Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-A’raf Ayat 120

وَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سَاجِدِينَ

Arab-Latin: Wa ulqiyas-saḥaratu sājidīn

Terjemah Arti: Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Sementara itu, para tukang sihir menyungkur bersujud dengan wajah-wajah mereka kepada Allah, tuhan alam semesta, karena mereka telah menyaksikan langsung keagungan kuasa Allah.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

120. Setelah menyaksikan betapa besarnya kekuasaan Allah dan melihat bukti-bukti yang nyata, para penyihir itu tidak punya pilihan lain selain tunduk dan bersujud kepada Allah -Ta'ālā-.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

120. وَأُلْقِىَ السَّحَرَةُ سٰجِدِينَ (Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud)
Yakni jatuh bersimpuh dan bersujud, mereka tidak dapat menahan diri mereka setelah menyaksikan apa yang mereka lihat karena mereka mengetahui sihir tipuan sedangkan ini bukanlah termasuk darinya.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

Perhatikan : ayat tidak datang dengan konteks ( سَجَدُوْا ) melainkan dengan konteks : { وَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سَاجِدِينَ } "Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud." seakan-akan ada sesuatu yang memaksa mereka untuk bersujud, mereka bersujud bukan karena ikhtiar diri sendiri; hal itu dikarenakan kekautan dari apa yang mereka saksikan dari ayat Allah yang agung itu.

Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim

120. Lalu para penyihir itu rebah seraya bersujud kepada Allah, yaitu karena kesadaran mereka terhadap kebenaran dan ketundukan mereka kepadaNya ketika itu

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Mereka terus bersujud kepada Allah karena meyakini kebenaran seruan Nabi Musa ‘alaihis salam dan ia bukan pesihir sebagaimana yang mereka duga sebelumnya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Demikian pula halnya fir'aun dan pembesar-pembesarnya. Adapun para pesihir itu yang menyadari kelemahan mereka, serta merta menjatuhkan diri dengan bersujud. Mereka tercengang kagum mendapati kebenaran yang terjadi, sehingga terdorong untuk sujud kepada Allah dan tunduk pada kebenaran. Mereka langsung bersujud kepada Allah karena meyakini kebenaran seruan nabi musa dan bukan sihir sebagaimana yang mereka duga semula. Dalam keadaan sujud, mereka (para pesihir) berkata, kami hanya beriman kepada tuhan pencipta dan pemelihara seluruh alam. Agar fir'aun atau lainnya tidak salah paham sia.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-A’raf Ayat 121 Arab-Latin, Surat Al-A’raf Ayat 122 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-A’raf Ayat 123, Terjemahan Tafsir Surat Al-A’raf Ayat 124, Isi Kandungan Surat Al-A’raf Ayat 125, Makna Surat Al-A’raf Ayat 126

Category: Surat Al-A'raf

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!