Surat Hud Ayat 65

فَعَقَرُوهَا فَقَالَ تَمَتَّعُوا۟ فِى دَارِكُمْ ثَلَٰثَةَ أَيَّامٍ ۖ ذَٰلِكَ وَعْدٌ غَيْرُ مَكْذُوبٍ

Arab-Latin: Fa 'aqarụhā fa qāla tamatta'ụ fī dārikum ṡalāṡata ayyām, żālika wa'dun gairu makżụb

Terjemah Arti: Mereka membunuh unta itu, maka berkata Shaleh: "Bersukarialah kamu sekalian di rumahmu selama tiga hari, itu adalah janji yang tidak dapat didustakan".

Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Tafsir Surat Hud Ayat 65

Diketemukan bermacam penjabaran dari beragam ahli tafsir mengenai isi surat Hud ayat 65, misalnya seperti tercantum:

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

tetapi mereka mendustakannya dan menyembelih unta tersebut. Maka shaleh berkata kepada mereka, ”bersenang-senanglah kalian dengan kehidupan di negeri kalian ini selama tiga hari. karena sesungguhnya siksaan akan turun pada kalian setelah itu. Itu adalah janji dari Allah yang tidak dusta, yang pasti akan terjadi.


Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

65. Kemudian mereka menyembelih unta betina itu untuk membuktikan kesungguhan kekufuran mereka itu. Lalu Ṣāleḥ berkata kepada mereka, "Nikmatilah hidup kalian di bumi kalian selama tiga hari sejak kalian menyembelih unta itu. Kemudian kalian akan ditimpa azab Allah. Karena datangnya azab Allah sesudah penyembelihan unta itu adalah janji yang pasti terjadi, tidak mungkin tidak. Itu bukan janji palsu, melainkan janji yang sungguh-sungguh.


Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah

65. Akan tetapi mereka mendustakan nabi mereka, mereka segera menyembelih unta itu dan tidak mempedulikan peringatan Nabi Shalih serta tidak melihat unta tersebut sebagai bukti kebenaran kenabiannya; bahkan mereka semakin kafir dan ingkar, sehingga mereka menyembelihnya sebagai bentuk penentangan.

Maka Nabi Shalih berkata kepada mereka: “Tinggallah dalam rumah kalian selama tiga hari, dan itu adalah hari-hari terakhir kalian di dunia dan waktu terakhir kalian menikmati kenikmatan yang fana. Ini merupakan janji yang benar dari Allah, kalian tidak akan mampu mendustakan dan mencegahnya.”


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

65. فَعَقَرُوهَا (Mereka membunuh unta itu)
Mereka membunuhnya dengan sabetan pedang atau sejenisnya.

فَقَالَ(maka berkata Shaleh)
Kepada mereka.

تَمَتَّعُوا۟ فِى دَارِكُمْ ثَلٰثَةَ أَيَّامٍ ۖ(Bersukarialah kamu sekalian di rumahmu selama tiga hari)
Yakni nikmatilah kehidupan kalian selama tiga hari di rumah-rumah kalian, karena azab akan turun setelah itu.


Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

65. Lalu mereka membunuh unta itu menggunakan pedang atau benda tajam semacamnya. Lalu Shalih berkata kepada mereka: “Tinggallah di rumah-rumah kalian selama 3 hari, lalu kalian akan dibinasakan. Itu adalah janji yang benar dan tidak ada kebohongan di dalamnya”


Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

65 “mereka membunuh unta itu maka shaleh berkata” kepada mereka ”bersuakarialah kamu sekalian di rumahmu selama tiga hari, itu adalah janji yang tidak dapat didustakan” ia pasti terjadi.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid Nabawi

Makna kata :
(َعَقَرُوهَا) Fa’aqaruuha : mereka membunuhnya, dengan memotong kaki-kakinya.
(تَمَتَّعُواْ فِي دَارِكُمۡ) Tamatta’uu fii daarikum : tinggallah kalian di rumah, makan, minum, dan bersenang-senang selama tiga hari.
(وَعۡدٌ غَيۡرُ مَكۡذُوبٖ ) Wa’dun ghoiru makdzuub : Jujur aku tidak berdusta kepada kalian dalam hal itu dan Rabbku tidak akan berdusta kepadaku yang telah dijanjikan kepada kalian.

Makna ayat :
(فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَ) [Asy-Syams: 14], lalu mereka pun mendustakannya dan menyembelih unta tersebut. Ketika melihat hal tersebut beliau berkata—atas perintah dari Allah—( تَمَتَّعُواْ فِي دَارِكُمۡ ثَلَٰثَةَ أَيَّامٖۖ) bersenang-senanglah dirumah kalian selama tiga hari. (ذَٰلِكَ وَعۡدٌ غَيۡرُ مَكۡذُوبٖ) Ketetapan ini adalah benar adanya tidak akan diingkari.

Pelajaran dari ayat :
• Mukjizat Nabi Shaleh adalah termasuk mukjizat yang besar, namun kaumnya tidak beriman.
• Seseorang yang tinggal di suatu tempat selama 3 hari, tidak dihitung sebagai seorang mukim, sehingga dia boleh untuk meng-qasar shalat.


Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Hud ayat 65: Perbuatan mereka menusuk unta itu adalah suatu pelanggaran terhadap larangan Nabi Shaleh ‘alaihis salam oleh sebab itu Allah menjatuhkan kepada mereka hukuman yaitu membatasi hidup mereka hanya sampai tiga hari. Maka sebagai ejekan, mereka disuruh bersuka ria selama tiga hari itu.


Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Hud Ayat 65

Maka mereka, yakni kaum nabi saleh yang membangkang menyembelih unta itu dengan pisau atau sejenisnya dengan tanpa menaruh rasa belas kasihan, kemudian dia nabi saleh berkata kepada mereka dengan nada mengejek, bersukarialah kamu semua di rumahmu selama tiga hari, setelah itu kamu pasti akan binasa akibat perbuatan dosa yang kamu lakukan. Itu adalah janji Allah yang tidak dapat didustakan oleh siapa pun, karena Allah pasti akan menepati janji-Nya. Maka ketika keputusan kami datang, kaum nabi hud itu binasa dan kami selamatkan nabi saleh dan orang-orang yang beriman bersamanya dari azab itu dengan rahmat kami selama di dunia dan kami selamatkan pula dari kehinaan yang menimpa pada hari itu, yaitu hari kiamat. Sungguh, tuhanmu, dia mahakuat, dan mahakuasa untuk mengalahkan siapa saja yang menentang, lagi mahaperkasa terhadap siapa saja yang memusuhi para nabi dan kekasih-Nya.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Demikianlah beraneka penjelasan dari kalangan mufassirin terkait makna surat Hud ayat 65, semoga berfaidah untuk kita semua. Bantulah kemajuan kami dengan mencantumkan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Lainnya: Hud Ayat 66 Arab-Latin, Hud Ayat 67 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Hud Ayat 68, Terjemahan Tafsir Hud Ayat 69, Isi Kandungan Hud Ayat 70, Makna Hud Ayat 71

Kategori: Surat Hud

Terkait: « | »

Trending: Surat Yasin, Surat Al-Waqiah, Surat Al-Mulk, Surat Al-Kahfi, Ayat Kursi