Surat At-Taubah Ayat 13

أَلَا تُقَٰتِلُونَ قَوْمًا نَّكَثُوٓا۟ أَيْمَٰنَهُمْ وَهَمُّوا۟ بِإِخْرَاجِ ٱلرَّسُولِ وَهُم بَدَءُوكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۚ أَتَخْشَوْنَهُمْ ۚ فَٱللَّهُ أَحَقُّ أَن تَخْشَوْهُ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Arab-Latin: Alā tuqātilụna qauman nakaṡū aimānahum wa hammụ bi`ikhrājir-rasụli wa hum bada`ụkum awwala marrah, a takhsyaunahum, fallāhu aḥaqqu an takhsyauhu ing kuntum mu`minīn

Artinya: Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu? Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman.

« At-Taubah 12At-Taubah 14 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Pelajaran Mendalam Terkait Dengan Surat At-Taubah Ayat 13

Paragraf di atas merupakan Surat At-Taubah Ayat 13 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada aneka ragam pelajaran mendalam dari ayat ini. Terdokumentasi aneka ragam penjelasan dari kalangan mufassirin berkaitan isi surat At-Taubah ayat 13, antara lain sebagaimana termaktub:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

janganlah kalian ragu-ragu untuk memerangi kaum yang telah melanggar perjanjian-perjanjian mereka dan melakukan pengusiran terhadap rasul dari Makkah, sedang mereka itulah pihak yang memulai untuk mengganggu kalian terlebih dahulu. Apakah kalian takut kepada mereka dan takut berjumpa dengan mereka dalam pertempuran? Allah lah yang lebih pantas kalian takuti bila kalian benar-benar orang-orang mukmin.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

13. Setelah Allah memerintahkan untuk memerangi para pemimpin kekafiran, kemudian Allah menyebutkan sebab perintah tersebut:

Pertama, karena mereka telah melanggar sumpah yang merea buat demi menegaskan perjanjian yang mereka sepakati dengan Rasulullah dan para sahabatnya untuk tidak saling berperang selama sepuluh tahun, sehingga kedua belah pihak dapat mendapat keamanan dan kebebasan dalam menjalankan agama.

Kedua, karena mereka telah berusaha mengusir Rasulullah dari tanah kelahirannya, memenjarakannya agar tidak dapat menyampaikan risalah, atau membunuhnya dengan setiap kabilah kaum Quraisy mengutus utusan masing-masing untuk membunuhnya, agar penumpahan darahnya ditanggung semua kabilah, sehingga tidak dapat menuntut qishash.

Ketiga, mereka yang memulai perang Badar dengan berkata ketika kafilah dagang mereka telah selamat: “Kita tidak akan pergi hingga dapat membinasakan Muhammad dan para sahabatnya.” Sehingga perkataan ini mematik semangat mereka untuk berperang.

Setelah semua yang mereka lakukan ini, apakah kalian enggan memerangi mereka karena takut dari mereka? Sesungguhnya Allah lebih berhak untuk ditakuti jika perintah-Nya dilanggar dan musuh-Nya dibiarkan.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

13. Mengapa kalian -wahai orang-orang mukmin- tidak memerangi orang-orang yang melanggar perjanjian mereka dan melakukan persekongkolan untuk mengusir Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dari kota Makkah, dan mereka telah memulai perang dengan kalian ketika mereka membantu suku Bakr sekutu Quraisy untuk menyerang suku Khuzā’ah sekutu Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-? Apakah kalian takut kepada mereka sehingga kalian tidak berani berperang melawan mereka? Allah -Subḥānahu- lebih berhak kalian takuti jika kalian benar-benar beriman kepada-Nya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

13. أَلَا تُقٰتِلُونَ قَوْمًا نَّكَثُوٓا۟ أَيْمٰنَهُمْ (Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya))
Ini murupakan dorongan untuk berperang dan penekanan dalam pelaksanaannya. Maka barangsiapa yang keadaannya seperti keadaan mereka yaitu yang melanggar perjanjian, pengusir Rasulullah dari Makkah, dan memulai peperangan, maka ia layak untuk diperangi, dan orang yang berlebihan dalam hal itu layak untuk diperolok.

أَتَخْشَوْنَهُمْ ۚ (Mengapakah kamu takut kepada mereka)
Yakni apakan kalian takut mendapat sesuatu yang tidak kalian harapkan dari mereka sehingga kalian tidak memerangi mereka.

فَاللهُ أَحَقُّ أَن تَخْشَوْهُ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ (padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman)
Karena Allah-lah yang sebenarnya dapat memberi manfaat dan mudharat. Dan salah satu tanda ketakutan kalian terhadap-Nya adalah dengan kalian memerangi orang yang Dia perintahkan untuk memeranginya. Dan janganlah kalian jadikan ketakutan kalian terhadap selain Allah seperti ketakutan kalian kepada Allah.


📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

Dalam ayat dikatakan : { بَدَءُوكُمْ } "yang pertama mulai memerangi kamu"; sebagai peringatan bahwa orang yang memulai perkara lebih zholim.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

13 Allah mengizinkan untuk memerangi kafir Makkah yang telah menghianati janji sebab tiga perkara: 1 Mengapa kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah janjinya, 2 padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan 3 merekalah yang pertama mulai memerangi kamu pada perang Badr, Khandak dan lainnya? Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman kepada janji dan peringatan Allah


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Mengapa kalian tidak memerangi kaum yang melanggar sumpah-sumpah mereka, dan mereka sangat ingin} berusaha {mengusir Rasul dan mereka yang pertama kali memulai terhadap kalian} untuk berperang {Apakah kalian takut kepada mereka} apakah kalian takut terhadap mereka {Allahlah yang lebih berhak kalian takuti} untuk kalian tahuti hukumanNya {jika kalian benar-benar orang-orang mukmin


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

13. Kemudian Allah mendorong dan memacu orang-orang Mukmin agar memerangi mereka dengan meyebutkan sifat-sifat musuh yang mengharuskannya agar mereka di perangi. “mengapa engkau tidak memerangi orang-orang yang merusak janjinya, padahal mereka telah keras kemauannya mengusir Rasul”, yang seharusnya di hormati, dihargai, dan di muliakan, tapi mereka hendak mengusirnya dan mengasingkannya dari tanah kelahirannya, dan berusaha untuk itu sekuat tenaga, “dan mereka yang memulai memerangi kamu?” yang mana mereka membatalkan perjanjian dan membantu orang lain memerangimu, di mana hal itu ketika Qurais sementara mereka maaih terikat perjanjian damai membantu Bani Bakar sekutu mereka, memerangi Bani Khuza’ah sekutu Rasululoh, orang-orang Qurais berperang bersama Bani Bakar sebagaimana hal itu dijelaskan oleh buku-buku sirah.
“Mengapa kamu takut kepada mereka”, sehingga kamu enggan memerangi mereka? “padahal Allah-lah yang berhak kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” Allah memerintahkan agar kamu memerangi mereka. Dia sangat menekankan hal itu atasmu, jika kamu adalah orang yang beriman, maka laksanakanlah perintahkan Allah, dan janganlah kamu takut terhadap mereka sehingga kamu meninggalkan perintah Allah.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 13-15
Ini juga untuk memotivasi dan memberi semangat untuk memerangi orang-orang musyrik yang merusak perjanjian mereka, dimana mereka bertekad untuk mengusir Rasulallah SAW dan Makkah. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan (ingatlah) ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu dara itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya (30)) (Surah Al-Anfal)
Firman Allah: (dan merekalah yang pertama kali memulai memerangi kalian) Dikatakan bahwa maksudnya adalah perang Badar ketika mereka keluar Mekah untuk membantu kafilah mereka, setelah kafilah mereka selamat dan mereka mengetahui hal itu, maka mereka meneruskan perjalanannya untuk berperang karena kedengkian dan keangkuhan mereka, sebagaimana yang telah disebutkan sebelum itu.
Firman Allah: (Apakah kalian takut kepada mereka, padahal Allah-lah yang berhak untuk kalian takuti, jika kalian benar-benar orang yang beriman) Allah SWT berfirman, "Janganlah kalian takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu. Akulah yang selayaknya ditakuti oleh hamba-hambaKu karena siksaan dan hukumanKu. Segala urusan berada dalam genggamanKu, dan apa yang Aku kehendaki maka terjadi, dan apa yang tidak Aku kehendaki maka tidak terjadi" Kemudian Allah berfirman seraya memberi tekad dan semangat kepada orang-orang mukmin dan menjelaskan hikmah dalam apa yang Dia syariatkan kepada mereka untuk berjihad, bersamaan dengan kuasaNya untuk membinasakan para musuh dengan perintah dari sisiNya: (Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tangan kalian dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kalian terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman (14)) Ayat ini mencakup semua orang mukmin.
Mujahid, Ikrimah, dan As-Suddi berkata tentang firmanNya: (serta melegakan hati orang-orang yang beriman) yaitu Bani Khuza'ah, dan kata ganti di situ kembali kepada firmanNya: (dan menghilangkan panas hati orang-orang mukmin) kepada mereka juga.
(Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendaki-Nya) yaitu hamba-hambaNya (Allah Maha Mengetahui) yaitu sesuatu yang baik untuk hamba-hambaNya (Lagi Maha bijaksana) yaitu dalam perbuatan dan firmanNya yang berkaitan dengan makluk dan syariat. Dia melakukan apa yang Dia kehendaki dan memutuskan apa yang Dia inginkan, Dia Maha Adil lagi Maha Bijaksana yang tidak akan zalim selamanya. Dia tidak akan menyia-nyiakan kebaikan dan keburukaan mesikpun hanya seberat dzarrah , bahkan Dia akan membalasan di dunia dan akhirat.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat At-Taubah ayat 13: Allah Subhaanahu wa Ta'aala mendorong kaum mukmin memerangi mereka dengan menerangkan sifat yang ada pada musuh yang menghendaki untuk diperangi.

Dari Mekah, saat mereka bermusyawarah di Darun Nadwah.

Mereka (kaum Quraisy) membantu Bani Bakar memerangi suku Khuza’ah yang menjadi sekutumu, oleh karena itu apa yang menghalangimu untuk memerangi mereka.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat At-Taubah Ayat 13

Ayat sebelumnya memerintahkan kaum muslim untuk memerangi kaum musyrik yang merusak perjanjian, maka ayat-ayat berikut ini menjelaskan alasan memerangi mereka. Mengapa kamu tidak memerangi orang-orang yang melanggar sumpah janjinya, untuk tidak saling mengganggu selama sepuluh tahun, juga perjanjian-perjanjian lainnya yang sering mereka langgar, dan telah merencanakan untuk mengusir rasul, dari kediaman beliau bahkan mereka sangat bernafsu untuk membunuh beliau dan mereka yang pertama kali memerangi kamu seperti dalam perang badar' apakah kamu takut kepada mereka, hanya karena mereka didukung oleh kekuatan senjata dan pasukan yang banyak, padahal Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti, karena dialah yang mahaperkasa yang tidak mungkin dikalahkan oleh siapa pun jika memang kamu benar-benar orang-orang beriman dengan mantap. Atas tiga alasan di atas, yakni merusak perjanjian damai untuk tidak saling mengganggu, berencana untuk mengusir rasulullah dari tempat kediamannya, dan memulai untuk menyerang kaum muslimin, maka perangilah mereka, demi melaksanakan perintah Allah dan menggapai rida-Nya, bukan semata-mata untuk mengejar hal-hal yang bersifat duniawi seperti rampasan perang. Dengan begitu, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan perantaraan tanganmu, dan melalui peperangan itu pula dia akan menghina mereka dengan kekalahan dalam perang sehingga menjadi tawanan dan menolongmu dengan kemenangan atas mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman, setelah mereka mengalami penyiksaan dari kaum musyrik mekah dalam waktu yang cukup lama yang akhirnya mereka bisa dikalahkan dan agama islam memperoleh kemuliaan.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian kumpulan penjelasan dari para ahli ilmu terhadap isi dan arti surat At-Taubah ayat 13 (arab-latin dan artinya), moga-moga membawa faidah untuk kita semua. Dukunglah dakwah kami dengan mencantumkan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Link Tersering Dikunjungi

Terdapat berbagai konten yang tersering dikunjungi, seperti surat/ayat: An-Naziat, Quraisy, Al-Qari’ah, Yusuf, An-Nisa 59, Bismillah. Termasuk An-Nashr, Al-Ma’idah 3, Al-Lahab, Az-Zumar 53, Al-Kahfi 1-10, Al-‘Ashr.

  1. An-Naziat
  2. Quraisy
  3. Al-Qari’ah
  4. Yusuf
  5. An-Nisa 59
  6. Bismillah
  7. An-Nashr
  8. Al-Ma’idah 3
  9. Al-Lahab
  10. Az-Zumar 53
  11. Al-Kahfi 1-10
  12. Al-‘Ashr

Pencarian: al baqarah ayat 204, yasin ayat 60, hasbiyallahu la ilaha illa huwa alaihi tawakkaltu wahuwa robbul arsyil adzim artinya, ali imron 190, al maidah 89

Bantu Kami

Setiap bulan TafsirWeb melayani 1.000.000+ kaum muslimin yang ingin membaca al-Quran dan tafsirnya secara gratis. Tentu semuanya membutuhkan biaya tersendiri.

Tolong bantu kami meneruskan layanan ini dengan membeli buku digital Jalan Rezeki Berlimpah yang ditulis oleh team TafsirWeb (format PDF, 100 halaman).

Dapatkan panduan dari al-Qur'an dan as-sunnah untuk meraih rezeki berkah berlimpah, dapatkan pahala membantu keberlangsungan kami, Insya Allah.