Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Hud Ayat 22

لَا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِي الْآخِرَةِ هُمُ الْأَخْسَرُونَ

Arab-Latin: Lā jarama annahum fil-ākhirati humul-akhsarụn

Terjemah Arti: Pasti mereka itu di akhirat menjadi orang-orang yang paling merugi.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Sudah dipastikan bahwa sesungguhnya mereka di akhirat kelak adalah orang-orang yang paling merugi perniagaannya. karena mereka telah meminta pengganti kerak-kerak paling bawah dengan hunian-hunian yang bertingkat-tingkat (disurga); mereka berada di neraka jahanam. Dan itulah kerugian yang nyata.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

22. Pasti di Hari Kiamat kelak mereka adalah orang-orang yang paling merugi. Karena mereka telah mengganti iman dengan kufur, Akhirat dengan dunia, dan rahmat dengan azab.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

22. لَا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ هُمُ الْأَخْسَرُونَ (Pasti mereka itu di akhirat menjadi orang-orang yang paling merugi)
yakni mereka telah sampai pada titik yang tidak mungkin orang lain sampai padanya dalam hal kerugian.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

22. Pasti mereka itu menjadi orang-orang yang paling merugi di akhirat dan yang azabnya sangat pedih.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Makna kata :
(لا جرم) Laa jarama : benar adanya bahwa mereka orang yang paling merugi di akhirat nanti.

Makna ayat :
Firman-Nya (لا جرم) tidak diragukan lagi (أنهم في الآخرة) di akhirat kelak (هم الأخسرون) menjadi orang yang paling rugi, karena mereka menambah buruknya kekufuran mereka dengan menyebabkan orang lain menjadi kafir, yang dahulu mereka ajak menuju kesesatan, serta menghalangi manusia dari Islam –jalan petunjuk dan keselamatan dari api neraka.

Pelajaran dari ayat :
• Orang kafir itu mati secara secara maknawi, karena itulah mereka tidak dapat mendengar dan melihat (kebenaran). Sedangkan seorang muslim itu hidup, sehingga mereka bisa mendengar dan melihat (kebenaran)

Aisarut Tafasir / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, pengajar tafsir di Masjid Nabawi

Karena begitu dalamnya penyesalan mereka, terhalangnya mereka dari mendapatkan kenikmatan, serta merasakan azab yang begitu berat. Kita berlindung kepada Allah dari keadaan seperti itu.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Orang-orang tersebut, pasti mereka itu menjadi orang yang paling rugi, sengsara, dan tersiksa di akhirat, karena mereka menduga apa yang telah mereka lakukan dapat mengantar pada kebahagiaan, padahal ternyata sebaliknya. (lihat: surah al-kahf /18: 103-104). Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan membuktikan kebenaran dan ketulusan iman mereka dengan mengerjakan kebajikan dengan tulus ikhlas, dan merendahkan diri menghadapkan wajahnya kepada tuhan pemelihara alam semesta. Mereka itu adalah penghuni surga yang tidak pernah keluar darinya, karena mereka kekal berada di dalamnya.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Hud Ayat 23 Arab-Latin, Surat Hud Ayat 24 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Hud Ayat 25, Terjemahan Tafsir Surat Hud Ayat 26, Isi Kandungan Surat Hud Ayat 27, Makna Surat Hud Ayat 28

Category: Surat Hud

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!