Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Hud Ayat 67

وَأَخَذَ الَّذِينَ ظَلَمُوا الصَّيْحَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دِيَارِهِمْ جَاثِمِينَ

Arab-Latin: Wa akhażallażīna ẓalamuṣ-ṣaiḥatu fa aṣbaḥụ fī diyārihim jāṡimīn

Terjemah Arti: Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya,

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan suara yang menggelar kuat menghabisi kaum tsamud yang berbuat kezhaliman, sehingga mereka menjadi orang-orang yang mati di tempat-tempat tinggal mereka, binasa lagi jatuh tersungkur dengan wajah, tidak ada gerakan sama sekali pada mereka.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

67. Kaum Ṡamūd dihantam teriakan yang sangat keras. Mereka tewas seketika akibat kerasnya teriakan tersebut. Mereka jatuh tertelungkup dengan posisi wajah melekat ke tanah.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

67. وَأَخَذَ الَّذِينَ ظَلَمُوا۟ الصَّيْحَةُ (Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu)
Mereka ditimpa suara yang sangat keras sehingga mereka mati.
Terdapat pendapat mengatakan makna (الصيحة) yakni malaikat Jibril. Dan pendapat lain mengatakan yakni suara keras dari langit yang memotong-motong hati mereka.

فَأَصْبَحُوا۟ فِى دِيٰرِهِمْ جٰثِمِينَ (lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya)
Yakni mati berjatuhan diatas wajah mereka, terkapar diatas tanah seperti bangkai seekor burung.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

67. Lalu orang-orang yang menzalimi diri sendiri dengan berbuat kufur itu ditimpa jeritan yang sangat dahsyat dari arah langit, atau jeritan yang menimbulkan getaran dalam hati. Dan orang-orang kafir itu terkejut dengan suara itu lalu mereka tersungkur mati di dalam rumah-rumah mereka.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Makna kata : (فِي دِيَٰرِهِمۡ جَٰثِمِينَ) Fii diyaarim jaatsimiin : jatuh tersunggkur pada lutut dan wajah-wajah mereka.

Makna ayat :
Allah menceritakan tentang kehancuran kaum Tsamud firman-Nya (وَأَخَذَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ ٱلصَّيۡحَةُ فَأَصۡبَحُواْ فِي دِيَٰرِهِمۡ جَٰثِمِينَ) Sesungguhnya orang-orang yang menyekutukan Rabb mereka, mendustakan ayat-ayat-Nya, mereka tersambar halilintar, tercabutlah jantung mereka, sehingga mereka musnah dan menjadi seonggok mayat yang tersungkur, seakan-akan mereka tidak pernah tinggal di rumah-rumah mereka.

Aisarut Tafasir / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, pengajar tafsir di Masjid Nabawi

Yang memutuskan jantung mereka.

Dalam keadaan berlutut.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Setelah tiga hari yang dijanjikan tiba, kemudian suara yang mengguntur demikian keras dari langit pun datang menimpa orang-orang zalim itu yang getarannya merontokkan jantung, sehingga mereka mati bergelimpangan di negerinya karena begitu dahsyatnya azab itu. Keberadaan kaum samud yang diazab hingga binasa, seolah-olah menggambarkan bahwa mereka belum pernah tinggal di tempat itu karena demikian dahsyatnya azab itu, hingga menghancurleburkan apa saja yang ada di negeri itu. Ingatlah, kaum samud mengingkari dan mendurhakai tuhan mereka yang selama ini memelihara, membimbing, dan berbuat baik kepada mereka. Ingatlah, binasalah kaum samud karena jauh dari rahmat Allah. Hancurnya suatu negeri disebabkan ulah dan kedurhakaan yang dilakukan umat manusia.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Hud Ayat 68 Arab-Latin, Surat Hud Ayat 69 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Hud Ayat 70, Terjemahan Tafsir Surat Hud Ayat 71, Isi Kandungan Surat Hud Ayat 72, Makna Surat Hud Ayat 73

Category: Surat Hud

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!