berkata,"Kami telah membelinya dari pemilik air, karena takut mereka ikut serta jika mereka mengetahui cerita sebenarnya" Pendapat ini dikatakan oleh Mujahid, As-Suddi
Firman Allah: (Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan) yaitu Dia mengetahui apa yang dikerjakan para saudara nabi Yusuf dan orang-orang yang membelinya. yaitu, Dia Maha Kuasa untuk mengubah dan menolak hal itu. Akan tetapi kebijaksanaan dan takdir sebelumnya. Dia membiarkan hal itu agar diputuskan sesuai dengan apa yang telah Dia takdirkan dan putuskan (Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah, Maha Suci Allah, Tuhan alam semesta) (Surah Al-A'raf: 54) Ini ditujukan kepada Rasulullah Muhammad SAW, dan pemberitahuan kepada beliau bahwa Aku mengetahui gangguan dari kaummu terhadapmu. Aku Maha Kuasa untuk menyangkal hal itu, akan tetapi Aku menangguhkan mereka dan menjadikan akibat yang baik bagimu dan keputusanku atas mereka. Sebagaimana yang Aku lakukan kepada nabi Yusuf, yaitu keputusan dan akibat yang baik atas saudara-saudaranya.
Firman Allah: (Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah, yaitu beberapa dirham saja) Allah SWT berfirman bahwa saudara-saudaranya menjualnya dengan harga yang murah. Pendapat ini dikatakan oleh Mujahid dan Ikrimah. Al-bakhs adalah kurang, sebagaimana Allah SWT berfirman (maka ia tidak takut akan kekurangan pahala) (Surah Al-Jin: 13) yaitu, para saudaranya menukarnya dengan harga yang sangat murah. Bersamaan dengan itu mereka adalah orang-orang yang sangat tidak menginginkannya. bahkan seandainya mereka dimintai sesuatu tanpa imbalan apa pun, maka mereka tetap menerimanya.
Makna yang dimaksud di sini adalah kurang, palsu atau keduanya. yaitu, para saudaranya menjualnya dengan harga yang sangat murah. Oleh karena itu Allah berfirman: (yaitu beberapa dirham saja)
Adh-Dhahhak berkata tentang firmanNya: (dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf) Demikian itu mereka tidak mengetahui kenabian dan kedudukannya di sisi Allah SWT


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid Nabawi

Makna kata : (وَشَرَوۡهُ بِثَمَنِۢ بَخۡسٖ) wa syarauhu bi tsamanim bakhs : mereka menjualnya dengan harga murah.

Makna ayat :
Firman Allah (وَشَرَوۡهُ بِثَمَنِۢ بَخۡسٖ دَرَٰهِمَ مَعۡدُودَةٖ) dan mereka menjualnya dengan dirham yang sedikit tidak ditimbang, menunjukkan murahnya harga (وَكَانُواْ فِيهِ مِنَ ٱلزَّٰهِدِينَ ) dan mereka tidak membutuhkannya, yaitu saudara Yusuf, bukan pembelinya.

Pelajaran dari ayat :
• Penggunaan istilah syiraa dengan makna bai’ (jual-beli).


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Yusuf ayat 20: Menurut Ibnu Mas’ud, mereka menjualnya seharga 20 dirham. Sedangkan menurut ‘Ikrimah, mereka menjualnya seharga 40 dirham, walahu a’lam.

Mereka di sini bisa kembalinya kepada sekelompok musafir, yakni mereka tidak tertarik kepada Yusuf karena dia anak temuan dalam perjalanan. Mereka khawatir kalau pemiliknya datang mengambilnya. Oleh karena itu, mereka segera menjualnya meskipun dangan harga yang murah. Bisa juga kata “mereka” di sini kembalinya kepada saudara-saudara Yusuf karena mereka membencinya, wallahu a’lam.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Yusuf Ayat 20

Dan setelah musafir itu tiba di mesir, mereka pun menjualnya yakni nabi yusuf dengan harga rendah atau murah, yaitu beberapa dirham saja, sebab mereka tidak tertarik kepadanya untuk memiliki dan mengambilnya sebagai anak atau sebagai budak yang dipekerjakan. Setelah diuraikan bahwa nabi yusuf dijual oleh para kafilah dengan harga murah, lalu ayat ini menjelaskan tentang keberadaan nabi yusuf di tengah keluarga al-aziz yang membelinya. Dan orang dari mesir yang membelinya, yaitu al-aziz berkata kepada istrinya, 1 berikanlah kepadanya tempat dan layanan yang baik, mudah-Mudahan dia bermanfaat bagi kita setelah ia dewasa dan dapat membantu tugas-tugas kita, atau kita pungut dia sebagai anak karena tampak dari raut mukanya, dia anak yang cerdas, lagi rupawan, dan memiliki perawakan yang gagah. Dan demikianlah setelah kami selamatkan dia dari marabahaya, kami memberikan kedudukan yang baik kepada nabi yusuf di negeri mesir berupa tempat tinggal dan jabatan bendaharawan di kemudian hari, dan agar kami anugerahkan kenabian kepadanya, dan kami ajarkan kepadanya takwil mimpi serta rahasia-rahasia segala sesuatu. Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia yang menyekutukan Allah tidak mengerti bahwa Allah berkuasa mengangkat derajat hamba-Nya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikianlah beraneka penjelasan dari kalangan pakar tafsir terkait isi dan arti surat Yusuf ayat 20 (arab-latin dan artinya), moga-moga bermanfaat untuk kita semua. Sokonglah perjuangan kami dengan memberi link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Bacaan Sering Dicari

Tersedia banyak topik yang sering dicari, seperti surat/ayat: An-Nahl 114, Al-Ma’idah 48, At-Taubah, Al-Anbiya 30, Al-Fatihah 5, Al-A’raf 54. Serta At-Tin 4, Ali ‘Imran 190, Al-Muthaffifin, Al-Humazah, Al-Fatihah 4, An-Nisa.

  1. An-Nahl 114
  2. Al-Ma’idah 48
  3. At-Taubah
  4. Al-Anbiya 30
  5. Al-Fatihah 5
  6. Al-A’raf 54
  7. At-Tin 4
  8. Ali ‘Imran 190
  9. Al-Muthaffifin
  10. Al-Humazah
  11. Al-Fatihah 4
  12. An-Nisa

Pencarian: lukman ayat 13, ayat alquran tentang taubat, terjemahan surat al an am, surah yusuf ayat 9, arti surat al isra ayat 26

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: