Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-A’raf Ayat 72

فَأَنْجَيْنَاهُ وَالَّذِينَ مَعَهُ بِرَحْمَةٍ مِنَّا وَقَطَعْنَا دَابِرَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا ۖ وَمَا كَانُوا مُؤْمِنِينَ

Arab-Latin: Fa anjaināhu wallażīna ma'ahụ biraḥmatim minnā wa qaṭa'nā dābirallażīna każżabụ bi`āyātinā wa mā kānụ mu`minīn

Terjemah Arti: Maka kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang bersamanya dengan rahmat yang besar dari Kami, dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Kemudian siksaan Allah terjadi dengan dikirimnya angin yang sangat kencang kepada mereka. Lalu Allah menyelamatkan Hud dan orang-orang yang beriman bersamanya dengan rahmat yang besar dariNya. Dan Dia menghancurkan orang-orang kafir dari kaumnya secara keseluruhannya, dan membinasakan mereka hingga tidak tersisa. Dan mereka tidaklah beriman karena menghimpun antara pendustaan terhadap ayat-ayat Allah dan meninggalkan amal shalih.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

72. Kemudian Kami selamatkan Hud -‘Alaihissalām- dan para pengikutnya dengan rahmat Kami. Dan Kami musnahkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Mereka bukan orang-orang mukmin tetapi orang-orang kafir. Maka mereka pantas mendapat azab.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

72. فَأَنجَيْنٰهُ وَالَّذِينَ مَعَهُۥ بِرَحْمَةٍ مِّنَّا (Maka kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang bersamanya dengan rahmat yang besar dari Kami)
Allah mengabarkan bahwa Dia telah menyelamatkan Nabi Huud dan pengikut-pengikutnya yang beriman dari azab yang menimpa orang-orang kafir dan tidak menerima risalahnya.

وَقَطَعْنَا دَابِرَ الَّذِينَ كَذَّبُوا۟ (dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan)
Yakni Kami binasakan mereka semua hingga tidak tersisa seorangpun dari mereka.

وَمَا كَانُوا۟ مُؤْمِنِينَ (dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman)
Yakni Kami menumpas kaum yang dalam diri mereka terdapat pendustaan dan kekafiran.
Azab yang ditimpakan Allah kepada mereka adalah angin tornado yang berhawa sangat dingin yang menghancurkan rumah-rumah dan pohon-pohon, angin itu berhembus dengan membawa bebatuan yang terlempar ke wajah-wajah mereka, serta menyeret mereka lalu menjatuhkan mereka ke atas tanah. Allah berfirman dalam surat (al-Haqqah: 6-7):
“Adapun kaum ‘Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang, yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum ‘Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk)”.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

72. Lalu Kami menyelamatkan Hud dan para pengikutnya yang beriman dari azab dengan rahmat yang Kami peruntukkan bagi ahli iman, dan Kami binasakan dan hancurkan kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami yang diturunkan untuk pada rasul, dan Kami tidak menyisakan seorangpun karena tidak adanya keimanan pada diri mereka dan pendustaan mereka terhadap rasul mereka,

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Maka tatkala telah datang ketentuan Allah, kami selamatkan dia, yakni nabi hud, dan orang-orang yang beriman bersamanya dengan rahmat dan pertolongan kami dan kami musnahkan sampai ke akar-akarnya tanpa ada sisa orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami dengan angin kencang dan sangat dingin yang menghempaskan mereka sehingga mati tersungkur. Mereka tidak terlihat sama sekali, hanya kelihatan bekasbekas tempat tinggal mereka (lihat: surah al-ahqa'f/46: 25. Mereka dibinasakan karena bukanlah termasuk orang-orang beriman. Setelah dijelaskan kisah kaum 'ad yang menentang dakwah nabi hud dan azab yang mereka terima, selanjutnya diuraikan kisah nabi saleh dan kaumnya. Dan kepada kaum samud kami utus saudara seketurunan mereka, yaitu nabi saleh. Dia berkata, wahai kaumku! sembahlah Allah tuhan yang maha esa! tidak ada tuhan sembahan yang patut disembah bagimu selain dia. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dan sangat jelas untuk membuktikan kebenaranku sebagai utusan dari tuhanmu. Ini adalah seekor unta betina dari Allah sebagai tanda kenabianku khusus untukmu. Karena unta ini milik Allah, biarkanlah ia makan rerumputan di bumi Allah mana pun ia temukan, janganlah ia disakiti, diganggu apalagi disembelih, karena nanti akibatnya, kamu akan mendapatkan siksaan yang pedih dari Allah.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-A’raf Ayat 73 Arab-Latin, Surat Al-A’raf Ayat 74 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-A’raf Ayat 75, Terjemahan Tafsir Surat Al-A’raf Ayat 76, Isi Kandungan Surat Al-A’raf Ayat 77, Makna Surat Al-A’raf Ayat 78

Category: Surat Al-A'raf

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!